MarketNews.id-Aksi beli berulang yang dilakukan Prajogo Pangestu terhadap Barito Renewable Energy (BREN), dinilai persulit saham dengan kapitalisasi pasar terbesat di BEI saat ini masuk indek MSCI (Morgan Stanley Capital International). Pandangan itu disampaikan Pengamat Pasar Modal, Satrio Utomo pada media sosialnya dikutip Selasa 22 Juli 2025. “ Kalau Prajogo Pangestu …
Read More »IHSG Kembali Bangkit Ke Level 5.278 Atau Naik 5,65 Persen
MarketNews.id-Perdagangan saham sepanjang hari ini berjalan atraktif seakan ingin mengganti perdagan…
Investasi Masuk RI Tembus Rp1.539 Per September 2026
MarketNews.id- Realisasi investasi Indonesia sepanjang Januari–September 2026 mencapai Rp1.539,2 tri…
BRI Perkuat Ekonomi Kerakyatan Melalui Pembiayaan Dan Pemberdayaan Jutaan UKM
MarketNews.id- Memasuki dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran R…
Mendagri Tito : Pemerintah Tak Akan Segan Tindak Perusahaan Yang Terlibat Karhutla
MarketNews. id-Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan, pemerintah tidak …
Eks Mendag Muhammad Lutfi Soroti Ancaman MSCI, Singgung Dugaan Tekanan Institusi Singapura
MarketNews.id-Mantan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menyoroti ancaman penurunan status pasar mod…
BEI Sesuaikan Kembali Batas Bawah Auto Rejection Efek Bersifat Ekuitas
MarketNews.id-PT Bursa Efek Indonesia (BEI), melakukan penyesuaian lanjutan terhadap ketentuan batas…
Sealion 5 Belum Memenuhi Standar Uji Keselamatan, ANCAP Kasih 3 Bintang
MarketNews.id-Mobil BYD Sealion 5, SUV plug-in hybrid (PHEV) yang dipasarkan di Australia dan Seland…
BEI Keluarkan Saham HSC Agar Tidak Masuk Dalam Perhitungan IHSG
MarketNews.id-PT Bursa Efek Indonesia (BEI), terus melakukan konsultatif dengan pihak MSCI agar memi…
Suzuki Recall 9.024 Satria Pro Dan F150. Rangka Dan Tangki Jadi Fokus Pemeriksaan
MarketNews.id- Pemilik motor Suzuki Satria Pro dan Satria F150 patut waspada dan segera memeriksa ke…
Redam Gejolak Pasar, BEI Sesuaikan Batas Bawah Auto Rejection Bersifat Ekuitas
MarketNews.id- Dalam rangka memastikan perdagangan efek dapat berjalan secara teratur, wajar dan efi…
Berita Terbaru
Pengendali MMLP Akan Menjual Kepemilikannya Sebesar 83,67 Persen Kepada Astra Grup
MarketNews.id-Saka Industrial Arjaya, anak usaha Astra International (ASII) akan membeli 83,67 persen porsi kepemilikan pada Mega Manunggal Property (MMLP), perusahaan penyedia logistik. Sekretaris Perusahaan MMLP, Jeremy Muliawan menyampaikan, bahwa perseroan menerima pemberitahuan tertulis terkait Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat antara pembeli berencana untuk membeli saham milik para penjual di perseroan …
Read More »Pasok LPG, Pertamina Dukung Koperasi Desa Merah Putih
MarketNews.id-PT Pertamina (Persero), berkomitmen mendukung upaya Pemerintah membangun ekonomi desa melalui pembentukan Koperasi Desa Merah Putih di seluruh Indonesia. Presiden Prabowo Subianto meresmikan peluncuran kelembagaan 80.081 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP/KKMP) di KDMP Bentangan, Desa Bentangan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten, pada Senin, 21 Juli 2025 Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan …
Read More »Ekonom INDEF Ingatkan Kebijakan Tariff AS Dapat Mengancam Indusri Lokal
MarketNews.id-Ekonom Indef menilai, kesepakatan tariff dagang Indonesia dan Amerika Serikat (AS) dapat membebani BUMN dan mengganggu stabilitas neraca perdagangan serta nilai tukar, khususnya di tengah ketidakpastian ekonomi global. Kesepakatan dagang terbaru antara Indonesia dan Amerika Serikat, diumumkan pada 15 Juli 2025, menurunkan tarif impor barang Indonesia ke AS dari 32 …
Read More »COCO Lanjutkan Proses Right issue Terbitkan 2.669,591.943 Saham Baru
MarketNews.id- Wahana Interfood Nusantara (COCO), akan melanjutkan rencana Penambahan Modal Dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu(PMHMETD) II atau right issue dengan menerbitkan 2.669.591.943 saham baru bernominal Rp100 per lembar. Jumlah saham yang ditawarkan setara dengan 75 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Sementara ini, COCO telah mendapat restu …
Read More »Saham Teknologi Jadi Pendongkrak Indeks Hari Ini Ke Level 7.398,19
MarketNews.id Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), naik 86,28 poin atau 1,18 persen ke level 7.398,19 pada penutupan bursa sore ini, Senin 21 Juli 2025. Berdasarkan data idxmobile, investor melakukan 1,944 juta kali transaksi senilai Rp16,15 triliun atas 30,68 miliar saham. WIFI menjadi saham paling banyak ditransaksikan senilai Rp1,458 triliun di …
Read More »RUPSLB Vale Indonesia (INCO) Tidak Kourum. Dirut Batal Dilantik
MarketNews.id- Manajemen Vale Indonesia (INCO), mengumumkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) tanggal 18 Juli 2025 membahas perubahan susunan pengurus tidak memenuhi ketentuan kourum. Pasalnya, jumlah saham dengan hak suara yang sah untuk hadir atau diwakili dalam RUPSLB tersebut hanya 1.962.185.405 saham atau 18,6169 persen dari total 10.539.784.534 saham. …
Read More »Mandiri Sekuritas Luncurkan Program Carnaval 2025 Buat Tingkatkan Potensi Cuan Nasabah
MarketNews.id-Dalam rangka memperingati 25 tahun hari jadinya, PT Mandiri Sekuritas (Mandiri Sekuritas), kembali menggelar program trading competitions; Carnaval 2025 untuk meningkatkan potensi cuan para nasabah retail (individu) dalam berinvestasi di pasar modal Indonesia. Carnaval 2025 menyajikan berbagai kompetisi dan edukasi untuk semua nasabah yang berinvestasi di saham, reksa dana, dan …
Read More »Sepekan Perdagangan Saham Di BEI, Indeks Naik 3,75 Persen Ke Level 7.311,915
MarketNews.id-Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), sepanjang pekan ini berjalan dinamis dan berakhir positif dengan kenaikan Indeks sebesar 3,75 Persen Hari terakhir perdagangan pada Jumat 18 Juli 2025, mencapai puncaknya dimana, Indeks terangkat 0,34 Persen ke Level 7.311,91 Berdasarkan data idxmobile, investor melakukan 1,659 juta kali transaksi senilai Rp16,86 …
Read More »Bukit Uluwatu Tambah Jumlah Right Issue Jadi 4,8 Miliar Lembar Saham
MarketNews.id- Bukit Uluwatu Villa (BUVA), emiten perhotelan milik Hapsoro, menambah jumlah saham baru yang ditawarkan dalam Penambahan Modal Dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau right issue menjadi 4,8 miliar lembar dari 3,6 miliar helai. Sehingga porsi saham baru itu juga meningkat dari 17,48 persen menjadi 23,31 persen …
Read More »
MarketNews.id Media Investasi dan Pasar Modal