MarketNews.id-Buat perusahaan publik, rencana kerja mutlak diperlukan buat jadi tolok ukur keberhasilan sebuah usaha. Rencana bisnis ini juga jadi salah satu bahan pertimbangan pemegang saham untuk menilai apakah perusahaan memiliki progres usaha atau sebaliknya. PT Darma Henwa Tbk (DEWA), harus merevisi target usaha 2024 lantaran tertundanya pencairan pembiayaan yang berdampak …
Read More »Sah! Hasyim Lepas Saham WIFI Senilai Rp4,06 Triliun. Harga Jual 180 Persen Di Atas Pasar
MarketNews.id- PT Investasi Sukses Bersama, perusahaan terafiliasi Hashim Djojohadikusumo, melepas 1…
Dua Tahun Gerak Nyata, Deretan Alutsista Baru Perkuat Pertahanan Indonesia
MarketNews.id- Dua Tahun Gerak Nyata pemerintahan Presiden Prabowo Subianto ditandai dengan penguata…
SUV Bekas Vs Mobil Listrik Di Harga Rp250 juta. Mana Yang Bikin Buntung?
MarketNews.id- Pasar otomotif Indonesia di segmen Rp250–Rp300 jutaan kini diwarnai pilihan menarik. …
Pefindo Beri Peringkat Tertinggi idMIA-1(Superior) Buat PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen
MarketNews.id- Ditengah perekonomian global yang sangat menantang sepanjang tahun 2026 ini, PT Batav…
IHSG Kembali Bangkit Ke Level 5.278 Atau Naik 5,65 Persen
MarketNews.id-Perdagangan saham sepanjang hari ini berjalan atraktif seakan ingin mengganti perdagan…
Investasi Masuk RI Tembus Rp1.539 Per September 2026
MarketNews.id- Realisasi investasi Indonesia sepanjang Januari–September 2026 mencapai Rp1.539,2 tri…
BRI Perkuat Ekonomi Kerakyatan Melalui Pembiayaan Dan Pemberdayaan Jutaan UKM
MarketNews.id- Memasuki dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran R…
Mendagri Tito : Pemerintah Tak Akan Segan Tindak Perusahaan Yang Terlibat Karhutla
MarketNews. id-Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan, pemerintah tidak …
Eks Mendag Muhammad Lutfi Soroti Ancaman MSCI, Singgung Dugaan Tekanan Institusi Singapura
MarketNews.id-Mantan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menyoroti ancaman penurunan status pasar mod…
BEI Sesuaikan Kembali Batas Bawah Auto Rejection Efek Bersifat Ekuitas
MarketNews.id-PT Bursa Efek Indonesia (BEI), melakukan penyesuaian lanjutan terhadap ketentuan batas…
Berita Terbaru
Jelang Nataru 2024/2025, Pertamina Pastikan Kebutuhan Energi Nasional Terpenuhi
MarketNews.id-PT Pertamina (Persero) pastikan ketersediaan energi nasional jelang perayaan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru), dalam kondisi aman. Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri mengatakan, kesiapan Nataru, Pertamina telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Nataru, yang akan beroperasi mulai 16 Desember 2024 hingga 9 Januari 2025. Simon menegaskan, seluruh Pertamina …
Read More »IPOT Prediksi, IHSG Maksimal Capai 7.600 Hingga Akhir Tahun 2024
MarketNews.id-Indo Premier Sekuritas (IPOT), menilai Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan ditutup pada level 7.500 – 7.600 pada akhir tahun ini. Equity Analyst IPOT, Dimas Krisna Ramadhani meyakini, apabila IHSG berhasil bertahan di atas level 7.250 yang merupakan level batas bawah terdekat maka IHSG berpotensi untuk terus menguat hingga ke …
Read More »Pertamina Bawa Mitra Binaan Ke Indonesia Spice Up The World 2024 Di Aljazair
MarketNews.id-Dalam rangka mendukung perkembangan sektor pariwisata dan potensi bisnis Indonesia mendunia, PT Pertamina (Persero) melalui anak usahanya, PT Pertamina Algeria EP (PAEP) berkolaborasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Alger, menggelar acara tahunan bertajuk “Indonesia Spice Up The World 2024” pada tanggal 4-5 Desember di Aljazair. Acara ini bertujuan untuk …
Read More »Ashmore : Valuasi Saat Ini Merupakan Peluang Baik Untuk Investasi Dengan Potensi Kenaikan Lebih Besar
MarketNews.id-Bursa saham Indonesia menutup sesi perdagangan pekan pertama Desember, Jumat (6/12), dengan mecatatkan peningkatan IHSG sebesar 0,95% ke 7.383, sekaligus membukukan kenaikan tajam dibanding akhir pekan sebelumnya di posisi 7.114. Namun investor asing masih membukukan arus keluar ekuitas sebesar USD41 juta sepanjang pekan. Mencermati perkembangan selama sepekan terakhir, Weekly Commentary …
Read More »Sepekan Perdagangan Saham Di BEI, Indeks melonjak 3,77 Persen Jadi 7.382
MarketNews.id-Sepanjang pekan lalu, Bursa Efek Indonesia berjalan dengan dinamis. Indeks saham, alami peningkatan 3,77 Persen. Sementara rata rata volume transaksi harian justru alami penurunan. Pekan ini, Indeks diprediksi kembali akan alami penurunan sejalan dengan mulai banyaknya aksi window dressing jelang akhir tahun. Selama sepekan perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) …
Read More »BEI Perkuat Regulasi Perdagangan Efek Bersifat Ekuitas Dan Waran Terstruktur
MarketNews.id- PT Bursa Efek Indonesia (BEI) senantiasa berupaya mewujudkan perdagangan yang teratur, wajar, dan efisien melalui penerbitan pembaruan Peraturan Nomor II-A tentang Perdagangan Efek Bersifat Ekuitas dan pembaruan Peraturan Nomor II-P tentang Perdagangan Waran Terstruktur di Bursa sejak Jumat (6/12) yang akan diberlakukan mulai Senin (9/12). Pembaruan Peraturan ini diatur …
Read More »Cadangan Devisa Indonesia Turun 0,66 Persen Di November 2024 Jadi USD150,2 Miliar
MarketNews.is-Bank Indonesia (BI), mengumumkan posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir November 2024 tercatat sebesar USD150,2 miliar, atau menyusut 0,66 persen dibandingkan posisi pada akhir Oktober 2024 setara USD151,2 miliar Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso menjelaskan bahwa posisi cadangan devisa tersebut tetap tinggi setara dengan pembiayaan 6,5 …
Read More »Presiden Prabowo Tegaskan PPN 12 Persen Berlaku 2025 Untuk Barang Mewah
MarketNews.id- Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan, kebijakan penerapan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 12 Persen yang berlaku mulai 2025 nanti akan dilaksanakan sesuai dengan undang-undang, namun bersifat selektif, yaitu hanya untuk barang mewah. Hal itu disampaikannya dalam pernyataannya, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat 6 Desember 2024. Ia mengatakan bahwa kenaikan …
Read More »Mantan Dirut Bursa Efek Minta Regulator Jaga Kesetaraan Investor
MarketNews.id- Pelaku pasar modal meminta regulator dan operator bursa untuk menjaga kesetaraan perlakuan antara investor kakap dan gurem agar terhindar dari persepsi investasi sama dengan judi. Mantan Direktur Utama Bursa Efek Jakarta (BEJ), Hasan Zein Mahmud menilai pernyataan Presiden RI Prabowo Subianto bahwa bandar akan selalu untung sedangkan investor gurem akan …
Read More »
MarketNews.id Media Investasi dan Pasar Modal