Home / Otoritas / Bursa Efek Indonesia / BFI Finance Indonesia Tawarkan Obligasi Berkelanjutan IV Rp832 Miliar

BFI Finance Indonesia Tawarkan Obligasi Berkelanjutan IV Rp832 Miliar

Marketnews.id Bisnis pembiayaan termasuk bisnis padat modal. Untuk terus berkembang, perusahaan pembiayaan harus terus meningkatkan permodalannya. Salah satu cara untuk menambah modal melalui penerbitan obligasi. PT BFI Finance Indonesia Tbk, berencana menerbitkan obligasi berkelanjutan IV dengan nilai Rp832 miliar.

PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN), berencana melakukan Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) atas Obligasi Berkelanjutan IV Tahap III-2020 senilai Rp832 miliar. Adapun target dana yang dihimpun melalui Obligasi Berkelanjutan IV itu mencapai Rp8 triliun.


Berdasarkan keterbukaan informasi BFIN yang dipublikasikan di Jakarta, Rabu (19/8), sebelumnya perseroan telah menerbitkan Obligasi Berkelanjutan Tahap I-2018 senilai Rp740 miliar dan Tahap II-2019 senilai Rp1 triliun. Pada rencana penerbitan di 2020, obligasi BFIN akan diterbitkan dalam dua seri.


Obligasi Seri A memiliki jumlah pokok Rp437 miliar dengan tingkat bunga 8 persen bertenor 370 hari. Sedangkan Seri B memiliki jumlah pokok senilai Rp395 miliar dengan tingkat bunga 9,5 persen bertenor tiga tahun. “Bunga obligasi dibayarkan setiap tiga bulan sejak tanggal emisi”.


Tanggal efektif Obligasi Berkelanjutan IV pada 7 Juni 2018, sedangkan masa penawaran umum untuk Obligasi Tahap III-2020 diperkirakan pada 2-3 September 2020 dan diharapkan bisa dicatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 9 September 2020.


Obligasi tersebut diterbitkan tanpa warkat, kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang diterbitkan atas nama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia ( KSEI ) sebagai bukti utang untuk kepentingan pemegang obligasi. Pemesanan untuk pembelian obligasi itu harus dilakukan dalam jumlah Rp5 juta atau kelipatannya.


Rencananya, dana hasil penerbitan obligasi tersebut akan dimanfaatkan BFIN untuk modal kerja berupa pembiayaan investasi, modal kerja dan multiguna. Pada penerbitan obligasi ini, BFIN menunjuk lima penjamin pelaksana emisi, yakni PT BNI Sekuritas, PT Danareksa Sekuritas, PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia, PT Mandiri Sekuritas dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (TRIM).

Check Also

Pembelian Suku Cadang Honda Motor Turun, Laba BOLT Anjlok 63 Persen

MarketNews.id PT Garuda Metalindo Tbk (BOLT), mengalami penurunan laba bersih sedalam 63,8 persen secara tahunan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *