MarketNews.id- PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ) tengah mencari tambahan modal untuk melunasi utang kepada induk usaha senilai Rp1,503 triliun dan pengembangan rumah sakit. Caranya, emiten milik Dato Sri Tahir ini menawarkan 1.200.070,544 saham baru melalui Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu(PMTHMETD) atau private placement. “Dalam rangka untuk mengundang …
Read More »BEI Sesuaikan Kriteria Evaluasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)
MarketNews,id– PT Bursa Efek Indonesia (BEI), telah melakukan penyesuaian atas kriteria evaluasi Ind…
Low Tuck Kwong Sumbang Dana Beasiswa Rp1,7 Triliun Buat Singapura
MarketNews.id- Mantan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Muhammad Lutfi, mempertanyakan manfaat…
Prabowo : Perusahaan Asing Harus Bertanggung Jawab Atas Karhutla, Kita Siap Cabut Izinnya
MarketNews.id— Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa, pemerintah akan menindak tegas perusah…
Direktur Keuangan Dan Strategi Bank Jakarta, Basaria Martha Juliana Raih Penghargaan 4th Indonesia Most Innovative CFO Award 2026
MarketNews.id- Bank Jakarta berkomitmen untuk terus memperkuat pengelolaan keuangan yang prudent, ta…
Sah! Hasyim Lepas Saham WIFI Senilai Rp4,06 Triliun. Harga Jual 180 Persen Di Atas Pasar
MarketNews.id- PT Investasi Sukses Bersama, perusahaan terafiliasi Hashim Djojohadikusumo, melepas 1…
Dua Tahun Gerak Nyata, Deretan Alutsista Baru Perkuat Pertahanan Indonesia
MarketNews.id- Dua Tahun Gerak Nyata pemerintahan Presiden Prabowo Subianto ditandai dengan penguata…
SUV Bekas Vs Mobil Listrik Di Harga Rp250 juta. Mana Yang Bikin Buntung?
MarketNews.id- Pasar otomotif Indonesia di segmen Rp250–Rp300 jutaan kini diwarnai pilihan menarik. …
Pefindo Beri Peringkat Tertinggi idMIA-1(Superior) Buat PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen
MarketNews.id- Ditengah perekonomian global yang sangat menantang sepanjang tahun 2026 ini, PT Batav…
IHSG Kembali Bangkit Ke Level 5.278 Atau Naik 5,65 Persen
MarketNews.id-Perdagangan saham sepanjang hari ini berjalan atraktif seakan ingin mengganti perdagan…
Investasi Masuk RI Tembus Rp1.539 Per September 2026
MarketNews.id- Realisasi investasi Indonesia sepanjang Januari–September 2026 mencapai Rp1.539,2 tri…
Berita Terbaru
BEI Ajak Emiten ‘Sekolah’ Penurunan Emisi Karbon
MarketNews.id- Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah berupaya menyemarakan bursa karbon sebagai salah satu penurun emisi karbon dengan cara program net zero incubator atau sekolah penurunan emisi karbon bagi emiten. Direktur Pengembangan BEI, Jeffrey Hendrik menyampaikan program tersebut bagian dari upaya bursa untuk ikut serta kampanye penurunan emisi karbon hingga menyentuh …
Read More »OJK Masih Telisik Transaksi GOTO Senilai Rp6 Triliun Pada Harga Puncak
MarketNews.id. Pengawas pasar modal tengah mencari informasi terkait motif pihak-pihak yang melakukan transaksi saham PT Goto Gojek Tokopedia Tbkb(GOTO) pada harga Rp431 per lembar senilai Rp6,06 triliun di pasar negosiasi tanggal 28 Juni 2024. Padahal dalam berapa minggu belakangan saham GOTO mengalami tren penurunan hingga menyentuh Rp50 per saham atau …
Read More »Bio Farma Pasang Badan Bayar Kewajiban Indofarma Rp1,5 Triliun
Marketnews.id. Bio Farma selaku induk usaha telah menyatakan akan membayar setiap kewajiban keuangan PT Indofarma Tbk (INAF) pada saat yang jatuh tempo. Sikap Bio Farma ini, guna memastikan emiten farmasi pelat merah tersebut dapat menjalankan kegiatan usahanya. ‘Berdasarkan Surat No. SD-001.28/DIR/VI/2024 tanggal 28 Juni 2024 PT Bio Farma mendukung upaya …
Read More »Haus Modal, Bank Neo Commerce Kembali Minta Setoran Modal Rp393 Miliar
MarketNews.id- PT Akulaku Silvrr Indonesia (“ASI”) kembali akan menyuntik modal PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) senilai Rp393,5 miliar. Caranya, Akulaku Silvrr Indonesia selaku pemegang 27,32 persen porsi saham BBYB akan menyerap 1.311.666.667 saham baru dengan harga pelaksanaan Rp300 per saham. Tak cukup itu, Akulaku Silvrr Indonesia telah menyatakan sebagai …
Read More »Temuan BPK Bikin Akuntan Cap LK 2023 Indofarma WDP
MarketNews.id- Akuntan Publik memberi opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) atas penyajian Laporan Keuangan PT Indofarma Tbk (IDX:INAF) Tahun 2023. Pasalnya, Iskariman Supardjo, Akuntan Publik dari KAP Hendrawinata Hanny Erwin dan Sumargo tidak mendapatkan bukti audit yang cukup dan tepat sehubungan penyesuaian akun kerugian yang timbul dari kecurangan pada anak usaha …
Read More »MIND.ID Resmi Jadi Pengendali INCO Tanpa Tender Offer Usai Rogoh Rp3,4 Triliun
MarketNews.id- PT Mineral Industri Indonesia atau MIND.ID resmi menjadi pengendali PT Vale Indonesia Tbk (INCO) usai membeli 1.117.341.288 saham lama emiten nikel itu di harga Rp3.050 per lembar pada tanggal 28 Juni 2024. Walau MIND.ID telah mengeluarkan dana sebesar Rp3,407 triliun untuk meningkatkan kepemilikan pada INCO, tapi BUMN induk usaha …
Read More »Incar Blok Baru, PT Pertamina Internasional EP (PIEP) Ekspansi Ke Timur Tengah
MarketNews.id-PT Pertamina Internasional EP (PIEP) yang merupakan Regional Internasional Subholding Upstream Pertamina melakukan ekspansi dengan membuka kantor cabang Timur Tengah di Dubai, Uni Emirat Arab, pada Selasa 2 Juli 2024. Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Nicke Widyawati, meyakini bahwa kantor cabang di Dubai tersebut bisa menjadi kendaraan PIEP untuk ekspansi …
Read More »Utang USD270 Juta Tak Masuk Kewajiban Jangka Pendek Bikin Akuntan Cap LK 2023 BIPI WDP
MarketNews.id- Akuntan Publik memberi opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) atas Laporan Keuangan (LK) tahun buku 2023 PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI). Pasalnya, BIPI dalam menyajikan laporan keuangan tahun 2023 dianggap menyimpang dari Standar Akuntansi Keuangan (SAK) karena tidak menyajikan kembali hasil penyesuaian uang muka kepada Watiga Trust ltd senilai …
Read More »Percaya Diri Target Kinerja 2024 Tercapai, BEI Bebaskan Transaksi Dua Efek Ini
MarketNews.id- Bursa Efek Indonesia (BEI) percaya diri mencapai target kinerja tahun 2024 baik dari sisi Rata rata Nilai Transaksi Harian (RNTH) sebesar Rp12,25 triliun dan efek baru sebanyak 61 perusahaan tercatat sepanjang tahun 2024. Direktur Utama Iman Rachman menegaskan tidak akan menurunkan target kinerja RNTH dan jumlah IPO tahun 2024.“Optimislah …
Read More »
MarketNews.id Media Investasi dan Pasar Modal