MarketNews.id- Bank Mandiri menyisihkan kas senilai Rp1,17 triliun untuk mengenjot kinerja karyawan, jajaran direksi dan komisaris. Terlebih dahulu bank pelat merah itu melakukan pembelian kembali (buyback) saham beredar dipublik. Rencana itu berjalan bila mendapat restu pemodal dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada tanggal 25 Maret 2025. Jika …
Read More »Alasan Presiden Tunjuk Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN : Disiplin Manajemen
MarketNews.id— Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengungkap alasan Presiden RI Prabowo Subiant…
Mayora Indah Catatkan Penjualan 2025 Sebesar Rp38,68 Triliun. Bagikan Dividen Rp60 Per Saham
MarketNews.id-PT Mayora Indah Tbk (MYOR), sebagai produsen makanan dan minuman olahan terus mencatat…
Kepemilikan Obligasi Pemerintah Oleh Investor Asing Dekati Titik Terendah Dalam 20 Tahun
MarketNews.id-Gempuran terhadap perekonomian Indonesia semakin masif yang dilakukan oleh investor fi…
Asuransi Astra Cari Agen Perubahan Dari Kampus
MarketNews.id— Rendahnya tingkat literasi dan inklusi keuangan masih menjadi tantangan yang dihadapi…
Gerak Cepat Taspen, 99 Persen Perserta Pensiun Sudah Terima Gaji Ke 13 Di Hari Pertama Penyaluran
MarketNews.id- PT TASPEN (Persero), telah menyalurkan pembayaran Gaji Ketiga Belas Tahun 2026 kepada…
Dadan Hindayana Jadi Tersangka Korupsi. Ini Beberapa Kontroversi Saat Jadi Kepala BGN
MarketNews.id- Kejaksaan Agung (Kejagung), menetapkan Eks Ketua Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hin…
Danantara Raih Rating Triple B Dari Fitch Rating Buat MTN Global
MarketNews.id-Fitch Ratings menetapkan peringkat Tripel B untuk Obligasi Global MTN dan obligasi per…
Book Cabin Travel Fair 2026 Resmi Digelar Di Jakarta
MarketNews.id- Kebutuhan masyarakat untuk bepergian terus berkembang seperti berlibur, urusan bisnis…
Kejagung Geledah Kantor BGN, Diduga Kasus Tata Kelola Di Era Kepemimpinan Dadan Hindayana
MarketNews.id- Sebagian publik di media sosial tengah ramai menyoroti penggeledahan yang dilakukan K…
DPR Finalisasi UU Pengembangan Dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK)
MarketNews.id- Pimpinan DPR RI bersama Komisi XI DPR RI, mengebut pembahasan finalisasi Undang-Undan…
Berita Terbaru
Fajar Surya Wisata Tbk (FASW) Catatkan Kerugian Rp1,1 Triliun Di 2024
MarketNews.id- Fajar Surya Wisesa (FASW), emiten produsen kemasan kertas mengalami penyusutan pendapatan 0,32 persen secara tahunan menjadi Rp7,698 triliun pada tahun 2024. Pada saat yang sama, beban pokok penjualan bengkak 5,41 persen secara tahunan menjadi Rp8,112 triliun. Pasalnya, bahan baku digunakan naik 13,06 persen secara tahunan menjadi Rp4,985 triliun. Ditambah …
Read More »BTN Syariah Siap Jadi BUS Penguasa KPR Syariah
Marketnews.id- BTN Syariah akan melangkah menuju era baru sebagai Bank Umum Syariah (BUS) pada 2025, atau tepat 20 tahun setelah didirikan.Selama dua dekade beroperasi, BTN Syariah telah memainkan peranan penting dalam pertumbuhan induk usahanya dan berkontribusi untuk sektor perumahan nasional dengan membuka akses pembiayaan rumah berbasis syariah kepada masyarakat. Direktur …
Read More »RUPSLB DEWA Sepakat David Ronaldson Jadi Pemegang Saham Mayoritas DEWA
MarketNews.id- Pemegang saham Darma Henwa (DEWA) menyetujui rencana Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) Perseroan Senilai total Rp1,41 triliun. Persetujuan itu diperoleh dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang diselenggarakan Perseroan pada Kamis, 13 Februari 2025. Dalam RUPSLB yang diselenggarakan di Jakarta tersebut, pemegang saham …
Read More »Laba ADMF Anjlok 27 Persen Di 2024 Jadi Rp 1,406 Triliun
MarketNews.id-Adira Dinamika Multi Finance (ADMF), membukukan pertumbuhan pendapatan 5,06 persen secara tahunan menjadi Rp9,989 triliun pada tahun 2024. Bila dirinci, pendapatan dari pembiayaan konsumen tumbuh 2,4 persen secara tahunan menjadi Rp6,19 triliun. Senada, pendapatan dari marjin murabahah meningkat 5,3 persen secara tahunan menjadi Rp1,561 triliun. Demikian juga dengan pendapatan …
Read More »Keluarga Hartono Ajukan Hendra Lembong Sebagai Presdir BCA Mendatang
MarketNews.id- Dwimuria Investama, perusahaan milik Keluarga Hartono telah menyodorkan Gregory Hendra Lembong sebagai Presiden Direktur Bank Central Asia (BBCA) mengantikan Jahja Setiaatmadja. Mengutip biodata calon pengurus BBCA, Gregory Hendra Lembong memiliki pengalaman perbankan di Indonesia dan di luar negeri lebih dari 30 tahun. Dia menjabat sebagai Wakil Presiden Direktur BCA …
Read More »Astra Dukung Paviliun Indonesia Di World Expo 2025 Osaka
Astra Dukung Paviliun Indonesia di World Expo 2025 Osaka MarketNews.id-Dalam rangka mendukung Indonesia menunjukkan komitmennya pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs) dan Visi Indonesia Emas 2045 di kancah dunia. Astra bekerja sama dengan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas (Kementerian PPN/Bappenas) untuk berperan aktif dan berkontribusi dalam partisipasi Indonesia di gelaran World Expo …
Read More »Pertamina Raih Peringkat Ke 32 Dalam Daftar 500 Perusahaan Terbaik Di Asia Pasifik Versi Majalah TIME
MarketNews.id-PT Pertamina (Persero), menjadi perusahaan Indonesia yang menempati peringkat tertinggi dalam daftar 500 perusahaan terbaik di Asia Pasifik versi Majalah TIME dan Statista 2025. Pertamina kokoh sebagai perusahaan terbaik di Asia Pasifik pada peringkat ke-32 dengan skor 93,00. Vice President Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso mengatakan, pemeringkatan Perusahaan didasarkan …
Read More »Petrosea (PTRO) Raih Kontrak Di 2024 Sebesar Rp 64,3 Triliun
MarketNews.id- Petrosea (PTRO), membukukan total nilai perolehan kontrak (backlog) sebesar Rp 64,3 triliun sampai akhir tahun 2024. Chief Investment Officer PTRO, Kartika Hendrawan mengatakan nilai backlog tersebut juga merupakan nilai tertinggi sepanjang lebih dari lima dekade Petrosea berkiprah di sektor pertambangan dan konstruksi. “Dibekali keahlian dengan rekam jejak lebih dari …
Read More »Laba Bersih Unilever Indonesia Anjlok 29,8 Persen Jadi Rp3, 368 Triliun Di 2024
MarketNews.id-Unilever Indonesia (UNVR) mengalami penyusutan penjulan bersih 9,06 persen secara tahunan menjadi Rp35,138 triliun pada akhir tahun 2024. Sejalan, persediaan pun menumpuk 3,42 persen secara tahunan menjadi Rp2,505 triliun. pasalnya, bahan baku meningkat 10,2 persen secara tahunan menjadi Rp829,64 miliar. Ditambah, barang dalam proses melonjak 40,2 persen secara tahunan menjadi …
Read More »
MarketNews.id Media Investasi dan Pasar Modal