MarketNews.id-PT Archi Indonesia Tbk (ARCI), dalam Rapat Umum Pemegang Saham Yang Diselenggarakan hari Ini 7 Mei 2026 telah menetapkan total dividen yang dikeluarkan untuk tahun buku 2025 sebesar USD60 Juta. Sebagai Dividen interim telah dikeluarkan perseroan sebesar USD30 juta tahun 2025 lalu. Dan Sisanya sebesar USD30 juta diputuskan dikeluarkan setelah …
Read More »Halodoc for Business Hadirkan Solusi Kesehatan Karyawan Terintegrasi
MarketNews.id- Halodoc for Business merilis Indonesia Employee Health & Benefit Insights 2026, l…
RUPSLB ASII Ijinkan Manajemen Lakukan Buyback Saham Dan Pengalihan Saham Treasury Untuk MSOP
MarketNews.id-Buyback saham lazim dilakukan oleh emiten bila harga saham perusahaan terlalu rendah d…
KPEI Siap Sebagai Pusat Pengelola Risiko Dan Agunan Terintegrasi Yang hubungkan Pasar Modal, Pasar Uang Dan Perbankan
MarketNews. PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), dibawah kepemimpinan Antonius Herman Azwar…
Bank Jakarta Resmikan New Look Branch KCP Kebayoran Park. Hadirkan Wajah Baru Yang Lebih Modern
MarketNews.id-Bank Jakarta resmi menghadirkan New Look Branch pada Kantor Cabang Pembantu (KCP) Keba…
Ashmore : Penegasan Peringkat S&P Dan Rilis Daftar Saham Katagori HSC Menjadi Sinyal Positif
MarketNews.id- Bursa saham Indonesia mengakhiri sesi perdagangan pekan ketiga Juli 2026, dengan menc…
Sepekan Perdagangan Saham DI BEI, IHSG Naik 4,25 Persen Ke Level 6.175
MarketNews.id-Hampir semua indikator perdagangan saham pada penutupan perdagangan pekan ini alami pe…
BEI Perkuat Sinergi Dan Komitmen Pertumbuhan Berkelanjutan Melalui Rangkaian Kegiatan Strategis
MarketNews.id-PT Bursa Efek Indonesia (BEI), memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-34 pada Senin (1…
Waskita Karya (WSKT) Bakal Jadi Perusahaan Jalan Tol Kedua Setelah JSMR
MarketNews.id-Restrukturisasi usaha yang dilakukan PT Waskita Karya (WSKT) dilaksanakan secara menye…
Pemerintah Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional (MLN)
MarketNews.id- Presiden RI, Prabowo Subianto menyatakan, pemerintah akan segera meluncurkan motor li…
Presiden: Blok Masela Harus Jadi Penggerak Ekonomi Dan Kesejahteraan Indonesia Timur
MarketNews.id— Presiden Prabowo Subianto meminta, Proyek LNG (Liquefied Natural Gas) Abadi Masela di…
Berita Terbaru
Pemerintah Targetkan Pertumbuhan Ekonomi RI Capai 5,9-7,5 Persen Di 2027
MarketNews.id-Ditengah gejolak ekonomi global yang belum juga stabil, Pemerintah lewat Kementrian Perencanaan Pembangunan Nasional / Kepala Bapenas, menargetkan pertumbuhan ekonomi nasional RI Di 2027 sekitar 5,9 persen hingga 7,5 persen. Target pertumbuhan di atas akan ditopang oleh tingginya investasi, peningkatan produktivitas hingga penguatan sektor industri. Berpijak dari posisi kuartal I …
Read More »Irit APBN, Pemerintah Kaji Alihkan LPG 3 Kg Ke CNG
MarketNews.id-Upaya Pemerintah untuk menekan impor LPG guna menghemat Devisa terus dilakukan. Belakangan ini, di saat harga Migas terus meningkat lantaran Perang Amerika Israel- Iran. Pemerintah mengkaji untuk mencari pengganti LPG yang dinilai harganya sudah terlalu tinggi. Transisi ke CNG diproyeksikan akan menghemat devisa Rp120-150 triliun per tahunnya yang otomatis menekan …
Read More »Pertamina Jajaki Penguatan Kerja Sama Dengan EOG Resources, Dorong Produksi Migas
MarketNews.id- Pertamina menjajaki penguatan kerja sama dengan perusahaan migas asal Amerika EOG Resources sebagai langkah lanjutan atas kolaborasi yang telah terjalin, guna mendorong peningkatan produksi minyak dan gas bumi (migas) nasional. Pertemuan antara Wakil Direktur Utama Pertamina, Oki Muraza, dengan jajaran pimpinan EOG Resources, yakni Joe Korenek (President EOG International …
Read More »Gubernur BI Beberkan Tujuh Jurus Penguatan Rupiah
MarketNews.id— Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan, akan menempuh tujuh langkah penting untuk menstabilkan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Seluruh langkah tersebut disampaikannya dalam pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Selasa (5/5). “Kami melaporkan kepada Pak Presiden, dan Pak Presiden merestui, dan kemudian memberikan suatu …
Read More »Governance Jadi Fondasi Pertumbuhan Securities Crowdfunding
MarketNews.id— Di tengah ketidakpastian ekonomi global, volatilitas pasar keuangan, dan dinamika geopolitik, industri Securities Crowdfunding (SCF) di Indonesia semakin relevan sebagai salah satu kanal pembiayaan alternatif bagi UMKM, bisnis bertumbuh, dan sektor riil. Berdasarkan proyeksi International Monetary Fund (IMF), pertumbuhan ekonomi global melambat menjadi 3,1 persen pada 2026. Sejalan dengan …
Read More »Pertamina Perkuat Kolaborasi Global, Guna Dongkrak Produksi Migas Nasional
MarketNews.id- Pertamina terus memperkuat langkah strategis berbasis kolaborasi global guna mendorong peningkatan produksi minyak dan gas bumi (migas) nasional. Hal ini tercermin dalam pertemuan antara Wakil Direktur Utama Pertamina, Oki Muraza, dengan Head of Petroleum Engineering Department, Colorado School of Mines, Jennifer L. Miskimins. Pertemuan tersebut mengusung tema utama “Collaboration …
Read More »Kolaborasi Dorong Ekonomi Kreatif, Kampung Influencer Cianjur Resmi Diluncurkan
MarketNews.id- Inovasi pemberdayaan ekonomi berbasis digital kembali hadir di Cianjur melalui peluncuran Kampung Influencer. Program ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk belajar menjadi content creator secara gratis sekaligus membuka peluang ekonomi baru di era digital. Kampung Influencer yang berlokasi di kawasan Cipanas ini tidak hanya berdiri sendiri, tetapi juga berkolaborasi …
Read More »Waspadai Fenomena “Dualitas Ekonomi” Di Balik Pertumbuhan Kuartal I 2026
MarketNews.id– Analis ekonomi dari Menteng Kleb, Kusfiardi, memberikan catatan kritis terhadap kondisi ekonomi nasional yang menunjukkan anomali tajam pada awal Mei 2026. Meskipun Badan Pusat Statistik (BPS) merilis angka pertumbuhan ekonomi yang impresif, ketimpangan yang terjadi di pasar keuangan memicu kekhawatiran akan keberlanjutan daya beli masyarakat di sisa tahun anggaran. …
Read More »Benarkah Rupiah Lebih Tahan “Banting” Dari Mata Uang Negara Lain, Ini Buktinya
MarketNews.id- Nilai tukar rupiah pada Selasa 5 Mei 2026 dibuka sedikit terdepresiasi ke level 17.420 per dolar Serikat (AS). Namun, di balik tekanan tersebut, pelemahan rupiah dinilai masih dalam batas wajar dan relatif lebih moderat dibandingkan mata uang negara berkembang lainnya. Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas Bank Indonesia, …
Read More »
MarketNews.id Media Investasi dan Pasar Modal