Home / Korporasi / BUMN / PT Pegadaian Jadi Salah satu BUMN Bagian Platform PaDi UMKM

PT Pegadaian Jadi Salah satu BUMN Bagian Platform PaDi UMKM

Marketnews.id Salah satu kelemahan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) adalah dalam pemanfaatan teknologi digital. Untuk itu, pemerintah lewat Kementrian Badan Usaha Milik Negara ( BUMN) berusaha membantu UMKM lewat beberapa BUMN diantaranya PT Pegadaian (Persero).

PT Pegadaian (Persero), terus mendukung program pemerintah dalam mengembangkan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), melalui suatu ekosistem Pasar Digital UMKM atau PaDi UMKM.

Pada kegiatan kick off PaDi UMKM yang diselenggarakan pada Senin 15 Juni 2020 dan dipimpin oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, Pegadaian ditunjuk menjadi salah satu dari sembilan perusahaan BUMN yang terlibat dalam pengembangan platform digital tersebut.

Direktur Utama Pegadaian Kuswiyoto mengatakan, penunjukan perseroan sebagai salah satu bagian dalam pengembangan platform tersebut menjadi bukti nyata bahwa perusahaan memiliki peran sebagai agent of development yang terus berupaya mendukung kemajuan UMKM.

“Menjadi bagian dari platform digital PaDi UMKM merupakan sebuah kesempatan besar bagi kita untuk terus mendukung program pemerintah dalam mengembangkan sektor UMKM,” ujar Direktur Utama Pegadaian Kuswiyoto dalam keterangan resminya Selasa (16/6/2020).

Sedangkan, Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan situasi pandemi Covid-19 ini membawa dampak yang cukup signifikan terhadap sektor UMKM, berbeda kondisinya pada tahun 1998 di mana UMKM justru dapat bertahan.

Oleh karenanya demi membantu sektor UMKM, perusahaan BUMN diminta agar belanja sampai dengan Rp14 miliar yang diprioritaskan pada sektor UMKM. Oleh karena itu, adanya platform digital PaDi UMKM dapat memudahkan BUMN untuk berinteraksi langsung dengan para pelaku UMKM.


“Saya yakin dengan adanya platform PaDi UMKM ini dapat memperluas channel UMKM serta membantu mempersiapkan UMKM dalam memasuki new normal melalui transaksi yang akan banyak dilakukan secara digital.”

Dijelaskan bahwa PaDi UMKM merupakan sebuah platform digital yang mempertemukan UMKM dengan perusahaan BUMN untuk mengoptimalkan, mempercepat dan mendorong efisiensi transaksi belanja BUMN pada UMKM, serta memperluas dan mempermudah UMKM mendapatkan akses pembiayaan.

Melalui platform PaDi UMKM, BUMN dapat melakukan belanja secara digital sehingga lebih cepat, transparan, dan meningkatkan efisiensi. Dengan masuknya UMKM dalam ekosistem PaDi UMKM, tentunya dapat memperluas jaringan secara online, meningkatnya penjualan atas peningkatan transaksi, serta menjadi suatu experience dalam memasuki dunia transaksi digital.


Selain itu, UMKM juga akan mendapatkan kemudahan akses pembiayaan dari BUMN yang artinya juga membawa dampak pada peningkatan penyaluran kredit bagi BUMN penyalur pembiayaan.

Adapun sembilan BUMN yang terlibat dalam pengembangan PaDi UMKM, antara lain Telkom yang juga sebagai aggregator PaDi UMKM, dan 8 BUMN lainnya adalah Pertamina, Pupuk Indonesia, BRI, Pegadaian, PNM, PP, Waskita Karya, dan Wijaya Karya.

Check Also

Antisipasi Kebutuhan Idulfitri, Pertamina Tambah 7,36 Juta Tabung LPG 3 Kilo.

MarketNews.id Pertamina melalui anak usahanya, PT Pertamina Patra Niaga, telah menambah pasokan LPG 3 kilogram …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *