Home / Otoritas / Bursa Efek Indonesia / PT Recapital Sekuritas Dicabut Izinnya sebagai Perantara Pedagang Efek Dan Penjamin Emisi

Recapital Securities Indonesia ; Recapital Sekuritias Indonesia,

PT Recapital Sekuritas Dicabut Izinnya sebagai Perantara Pedagang Efek Dan Penjamin Emisi

Marketnews.id Pelanggaran pasal 107 UU No 8 tahun 1995 tentang pasar modal memang fatal buat perusahaan sekuritas. Apalagi pelanggaran tersebut berkaitan dengan ketentuan Modal Kerja Bersih Disesuaikan (MKBD) menyesatkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Akibat pelanggaran ini, perusahaan sekuritas akan langsung kolaps. Dibekukan ijin usahanya. Dan kenakan denda baik buat perusahaan maupun pelakunya.

Seperti diketahui, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan sanksi administratif kepada PT Recapital Sekuritas berupa denda dan pencabutan izin usaha sebagai perantara pedagang efek dan penjamin emisi efek.

Dalam pengumuman OJK Senin (3/2), Deputi Komisioner Pengawas Pasar Modal I OJK Djustini Septiana menyampaikan, sanksi ini merujuk hasil pemeriksaan Otoritas Jasa Keuangan atas dugaan pelanggaran peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal.

Hasil pemeriksaan OJK menetapkan, PT Recapital Sekuritas terbukti melakukan pelanggaran dari Pasal 107 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal ( UUPM ) karena PT Recapital Sekuritas Indonesia menyampaikan Laporan Modal Kerja Bersih Disesuaikan ( MKBD ) kepada OJK yang menyesatkan regulator.


Kemudian, PT Recapital Sekuritas juga melakukan pelanggaran atas ketentuan angka 2 huruf b Peraturan Nomor V.D.5, Lampiran Keputusan Ketua Bapepam dan LK Nomor KEP-566/BL/2011 tanggal 31 Oktober 2011 tentang Pemeliharaan dan Pelaporan Modal Kerja Bersih Disesuaikan (Peraturan Nomor V.D.5).

Selain itu, Abi Hurairah Mochdie selaku Direktur Utama dan Pihak yang bertanggung jawab atas Laporan MKBD . Ia terbukti melakukan pelanggaran dari Pasal 107 UUPM karena Laporan MKBD PT Recapital Sekuritas Indonesia yang disampaikan kepada OJK telah menyesatkan OJK dan merupakan pihak yang menyebabkan PT Recapital Sekuritas Indonesia terbukti melakukan pelanggaran terhadap ketentuan angka 2 huruf b Peraturan Nomor V.D.5.


Dengan memperhatikan pelanggaran itu, OJK menetapkan sanksi administratif berupa denda sebesar Rp 700 juta. Selanjutnya, sanksi administratif berupa pencabutan izin usaha sebagai Perantara Pedagang Efek dan Penjamin Emisi Efek. Kemudian, Abi Hurairah Mochdie selaku Direktur Utama dan pihak yang bertanggung jawab atas laporan MKBD PT Recapital Sekuritas Indonesia dikenakan sanksi Administratif Berupa Denda sebesar Rp 600 juta.

“Sanksi administratif berupa pencabutan izin orang perseorangan sebagai Wakil Perusahaan Efek dan perintah tertulis berupa larangan menjadi pengurus, pemegang saham, dan atau pegawai kunci di perusahaan yang bergerak di bidang Pasar Modal selama 3 tahun,” ujarnya dalam pengumuman tersebut, Senin (3/2).

Check Also

BI Teken Kerjasama Dengan Otoritas Moneter Singapura Untuk Tangkal Money Laundry Dan Inovasi Pembayaran

Marketnews.id Kerjasama antara Bank Sentral Indonesia (BI) dan Monetery Authority of Singapore (MAS) semakin intens …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *