Home / Korporasi / BUMN / Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) Jual 10,35 Lembar Saham Di Harga Rp 875 Per Saham.

Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) Jual 10,35 Lembar Saham Di Harga Rp 875 Per Saham.

MarketNews.id Proses penjualan saham lewat Initial Public Offering (IPO) PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) sudah dimulai dan diharapkan dapat dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 24 Pebruari mendatang.

PGEO merupakan salah satu subholding hulu Pertamina yang berencana menjual sekitar 25 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan setelah IPO. Dengan harga nominal Rp 500 per saham, PGEO melepas 10,35 miliar lembar saham dengan harga perdana Rp875 per saham. Dari hasil IPO ini, PGEO diharapkan akan mendapat dana segar sebesar Rp 9,05 triliun.

PT Pertamina Geothermal Energy Tbk ( PGEO ) menetapkan harga penawaran umum perdana saham (IPO) senilai Rp875 per lembar.
Berdasarkan publikasi Prospektus IPO PGEO yang tertulis (akan) diterbitkan di Jakarta pada 20 Februari 2023, harga penawaran umum ditetapkan hanya senilai Rp875 per saham atau berada di batas tengah harga Penawaran Awal (book building) yang berkisar Rp820-Rp945 per saham.

Sehingga, pada aksi korporasi ini perseroan bisa meraup dana masyarakat maksimal sebesar Rp9,05 triliun atau lebih rendah dari target maksimal saat periode book building yang mencapai Rp9,78 triliun.

Seperti diketahui, IPO PGEO melepas saham ke publik sebanyak 10,35 miliar saham bernilai nominal Rp500 per lembar atau setara dengan 25 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan setelah IPO. Pada aksi korporasi ini PGEO menunjuk tiga penjamin pelaksana emisi Efek, yakni PT CLSA Sekuritas Indonesia, PT Credit Suisse Sekuritas Indonesia dan PT Mandiri Sekuritas.

Rencananya, sebesar 85 persen dari dana hasil IPO —setelah dikurangi biaya-biaya emisi— akan digunakan untuk pengembangan usaha PGEO . Sedangkan sebesar 15 persen atau maksimal USD100 juta untuk pembayaran sebagian Facilities Agreement tertanggal 23 Juni 2021 antara PGEO dengan Mandated Lead Arrangers, Kreditur Sindikasi Awal dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI).

Manajemen PGEO dan para penjamin pelaksana emisi Efek berharap pelaksanaan penawaran umum (offering) bisa dilakukan pada 20-22 Februari 2023, penjatahan pada 22 Februari 2023, pendistribusian saham secara elektronik (Tanggal Emisi) pada 23 Februari 2023 dan pencatatan saham di BEI diharapkan bisa terlaksana pada 24 Februari 2023.

Check Also

Pertamina SMEXPO Kartini. Komitmen Pertamina Dorong UMKM Perempuan Naik Kelas

MarketNews.id- PT Pertamina (Persero), menggelar Small Medium Enterprise Expo (SMEXPO) Kartini di Lobby Grha Pertamina, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *