MarketNews.id-Pada Senin pekan lalu 27 April 2026 di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Pemerintah Republik Indonesia (RI) meluncurkan Program Investasi Terencana dan Berkala Reksa Dana (PINTAR Reksa Dana) sebagai upaya memperdalam pasar modal Indonesia.
Peresmian dilakukan oleh Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi bersama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto dan Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa.
Ini menjadi momentum strategis untuk mendorong partisipasi masyarakat di pasar modal melalui instrumen reksa dana, khususnya bagi generasi muda dan investor pemula.
BEI mendukung penuh inisiatif ini sebagai langkah untuk mempercepat inklusi investasi, memperluas akses, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan peluncuran. PINTAR Reksa Dana juga dilakukan bersamaan dengan Pekan Reksa Dana 2026 oleh Asosiasi Pelaku Reksa Dana dan Investasi Indonesia (APRDI).
Program ini diharapkan dapat mendorong budaya investasi rutin yang sehat, dengan dukungan 30 Manajer Investasi dan 26 APERD guna meningkatkan keamanan dan kenyamanan investor.
Data Perdagangan Saham di BEI Periode 27—30 April 2026 Ditutup Pada Zona Negatif.
Perubahan terjadi pada pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama sepekan sebesar 2,42% sehingga ditutup pada level 6.956,804, dari posisi 7.129,490 pada pekan lalu.
Selain itu, kapitalisasi pasar BEI juga mengalami perubahan sebesar 2,78% menjadi Rp12.382 triliun dari Rp12.736 triliun pada pekan sebelumnya.
Kemudian rata-rata nilai transaksi harian pekan ini mengalami perubahan yaitu sebesar 6,81% menjadi Rp18,27 triliun dari Rp19,61 triliun pada pekan sebelumnya.
Rata-rata frekuensi transaksi harian pekan ini juga mengalami perubahan, yaitu sebesar 15,02% menjadi 2,34 juta kali transaksi dari 2,75 juta kali transaksi pada pekan lalu.
Data rata-rata volume transaksi harian BEI pekan ini turut mengalami perubahan yaitu sebesar 17,32% menjadi 37,11 miliar lembar saham dari 44,88 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya.
Adapun investor asing mencatatkan nilai jual bersih Rp1,486 triliun dan sepanjang tahun 2026 ini, investor asing mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp49,874 triliun.
MarketNews.id Media Investasi dan Pasar Modal