MarketNews.id Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) khusus Pertalite jadi penahan laju ekonomi di 2023 akibat melemahnya daya beli masyarakat dan meningkatkannya harga lantaran tekanan inflasi. Guna meningkatkan daya beli dan menekan inflasi, pemerintah perlu memberikan berbagai stimulus agar daya beli masyarakat terangkat dan perekonomian bertumbuh. Pertumbuhan ekonomi Indonesia di …
Read More »Sah! Hasyim Lepas Saham WIFI Senilai Rp4,06 Triliun. Harga Jual 180 Persen Di Atas Pasar
MarketNews.id- PT Investasi Sukses Bersama, perusahaan terafiliasi Hashim Djojohadikusumo, melepas 1…
Dua Tahun Gerak Nyata, Deretan Alutsista Baru Perkuat Pertahanan Indonesia
MarketNews.id- Dua Tahun Gerak Nyata pemerintahan Presiden Prabowo Subianto ditandai dengan penguata…
SUV Bekas Vs Mobil Listrik Di Harga Rp250 juta. Mana Yang Bikin Buntung?
MarketNews.id- Pasar otomotif Indonesia di segmen Rp250–Rp300 jutaan kini diwarnai pilihan menarik. …
Pefindo Beri Peringkat Tertinggi idMIA-1(Superior) Buat PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen
MarketNews.id- Ditengah perekonomian global yang sangat menantang sepanjang tahun 2026 ini, PT Batav…
IHSG Kembali Bangkit Ke Level 5.278 Atau Naik 5,65 Persen
MarketNews.id-Perdagangan saham sepanjang hari ini berjalan atraktif seakan ingin mengganti perdagan…
Investasi Masuk RI Tembus Rp1.539 Per September 2026
MarketNews.id- Realisasi investasi Indonesia sepanjang Januari–September 2026 mencapai Rp1.539,2 tri…
BRI Perkuat Ekonomi Kerakyatan Melalui Pembiayaan Dan Pemberdayaan Jutaan UKM
MarketNews.id- Memasuki dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran R…
Mendagri Tito : Pemerintah Tak Akan Segan Tindak Perusahaan Yang Terlibat Karhutla
MarketNews. id-Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan, pemerintah tidak …
Eks Mendag Muhammad Lutfi Soroti Ancaman MSCI, Singgung Dugaan Tekanan Institusi Singapura
MarketNews.id-Mantan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menyoroti ancaman penurunan status pasar mod…
BEI Sesuaikan Kembali Batas Bawah Auto Rejection Efek Bersifat Ekuitas
MarketNews.id-PT Bursa Efek Indonesia (BEI), melakukan penyesuaian lanjutan terhadap ketentuan batas…
Berita Terbaru
Aviana Sinar Abadi Tbk (IRSX) Jadi Emiten Ke 13 Di 2023, Dan Emiten Ke 838 di BEI.
MarketNews.id Sebagai perusahaan integrated Digital IT Hub yang menghubungkan bisnis dan teknologi, PT Aviana Sinar Abadi Tbk (IRSX) saat ini telah melayani atau memiliki lebih dari 1.200 klien atau partner digital dan mengelola lebih dari 180 juta transaksi setiap bulannya. Dengan menjadi perusahaan publik, perseroan berharap bisnis akan terus berkembang …
Read More »Cadangan Devisa Indonesia Naik USD2 Miliar Jadi USD139, 4 Miliar
MarketNews.id Penerbitan global bond Pemerintah dan penerimaan pajak serta jasa jadi salah satu faktor meningkatnya cadangan devisa (Cadev) RI sekitar USD2 miliar. Posisi Cadev ini setara dengan pembiayaan impor selama 6,1 bulan impor atau 6 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri RI. Posisi cadev memang aman dan dapat jadi …
Read More »Tol Pamungkas Trans Jawa Segera Dirampungkan Oleh Jasa Marga (Persero) Tbk Di 2024
MarketNews.id Bagian akhir tol Trans Jawa yang terhubung dari ujung barat hingga ujung timur pulau Jawa segera dituntaskan dengan investasi sebesar Rp 10,7 triliun buat ruas Probolinggo- Besuki sepanjang 49,68 km tahap I dan tahap selanjutnya tahap II Besuki- Banyuwangi sepanjang 125,72 km. Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) melalui anak …
Read More »Pasar Modal Indonesia Donasikan Ambulan Dan Alat Kesehatan Buat Kabupaten Aceh Besar
MarketNews.id Self-Regulatory Organization (SRO) yang terdiri dari PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), kembali melaksanakan kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) dalam rangka 45 Tahun Diaktifkannya Kembali Pasar Modal Indonesia (HUT ke-45 Pasar Modal Indonesia). Pada kesempatan kali ini, …
Read More »PT Hassana Boga Sejahtera Tbk (NAYZ) Lepas 510 Juta Saham Senilai Rp51 Miliar
MarketNews.id Potensi pasar yang begitu besar, menjadi alasan utama mengapa PT Hassana Boga Sejahtera Tbk (NAYZ) menjual sahamnya kepada publik sebanyak 510 juta lembar atau sekitar 20 persen dari modal disetor dan ditempatkan. Menurut NAYZ setiap tahunnya lahir bayi sebanyak 4,8 hingga 5 juta bayi. Jumlah ini merupakan potensi pasar …
Read More »IPO Pertamina Geothermal Energy (PGE) Ditolak Serikat Pekerja Pertamina Bersatu
MarketNews.id Rasa khawatir Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) terhadap rencana go publiknya PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) semakin kencang. Kekhawatiran tersebut menurut FSPPB diantaranya adalah IPO akan jadi jalan pintas bagi para pemburu rente untuk mencaplok perusahaan negara yang strategis bagi pemenuhan kebutuhan rakyat alias privatisasi. Padahal dengan IPO, …
Read More »Presiden : OJK Periode Saat Ini Diharapkan Tuntaskan Kasus Periode Sebelumnya
MarketNews.id Masih tingginya kasus yang menimpa masyarakat atas produk jasa keuangan diharapkan dapat diselesaikan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) periode saat ini. Presiden melihat, masyarakat memerlukan perlindungan yang pasti terhadap produk jasa keuangan seperti asuransi, pinjaman online, investasi serta tour haji dan Umroh. OJK dituntut melakukan pengawasan secara mendetail terhadap …
Read More »Ashmore : Puncak Siklus Sudah Dekat, Valuasi Obligasi USD Masih Menarik
MarketNews.id Bursa saham Indonesia mengakhiri pekan pertama Februari dengan mencatatkan kenaikan IHSG sebesar 0,31 persen ke level 6.912, lebih tinggi dari akhir pekan sebelumnya di posisi 6.899. Namun investor asing ekuitas membukukan arus keluar dana sebesar USD 31 juta dalam seminggu terakhir. PT Ashmore mencatat, beberapa peristiwa penting yang mempengaruhi …
Read More »Pemegang Saham Utama PT Karya Bersama Anugrah Tbk (KBAG), Tambah Kepemilikan Saham.
MarketNews.id Membeli di saat harga termurah, salah satu strategi dalam berinvestasi di saham. Terlebih yang melakukan adalah pemegang saham mayoritas. PT Visi Kota Indonesia (VKI) sebagai pemegang saham mayoritas PT Karya Bersama Anugrah Tbk (KBAG) melakukan aksi beli saham KBAG di harga Rp 49 Per saham sebanyak 10,49 persen. Dengan …
Read More »
MarketNews.id Media Investasi dan Pasar Modal