MarketNews.id- Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menerbitkan payung hukum layanan agregasi produk jasa keuangan yang tertuang dalam POJK 4/2025 tentang Penyelenggara Agregasi Jasa Keuangan (PAJK). Plt. Kepala Departemen Literasi, Inklusi Keuangan dan Komunikasi OJK, M. Ismail Riyadi menyatakan beleid ini untuk semakin mendukung perkembangan produk dan layanan di sektor jasa keuangan. …
Read More »Sah! Hasyim Lepas Saham WIFI Senilai Rp4,06 Triliun. Harga Jual 180 Persen Di Atas Pasar
MarketNews.id- PT Investasi Sukses Bersama, perusahaan terafiliasi Hashim Djojohadikusumo, melepas 1…
Dua Tahun Gerak Nyata, Deretan Alutsista Baru Perkuat Pertahanan Indonesia
MarketNews.id- Dua Tahun Gerak Nyata pemerintahan Presiden Prabowo Subianto ditandai dengan penguata…
SUV Bekas Vs Mobil Listrik Di Harga Rp250 juta. Mana Yang Bikin Buntung?
MarketNews.id- Pasar otomotif Indonesia di segmen Rp250–Rp300 jutaan kini diwarnai pilihan menarik. …
Pefindo Beri Peringkat Tertinggi idMIA-1(Superior) Buat PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen
MarketNews.id- Ditengah perekonomian global yang sangat menantang sepanjang tahun 2026 ini, PT Batav…
IHSG Kembali Bangkit Ke Level 5.278 Atau Naik 5,65 Persen
MarketNews.id-Perdagangan saham sepanjang hari ini berjalan atraktif seakan ingin mengganti perdagan…
Investasi Masuk RI Tembus Rp1.539 Per September 2026
MarketNews.id- Realisasi investasi Indonesia sepanjang Januari–September 2026 mencapai Rp1.539,2 tri…
BRI Perkuat Ekonomi Kerakyatan Melalui Pembiayaan Dan Pemberdayaan Jutaan UKM
MarketNews.id- Memasuki dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran R…
Mendagri Tito : Pemerintah Tak Akan Segan Tindak Perusahaan Yang Terlibat Karhutla
MarketNews. id-Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan, pemerintah tidak …
Eks Mendag Muhammad Lutfi Soroti Ancaman MSCI, Singgung Dugaan Tekanan Institusi Singapura
MarketNews.id-Mantan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menyoroti ancaman penurunan status pasar mod…
BEI Sesuaikan Kembali Batas Bawah Auto Rejection Efek Bersifat Ekuitas
MarketNews.id-PT Bursa Efek Indonesia (BEI), melakukan penyesuaian lanjutan terhadap ketentuan batas…
Berita Terbaru
Puradelta Lestari Pasang Target Pra Penjualan Rp 1,8 Triliun Di 2025
MarketNews.id- Pengembang kawasan modern terpadu Kota Deltamas, Puradelta Lestari (DMAS), menargetkan prapenjualan atau marketing sales senilai Rp1,81 triliun di tahun 2025. Target tersebut menyusut 3,2 persen dibanding pra penjualan tahun 2024 sebesar Rp1,87 triliun. Direktur DMAS, Tondy Suwanto menyampaikan, target prapenjualan 2025 telah didasari beberapa pertimbangan oleh manajemen. “ Target …
Read More »Saratoga Investama Sedaya (SRTG) Catatkan Laba Bersih Rp3,29 Triliun Di 2024
MarketNews.id- Saratoga Investama Sedaya (SRTG) meraih keuntungan bersih investasi pada saham dan efek lainnya sebesar Rp1,478 triliun sepanjang tahun 2024. Kondisi ini membaik dibanding tahun 2023 yang mencatatkan rugi bersih investasi pada saham dan efek lainnya sedalam Rp13,811 triliun. Bila dirinci, keuntungan investasi dari saham blue chip sebesar Rp2,364 triliun. …
Read More »Laba ABMM Anjlok 51,9 Persen Jadi USD139,36 Juta Di 2024
MarketNews.id-ABM Investama (ABMM), alami penyusutan pendapatan sedalam 19,5 persen secara tahunan menjadi USD1,2 miliar pada akhir tahun 2024. Bila dirinci, pendapatan dari kontraktor dan tambang batu bara turun 27,9 persen secara tahunan menjadi USD893,01 juta. Senada, pendapatan jasa logistik dan sewa kapal merosot 4,1 persen secara tahunan menjadi USD140,01 juta. …
Read More »Pertamina Fasilitasi Sertifikasi Halal Dan HaKI Untuk Pacu Daya Saing UMKM
MarketNews.id- PT Pertamina, memfasilitasi sertifikasi Halal dan Hak Kekayaan Intelektual (HaKI) kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) binaannya. Program ini dilakukan untuk meningkatkan daya saing dan melindungi kekayaan intelektual UMKM di pasar domestik maupun internasional, serta memastikan produk UMKM memenuhi standar halal dan memiliki perlindungan hukum atas inovasi …
Read More »APEI, AMI Dan AEI Bersinergi Kembangkan Pasar Modal Indonesia
MarketNews.id– Asosiasi Perusahaan Efek Indonesia (APEI), Asosiasi Manajer Investasi Indonesia (AMII), dan Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) Kemarin menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) untuk berkolaborasi dalam mengembangkan pasar modal Indonesia. Kolaborasi ini bertujuan untuk memperluas basis investor, mendorong penambahan emisi, dan pertumbuhan industri pasar modal yang berkelanjutan. Acara ini dihadiri oleh para …
Read More »BTN Segera Luncurkan Bale Korpora Genjot Pendapatan Selain Bunga
MarketNews.id- PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN), segera meluncurkan layanan Bale Korpora by BTN, wahana terintegrasi untuk bisnis wholesale banking yang akan memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi nasabah dalam bertransaksi perbankan untuk keperluan usaha nasabah. Direktur Distribution & Institutional Funding BTN Jasmin, mengatakan layanan Bale Korpora by BTN merupakan bagian …
Read More »GOTO Masih Alami Rugi Bersih Rp5,154 Triliun Di 2024.
MarketNews.id-Goto Gojek Tokopedia (GOTO), membukukan pertumbuhan pendapatan bersih 7,4 persen secara tahunan menjadi Rp15,894 triliun pada tahun 2024. Penopangnya, pendapatan jasa pengiriman yang naik 150,77 persen secara tahunan menjadi Rp5,344 triliun. Bahkan pendapatan dari layanan pinjaman melonjak 373,1 persen secara tahunan menjadi Rp1,935 triliun. Senada, pendapatan lain lain tumbuh 18,13 …
Read More »RUPS Bank BCA Tetapkan Hendra Lembong Jadi Dirut Dan Bagikan Dividen Rp300 Per Saham
MarketNews.id-Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Bank Central Asia (BBCA) tahun buku 2024 yang berlangsung siang ini, Rabu 12 Maret 2025 sepakat menunjuk Hendra Lembong selaku Presiden Direktur Perseroan. Mengutip keterangan resmi emiten bank milik keluarga Hartono menegaskan, Hendra menjadi Presdir BBCA berlaku efektif setelah menerima persetujuan OJK. Pada saat …
Read More »Laba Citra Borneo Utama (CBUT) Alami Penurunan 52,7 Persen Jadi Rp68,186 Miliar Di 2024
MarketNews.id-Citra Borneo Utama (CBUT, mengalami penyusutan pendapatan sedalam 5,3 persen secara tahunan menjadi Rp9,766 triliun pada tahun 2024. Bila dirinci, penjualan anjlok 41,9 persen secara tahunan sisa Rp4,234 triliun. Senasib penjualan palm stearin amblas 49,4 persen secara tahunan sisa Rp861,48 miliar. Demikian juga penjualan asam lemak sawit distilat melorot 40,17 …
Read More »
MarketNews.id Media Investasi dan Pasar Modal