MarketNews.id-Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Iman Rachman mengharapkan pertemuan Presiden RI Prabowo Subianto dengan pelaku pasar keuangan dan ekonom pada siang ini, Selasa 8 April 2025 Hasilkan, kepercayaan Pasar. “ Ya kami harapkan memberi kepercayaan kepada pasar,” harap Iman di gedung BEI. Namun dia tidak bisa memastikan akan menghadiri …
Read More »IHSG Kembali Bangkit Ke Level 5.278 Atau Naik 5,65 Persen
MarketNews.id-Perdagangan saham sepanjang hari ini berjalan atraktif seakan ingin mengganti perdagan…
Investasi Masuk RI Tembus Rp1.539 Per September 2026
MarketNews.id- Realisasi investasi Indonesia sepanjang Januari–September 2026 mencapai Rp1.539,2 tri…
BRI Perkuat Ekonomi Kerakyatan Melalui Pembiayaan Dan Pemberdayaan Jutaan UKM
MarketNews.id- Memasuki dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran R…
Mendagri Tito : Pemerintah Tak Akan Segan Tindak Perusahaan Yang Terlibat Karhutla
MarketNews. id-Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan, pemerintah tidak …
Eks Mendag Muhammad Lutfi Soroti Ancaman MSCI, Singgung Dugaan Tekanan Institusi Singapura
MarketNews.id-Mantan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menyoroti ancaman penurunan status pasar mod…
BEI Sesuaikan Kembali Batas Bawah Auto Rejection Efek Bersifat Ekuitas
MarketNews.id-PT Bursa Efek Indonesia (BEI), melakukan penyesuaian lanjutan terhadap ketentuan batas…
Sealion 5 Belum Memenuhi Standar Uji Keselamatan, ANCAP Kasih 3 Bintang
MarketNews.id-Mobil BYD Sealion 5, SUV plug-in hybrid (PHEV) yang dipasarkan di Australia dan Seland…
BEI Keluarkan Saham HSC Agar Tidak Masuk Dalam Perhitungan IHSG
MarketNews.id-PT Bursa Efek Indonesia (BEI), terus melakukan konsultatif dengan pihak MSCI agar memi…
Suzuki Recall 9.024 Satria Pro Dan F150. Rangka Dan Tangki Jadi Fokus Pemeriksaan
MarketNews.id- Pemilik motor Suzuki Satria Pro dan Satria F150 patut waspada dan segera memeriksa ke…
Redam Gejolak Pasar, BEI Sesuaikan Batas Bawah Auto Rejection Bersifat Ekuitas
MarketNews.id- Dalam rangka memastikan perdagangan efek dapat berjalan secara teratur, wajar dan efi…
Berita Terbaru
IHSG Akhirnya Terpatri di Posisi 5.996,14 Atau Alami Penurunan 7,91 Persen
MarketNews.id-Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), anjlok 514,48 poin atau -7.91 persen ke level 5.996,14 pada penutupan perdagangan bursa sore ini, Selasa 8 April 2025. Berdasarkan data idxmobile, investor melakukan 1,423 juta kali transaksi senilai Rp20,92 triliun atas 22,33 miliar saham. Sebanyak 710 saham berada di zona merah, 215 saham tetap …
Read More »BTN Gandeng AlQilaa Bangun 100 Ribu Unit Apartemen Senilai USD2 Miliar
MarketNews.id- PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN), menjalin kemitraan strategis dengan perusahaan investasi asal Qatar yakni AlQilaa International Group terkait implementasi program perumahan nasional melalui pembangunan satu juta unit hunian untuk masyarakat Indonesia. Kemitraan strategis ini diimplementasikan dalam penandatanganan perjanjian kerja sama antara BTN dengan AlQilaa International Group di Doha, …
Read More »Bank Ina Perdana Catat Peningkatan Kredit 3,7 Persen Jadi Rp 13,15 Triliun Di 2024
MarketNews.id-Bank Ina Perdana (BINA), mencatatkan pertumbuhan penyaluran kredit yang diberikan tumbuh 3,7 persen secara tahunan menjadi Rp13,15 triliun pada tahun 2024. Sehingga pendapatan bunga tumbuh secara tahunan menjadi Rp1,889 triliun. Tapi beban bunga meningkat 15,7 persen secara tahunan menjadi Rp1,176 triliun. Sehingga pendapatan bunga bersih tumbuh 0,56 persen secara tahunan …
Read More »Setiap Ada Krisis Di Bursa Efek Indonesia (BEI) Biasanya Akan Lahir Orang Kaya Baru
MarketNews.id- Bursa Efek Indonesia (BEI), menyampaikan bahwa setiap terjadi krisis pasar berpotensi memuncul OKB ( Orang Kaya Baru) Menurut Direktur Pengembangan BEI, Jeffrey Hendrik bahwa telah menjadi tradisi setiap krisis keuangan akan memunculkan Orang Kaya Baru (OKB). “ Biasanya memang begitu setelah krisis munculkan OKB,” kata dia di gedung BEI, Selasa …
Read More »BEI Masih Punya Strategi Simpanan Untuk Menahan Tekanan Pasar
MarketNews.id- Bursa Efek Indonesia (BEI), masih memiliki langkah yang dipercaya dapat meredam tekanan pasar sebagai dampak sentimen kebijakan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Direktur Utama BEI, Iman Rachman mengatakan, tengah mengkaji pembukaan domisili investor dan kode Anggota Bursa ( broker ) pada tampilan perdagangan wahanan perdagangan pada akhir sesi. “Kita …
Read More »BEI Keluarkan Aturan Baru Soal Ketentuan Penghentian Sementara Perdagangan Efek Dan ARB
MarketNews.id– Dalam rangka memastikan perdagangan Efek dapat berjalan secara teratur, wajar, dan efisien. Maka PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melakukan penyesuaian terhadap Surat Keputusan Direksi Bursa Nomor Kep-00196/BEI/12-2024 perihal Perubahan Peraturan II-A tentang Perdagangan Efek Bersifat Ekuitas dan Surat Keputusan Direksi Bursa Nomor Kep-00024/BEI/03-2020 tentang …
Read More »Layani Nasabah Pada Libur Lebaran, Bank DKI Terapkan Operasional Terbatas
MarketNews.id-Sebagai bentuk layanan Bank DKI terhadap kebutuhan masyarakat dalam melakukan transaksi perbankan, Bank DKI menerapkan operasional layanan terbatas pada momen cuti bersama dan libur nasional sesuai ketetapan pemerintah. Bank DKI menyampaikan, jadwal operasional selama periode libur Lebaran 2025 guna memberikan kenyamanan dan kelancaran bagi nasabah dalam melakukan transaksi perbankan. Bank …
Read More »Indeks saham Berpotensi Anjlok Lagi Akibat Kebijakan Tarif Trump
MarketNews.id-Semua pelaku Bursa kompak, prediksi Bursa Efek Indonesia (BEI) akan alami penurunan Indeks signifikan ikuti Bursa dunia lainnya yang terpuruk akibat kebijakan Presiden Trump berlakukan tarif Resiprokal terhadap 180 negara mitra dagangnya yang dinilai tidak adil terhadap AS. Pergerakan indeks harga saham gabungan ( IHSG ), berpotensi terkoreksi lebih dalam …
Read More »Laba Bersih MAPA Turun 2,88 Persen Jadi Rp 1,35 Triliun Di 2024
MarketNews.id-Peningkatan Omzet MAPA Di 2024,Tidak Diikuti Oleh Naiknya Laba Bersih. Diantaranya disebabkan beban pokok penjualan yang naik hingga 33,05 Persen. Sementara laba sebelum pajak penghasilan alami penurunan 0,53 persen. Sepanjang 2024, PT Map Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA) membukukan laba bersih Rp1,35 triliun atau menyusut 2,88 persen dibandingkan dengan capaian di …
Read More »
MarketNews.id Media Investasi dan Pasar Modal