Home / Otoritas (page 150)

Otoritas

Bukaka (BUKK) Catatkan Laba Bersih Rp359,88 Miliar Di Semester I 2025

MarketNews.id-Bukaka Teknik Utama (BUKK), alami penyusutan pendapatan kontrak kontruksi dan non kontruksi sedalam 36,7 persen secara tahunan menjadi Rp1,156 triliun pada akhir Juni 2025. Sejalan, beban kontrak kontruksi dan non konstruksi turut turun 35,8 persen secara tahunan menjadi Rp856,26 miliar. Sehingga laba kotor merosot 39,1 persen secara tahunan menjadi Rp300,56 …

Read More »

Hingga Juni 2025, Bank KB Bukopin (BBKP) Masih Defisit Rp20 Triliun

MarketNews.id-Bank KB Bukopin (BBKP), membukukan pertumbuhan kredit 7,4 persen  secara tahunan menjadi Rp43,2 triliun pada akhir Juni 2025. Hasilnya, pendapatan bunga merambat 0,45 persen secara tahunan menjadi Rp2,677 triliun. Tapi NPL gross masih 10,08 persen dan NPL Net 6,07 persen.   Walau beban bunga bengkak 0,42 persen secara tahunan menjadi …

Read More »

BEI Masih Belum Puas Atas Penjelasan DCII

MarketNews.id- Bursa Efek Indonesia (BEI), masih penasaran pemicu pergerakan saham perusahaan pusat data milik Otto Toto Sugiri, DCI Indonesia (DCII) sebelum memutuskan membuka status penghentian sementara atau suspend saham itu. BEI telah mensuspend DCII sejak sesi 1 24 Juli 2025. Dengan kata lain telah mengalami suspend selama 3 hari bursa. Menurut …

Read More »

Kesepakatan BPI Danantara Dan Pabrik Chlor Alkali (CA-EDC) Belum Dicapai

MarketNews.id- BPI Danantara belum mencapai kesepatakan nilai investasi yang akan dibenamkan pada Pabrik Chlor Alkali – Ethylene Dichloride (Pabrik CA-EDC)  Chandra Asri Pacific (TPIA). Menurut COO BPI Danantara, Pandu Patria Sjahrir menyampaikan akan menyampaikan perkembangan terbaru jika sudah  tercapai kesepakatan skema investasi BPI Danatara pada Pabrik CA-EDC. “Kalau udah selesai deal-nya nanti …

Read More »

Rosan Bungkam Saat Ditanya Beberapa Saham BUMN Di Suspend BEI

MarketNews.id CEO BPI Danantara, Rosan Perkasa Roeslani belum dapat menjelaskan secara gamblang rencana untuk melepas status penghentian sementara atau suspend perdagangan saham saham anak usahanya. Rosan hanya bisa bungkam sambil berlalu memasuki kendaaraannya saat ditanya media soal banyak saham saham BPI Danantara yang mengalami suspend di gedung Bursa Efek Indonesia …

Read More »

Pra Penjualan Puradelta Lestari Semester I 2025 Meleset

MarketNews.id- Puradelta Lestari (DMAS), hanya mencatatkan prapenjualan atau marketing sales sebesar Rp580 miliar pada semester pertama tahun 2025,   atau  sekitar 32 persen dari target  tahun 2025 sebesar Rp1,81 triliun. Nilai tersebut anjlok 47,2 persen dibanding pra penjualan semester I 2024  sebesar Rp1,1 triliun. Direktur DMAS, Tondy Suwanto menjelaskan perolehan prapenjualan …

Read More »

PEFINDO Jalin Kesepakatan Kerjasama Dengan Dua Institusi Terkemuka China

MarketNews.id- PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) menandatangani Memorandum of Cooperation (MoC) dengan 2 (dua) institusi terkemuka asal Tiongkok, yaitu China Chengxin International Credit Rating Co., Ltd. (CCXI) dan Bank of China (Hong Kong) Limited Cabang Jakarta. Seremoni penandatanganan berlangsung di Nusa Dua, Bali, dan menjadi momen penting dalam upaya memperkuat …

Read More »

PEFINDO Jalin Kesepakatan Kerjasama Dengan Dua Institusi Terkemuka China

MarketNews.id- PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) menandatangani Memorandum of Cooperation (MoC) dengan 2 (dua) institusi terkemuka asal Tiongkok, yaitu China Chengxin International Credit Rating Co., Ltd. (CCXI) dan Bank of China (Hong Kong) Limited Cabang Jakarta. Seremoni penandatanganan berlangsung di Nusa Dua, Bali, dan menjadi momen penting dalam upaya memperkuat …

Read More »

Indek Harga Saham Gabungan (IHSG), Catat Rekor Baru 2025 Di Level 7.543.503 Naik 3,17 Persen

MarketNews.id- Setelah BI lakukan pemangkasan suku bungan pekan lalu, langsung direspon pelaku pasar modal Indonesia. Imbal hasil obligasi Pemerintah juga ikut turun, diikuti urunnya yield SRBI 12 bulan dengan hasil terbaru 5,57 persen. Dan turunnya yield obligasi USD Indonesia yang juga ikut turun. Sudah ditanggapi. Positif oleh pasar. Aktivitas investor …

Read More »

Alih Kendali TGUK Masih Tunggu Restu Otoritas

MarketNews-.id- Visionary Capital Global Pte Ltd, milik Janni menunggu berapa hal penting sebelum membeli 2.119.104.818 saham atau 59,34 persen kepemilikan pada Platinum Wahab Nusantara (TGUK) milik Dinasti Kreatif Indonesia. Berapa hal penting itu antara lain proses klarifikasi, dan atau tinjauan regulator (red- regulator pasar modal)  terhadap TGUK. Selain itu proses …

Read More »