MarketNews.id PT Industri Kamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk optimistik sepanjang tahun 2022 akan mengalami pertumbuhan double digit. Apalagi permintaan terhadap produk produk kesehatan berada dalam tren meningkat di semester II-2022. Atas dasar ini, perseroan optimistik akan mencapai target pertumbuhan lebih dari 10 persen sepanjang 2022. PT Industri Jamu dan …
Read More »Camping Kreatif Buton Tengah 2026 : 152 Pelaku Ekraf Dari 6 Daerah Berkumpul Di Pantai Sausumangka Bangun Ekosistem Kolaboratif
MarketNews.id-Buton Tengah Creative (BTC), sukses menggelar Camping Kreatif Buton Tengah 2026 di Pan…
Pertamina Raih Penghargaan PRCA APAC Awards 2026
MarketNews.id-PT Pertamina (Persero), kembali mencatatkan prestasi internasional dengan meraih pengh…
Batu International Kids Film Festival 2026 Sukses Digelar, Dorong Ekosistem Film Anak Inklusif
MarketNews.id-Batu International Kids Film Festival (BAIK Film Fest) 2026 sukses digelar pada 29 Apr…
BEI Dukung PINTAR Reksa Dana
MarketNews.id-Pada Senin pekan lalu 27 April 2026 di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), Otoritas …
Perpres Tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online Ditandatangani Presiden Prabowo
MarketNews.id– Presiden RI Prabowo Subianto menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tah…
Perpres Tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online Ditandatangani Presiden Prabowo
MarketNews.id– Presiden RI Prabowo Subianto menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tah…
PGAS, ELSA, PGEO Dan TUGU Catatkan Kinerja Positif Di Kuartal I 2026
MarketNews.id-Di tengah tekanan pasar modal Indonesia sepanjang kuartal pertama 2026 yang dipengaruh…
Jaga Stabilitas Harga Beras, Bulog Sudah Salurkan 388,3 Ribu Ton Beras SPHP
MarketNews.id- Pemerintah, terus memperkuat upaya menjaga stabilitas harga beras di tengah dinamika …
Taspen Serahkan Santunan Rp283 Juta Bagi Ahli Waris Guru Korban Kecelakaan KRL Di Bekasi Timur
MarketNews.id– PT TASPEN (Persero), dengan cepat memberikan manfaat Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) d…
IDClear Gelar Konferensi Internasional Bahas Peran Infrastruktur Pasar Keuangan
MarketNews.id-PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (IDClear), menyelenggarakan IDClear International…
Berita Terbaru
Indef : Inflasi Tahunan Diperkirakan Capai 8,79 Persen
MarketNews.id Semakin tinggi laju inflasi akan berdampak pada berkurangnya konsumsi rumah tangga nasional. Dampaknya, juga akan berpengaruh pada tingkat kemiskinan yang berpotensi bertambah. Seperti diketahui, setiap kenaikan BBM 1 persen, Indeks Harga Konsumen (IHK) akan naik 0,12 persen. Sementara kenaikan inflasi sebesar satu persen akan mengurangi konsumsi rumah tangga sebesar …
Read More »PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) Targetkan Akusisi 10 Persen Arutmin Selesai Di Tahun 2023
PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) ke depannya alann berfokus pada perluasan platform bisnis infrastruktur pertambangan khususnya pada proyek baru dibidang jasa pelabuhan, logistik transportasi batubara dan pertambangan batu bata. Meskipun begitu, perseroan masih terus berproses untuk akuisisi PT Arutmin Indonesia sebagai salah satu pelanggan utama perseroan. PT Astrindo Nusantara …
Read More »Laba Bank BTN Naik 59,87 Persen Di Semester I 2022. Dengan Target Kredit Tumbuh 10 Persen
MarketNews.id Manajemen PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) optimistik hingga akhir 2022 mendatang akan raih pertumbuhan kredit hingga 10 persen. Pada semester pertama tahun ini, BBTN sudah mampu raih laba bersih sebesar Rp 1,471 triliun atau alami peningkatan sebesar 59,87 persen dengan pertumbuhan kredit sebesar 7,6 persen. Laba bersih PT …
Read More »Bank BRI Janjikan Akan Berikan Dividen Lebih Dari 70 Persen Dari Laba Bersih
MarketNews.id Semakin kuatnya permodalan Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), jadi salah satu alasan Bank BUMN terbesar ini yakin mampu memberikan dividen buat pemegang sahamnya lebih dari 70 persen dari laba yang di raih. Saat ini, posisi CAR BBRI sebesar 25 persen, melampaui batas minum lembaga perbankan dikisaran 17,5-18 persen. Artinya, …
Read More »PT Timah Tbk (TINS) Raih Peningkatan Laba Bersih Hingga 301 Persen Lantaran Harga Jual Naik 48 Persen
MarketNews.id PT Timah Tbk, salah satu BUMN yang mendapat imbas positif atas konflik Rusia- Ukraina yang berujung pada naiknya harga komoditas termasuk Timah yang diproduksi oleh TINS. Meskipun dari sisi kapasitas produksi terjadi penurunan, tapi dari sisi harga jual terjadi peningkatan harga signifikan yang berdampak pada meningkatnya laba bersih perseroan …
Read More »PT Jasa Marga Tbk (JSMR) Optimistik Pendapatan Di Semester I 2022 Tumbuh 18 Persen
MarketNews.id Meskipun laporan keuangan PT Jasa Marga Tbk (JSMR) per semester pertama 2022 audit belum keluar, manajemen JSMR Optimistik pendapatan perseroan tumbuh sekitar 18 persen (y-o-y) lantaran pendapatan dari tol telah mengalami peningkatan seperti sebelum terjadi pendemi. PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) memperkirakan, total pendapatan di Semester I-2022 akan …
Read More »BCA Optimistik Pertumbuhan Kredit Di 2022 Akan Capai 10 Persen
MarketNews.id Meski Dibayangi oleh inflasi yang dikhawatirkan terus meningkat, manajemen Bank Central Asia Tbk (BBCA) optimistik pertumbuhan kredit sepanjang 2022 akan mencapai 10 persen. Optimisme ini didasarkan pada proyeksi sebelumnya yang terus melebihi target awal. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mengaku sedang mengkhawatirkan dampak inflasi terhadap demand kredit, meski …
Read More »BEI Hentikan Sementara Perdagangan Saham PT Industri Dan Perdagangan Bintraco Dharma Tbk
MarketNews.id Setelah melakukan pemantauan pergerakan harga saham PT Industri dan Perdagangan Bintraco Dharma Tbk (CARS), BEI memutuskan untuk menghentikan sementara perdagangan saham CARS. Suspensi atau penghentian sementara perdagangan saham ini dilaksanakan mulai hari ini hingga waktu yang belum ditentukan. Bursa Efek Indonesia (BEI) menjatuhkan sanksi suspend saham PT Industri dan …
Read More »Sri Mulyani : Ingatkan BI Tidak Lakukan Pengetatan Moneter Berlebihan. Agar Tak Ganggu Pemulihan Ekonomi
MarketNews.id Kebijakan Bank Indonesia yang mempertahankan tingkat bunga acuan sebesar 3,5 persen dalam beberapa tahun terakhir, diharapkan kembali diterapkan. Kekhawatiran BI kembali akan menaikan tingkat bunga acuan yang saat ini sudah 3,75 persen jadi perhatian Menteri Keuangan Sri Mulyani, agar BI tidak melakukan pengetatan moneter yang berlebihan. Menteri Keuangan Sri …
Read More »
MarketNews.id Media Investasi dan Pasar Modal