MarketNews.id-Bursa Efek Indonesia (BEI), menelisik motif jual beli saham Aviana Sinar Abadi (IRSX) antara pengendali baru dan lamanya pada harga Rp18 per lembar pada tanggal 8 Agustus 2025. Sedangkan harga saham itu pada pasar reguler mencapai Rp116 per lembar. Menanggapi cecaran regulator bursa itu, manajemen IRSX menerangkan bahwa harga transaksi …
Read More »Alasan Presiden Tunjuk Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN : Disiplin Manajemen
MarketNews.id— Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengungkap alasan Presiden RI Prabowo Subiant…
Mayora Indah Catatkan Penjualan 2025 Sebesar Rp38,68 Triliun. Bagikan Dividen Rp60 Per Saham
MarketNews.id-PT Mayora Indah Tbk (MYOR), sebagai produsen makanan dan minuman olahan terus mencatat…
Kepemilikan Obligasi Pemerintah Oleh Investor Asing Dekati Titik Terendah Dalam 20 Tahun
MarketNews.id-Gempuran terhadap perekonomian Indonesia semakin masif yang dilakukan oleh investor fi…
Asuransi Astra Cari Agen Perubahan Dari Kampus
MarketNews.id— Rendahnya tingkat literasi dan inklusi keuangan masih menjadi tantangan yang dihadapi…
Gerak Cepat Taspen, 99 Persen Perserta Pensiun Sudah Terima Gaji Ke 13 Di Hari Pertama Penyaluran
MarketNews.id- PT TASPEN (Persero), telah menyalurkan pembayaran Gaji Ketiga Belas Tahun 2026 kepada…
Dadan Hindayana Jadi Tersangka Korupsi. Ini Beberapa Kontroversi Saat Jadi Kepala BGN
MarketNews.id- Kejaksaan Agung (Kejagung), menetapkan Eks Ketua Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hin…
Danantara Raih Rating Triple B Dari Fitch Rating Buat MTN Global
MarketNews.id-Fitch Ratings menetapkan peringkat Tripel B untuk Obligasi Global MTN dan obligasi per…
Book Cabin Travel Fair 2026 Resmi Digelar Di Jakarta
MarketNews.id- Kebutuhan masyarakat untuk bepergian terus berkembang seperti berlibur, urusan bisnis…
Kejagung Geledah Kantor BGN, Diduga Kasus Tata Kelola Di Era Kepemimpinan Dadan Hindayana
MarketNews.id- Sebagian publik di media sosial tengah ramai menyoroti penggeledahan yang dilakukan K…
DPR Finalisasi UU Pengembangan Dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK)
MarketNews.id- Pimpinan DPR RI bersama Komisi XI DPR RI, mengebut pembahasan finalisasi Undang-Undan…
Berita Terbaru
Lapangan Migas Pertamina Prabumulih Catat Lonjakan Produksi Minyak 486% Dan Gas 935 % Di Atas Target
MarketNews.id-PT Pertamina EP (PEP), Prabumulih Field kembali menorehkan prestasi luar biasa dalam mendukung ketahanan energi nasional sebagai kado 80 tahun kemerdekaan RI. Melalui pengeboran sumur LBK-INF16 di area Lembak, Prabumulih Field berhasil mencatat lonjakan produksi minyak dan gas yang mengesankan. Diketahui, produksi minyak mencapai 2.468 BOPD, meningkat 486,2% dari target …
Read More »JSMR Terbitkan Obligasi Berkelanjutan III Tahap II Tahun 2025 Maksimal Rp 1 Triliun
MarketNews.id-Jasa Marga (JSMR), akan melunasi utang dan setoran modal kepada anak usaha dengan cara menerbitkan surat utang baru. Mengutip keterangan resmi, Rabu 20 Agustus 2025 bahwa JSMR akan menawarkan Obligasi Berkelanjutan III Tahap II tahun 2025 sebanyak-banyaknya Rp1 triliun dalam tiga seri. Seri A senilai Rp120 miliar berbunga 6,4 persen …
Read More »Indeks Saham Kembali Terkerek 1,03 Persen Ke Level 7.943,82
MarketNews.id-Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), naik 80,67 poin atau 1,03 persen ke level 7.943,82 pada penutupan bursa sore ini, Rabu 20 Agustus 2025. Berdasarkan data idxmobile, investor melakukan 2,32 juta kali transaksi senilai Rp20,1 triliun atas 40,33 miliar saham. BBCA dengan nilai transaksi Rp1,7 triliun menjadi saham paling banyak ditransaksikan …
Read More »BUMA Batal Akuisisi Tambang Batubara Metalurgi Terbesar Di Australia
MarketNews.id-Bukit Makmur Internasional, anak usaha BUMA Internasional Grup (DOID) tak jadi membeli Anglo American yang memiliki aset steelmaking coal atau batubara metalurgi. Direktur DOID, Dian Paramita menyampaikan pembatalan pembelian aset di Australia ini dipicu Peabody, penjualnya telah mengakhiri perjanjian jual beli bersyarat pada tanggal 19 Agustus 2025. “Pada hari yang …
Read More »Link Net (LINK) Alami Kerugian Di Semester I 2025 Sebesar Rp691, 69 Miliar, Naik 145 Persen
MarketNews.id-Link Net (LINK), membukukan kenaikan pendapatan 47,1 persen secara tahunan menjadi Rp1,576 triliun pada akhir Juni 2025. Bila dirinci, pendapatan sewa jaringan korporasi melesat 3,305 persen secara tahunan menjadi Rp579,34 miliar. Senada, pendapatan TV kabel pelanggan korporasi terbang 2.247 persen secara tahunan menjadi Rp493,7 miliar. Demikian juga dengan pendapatan lain …
Read More »Pertamina Dan Pindad Luncurkan Teknologi Inspeksi Pipa Migas Ultrasonik Pertama Di Indonesia
MarketNews.id-PT Pertamina (Persero), bekerjasama dengan PT Pindad resmi luncurkan teknologi ultrasonik inspeksi pipa migas pertama di Indonesia. Teknologi yang diberi nama ILI UT (In-Line Inspection Intelligence Pigging Ultrasonic Tool) ini merupakan perangkat intelligent pigging dengan teknologi ultrasonik untuk melakukan inspeksi internal pipa migas secara presisi. Peresmian berlangsung di Warehouse Elnusa …
Read More »Indeks Akhirnya Tertahan Lajunya Dan Turun 0,45 Persen Ke Level 7.862,95
MarketNews.id-Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melorot 35,43 poin atau -0,45 persen ke level 7.862, 95 pada penutupan bursa sore ini, Selasa 19 Agustus 2025. Berdasarkan data idxmobile, investor melakukan 2,168 juta kali transaksi senilai Rp18,53 triliun atas 39,48 miliar saham. ASII mencetak transaksi Rp1,4 triliun di pasar reguler menjadi saham …
Read More »Kimia Farma Satu Satunya Emiten BUMN Kena Peringatan BEI Soal Laporan Keuangan
MarketNews.id- Bursa Efek Indonesia (BEI), melayangkan peringatan pertama kepada 103 emiten yang terlambat menyampaikan laporan keuang semester I 2025. Surat peringatan dijatuhkan kepada 103 emiten pada tangggal 15 Agustus 2025 karena tidak menyatakan laporan keuangan semester I 2025 akan diaudit atau ditelaah oleh Akuntan Publik tapi sampai 31 Juli 2025 belum …
Read More »Uni-Chamr Indonesia (UCID) Rugi Bersih Rp6,2 Miliar Di Semester I 2025
MarketNews.id- Uni-Chamr Indonesia (UCID) mengalami penyusutan pendapatan sedalam 14,3 persen secara tahunan menjadi Rp4,269 triliun pada akhir Juni 2025. Walau beban pokok pendapatan turun 9,8 persen secara tahunan menjadi Rp3,511 triliun. Tapi laba kotor tetap melorot 30,5 persen secara tahunan menjadi Rp755,7 miliar. Bahkan, laba sebelum pajak penghasilan anjlok 96,6 …
Read More »
MarketNews.id Media Investasi dan Pasar Modal