MarketNews.id- Investor kawakan, Hapsoro telah menjual 483.333.334 lembar atau 2,35 persen dari total saham Bukit Uluwatu Villa (BUVA) dalam dua kali transaksi pada tanggal 10 dan 11 September 2025. Dalam keterangan resmi BUVA dikutip Sabtu 13 September 2025, tersurat Hapsoro menjual 150 juta lembar BUVA seharga Rp200 per lembar pada …
Read More »Alasan Presiden Tunjuk Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN : Disiplin Manajemen
MarketNews.id— Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengungkap alasan Presiden RI Prabowo Subiant…
Mayora Indah Catatkan Penjualan 2025 Sebesar Rp38,68 Triliun. Bagikan Dividen Rp60 Per Saham
MarketNews.id-PT Mayora Indah Tbk (MYOR), sebagai produsen makanan dan minuman olahan terus mencatat…
Kepemilikan Obligasi Pemerintah Oleh Investor Asing Dekati Titik Terendah Dalam 20 Tahun
MarketNews.id-Gempuran terhadap perekonomian Indonesia semakin masif yang dilakukan oleh investor fi…
Asuransi Astra Cari Agen Perubahan Dari Kampus
MarketNews.id— Rendahnya tingkat literasi dan inklusi keuangan masih menjadi tantangan yang dihadapi…
Gerak Cepat Taspen, 99 Persen Perserta Pensiun Sudah Terima Gaji Ke 13 Di Hari Pertama Penyaluran
MarketNews.id- PT TASPEN (Persero), telah menyalurkan pembayaran Gaji Ketiga Belas Tahun 2026 kepada…
Dadan Hindayana Jadi Tersangka Korupsi. Ini Beberapa Kontroversi Saat Jadi Kepala BGN
MarketNews.id- Kejaksaan Agung (Kejagung), menetapkan Eks Ketua Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hin…
Danantara Raih Rating Triple B Dari Fitch Rating Buat MTN Global
MarketNews.id-Fitch Ratings menetapkan peringkat Tripel B untuk Obligasi Global MTN dan obligasi per…
Book Cabin Travel Fair 2026 Resmi Digelar Di Jakarta
MarketNews.id- Kebutuhan masyarakat untuk bepergian terus berkembang seperti berlibur, urusan bisnis…
Kejagung Geledah Kantor BGN, Diduga Kasus Tata Kelola Di Era Kepemimpinan Dadan Hindayana
MarketNews.id- Sebagian publik di media sosial tengah ramai menyoroti penggeledahan yang dilakukan K…
DPR Finalisasi UU Pengembangan Dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK)
MarketNews.id- Pimpinan DPR RI bersama Komisi XI DPR RI, mengebut pembahasan finalisasi Undang-Undan…
Berita Terbaru
TBS Energi Utama (TOBA) Akan Catatkan Kerugian Bersih Hingga Akhir 2025
MarketNews.id-TBS Energi Utama (TOBA), akan mencatatkan rugi bersih pada akhir tahun 2025 karena dampak divestasi anak usaha perseroan. Isyarat itu disampaikan Direktur TOBA, Juli Oktarina dalam PE Live 2025, Jumat 12 September 2025. “Secara bottom line tahun ini kami (red- TOBA) memang akan mengalami kerugian karena dampak divestasi anak usaha,” …
Read More »Saham Perbankan Kembali Kerek IHSG Ke Level 7.854,06 Sore Ini
MarketNews.id-Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), naik 106,16 poin atau 1,37 persen ke level 7.854,06 pada penutupan bursa akhir pekan ini, Jumat 12 September 2025. Berdasarkan data idxmobile, investor melakukan 1,844 juta kali transaksi senilai Rp17,85 triliun atas 32,24 miliar saham. HEAL paling banyak ditransaksikan senilai Rp2,41 triliun pada pasar negosiasi. …
Read More »Panca Global Sekuritas Akui Kebobolan. Dana Nasabah Terdampak Telah Dikembalikan
MarketNews.id-Panca Global Sekuritas, anak usaha Panca Global Kapital (PEGE), mengakui telah terjadi penarikan dana dari RDN (Rekening Dana Nasabah ) investor secara berulang ulang dalam waktu singkat pada tanggal 9 September 2025. Direktur PEGE, Trisno Limanto menyatakan, penarikan dana berulang dengan tujuan di luar rekening yang telah didaftarkan investor sebelumnya …
Read More »Victoria Insurance (VINS) Akan Tambah Modal Lewat Private Placement Buat Penuhi Modal
MarketNews.id-Victoria Insurance (VINS), mengakui posisi keuangannya menghadapi tantangan dalam pemenuhan ketentuan ekuitas minimum Rp250 miliar pada akhir Desember 2026 sebagaimana diwajibkan oleh POJK No. 23/2023. Menurut manajemen VINS dengan hanya mengandalkan dari akumulasi laba ditahan saja, tidak cukup untuk memenuhi kewajiban pemenuhan ekuitas minimum pada tahap pertama sebagaimana ketentuan POJK NO. …
Read More »Emiten Sawit Milik Group Salim Kena Sanksi OJK
MarketNews.id-Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menjatuhkan sanksi administrasi dan perintah tertulis kepada PP London Sumatra Indonesia (LSIP). Pasalnya, emiten sawit grup Salim itu kedapatan melakukan pelanggaran peraturan pasar modal dengan ketegori sedang. Hal itu terkuak dari notasi khusus G yang melekat pada ujung kode perdagangan sahamnya. Untuk diketahui, BEI akan melekatkan …
Read More »Pertamina Sudah Setor Pajak, Dividen Dan PNBP Rp225 Triliun Hingga Juli 2025
MarketNews.id-PT Pertamina (Persero) menjadi BUMN terbesar yang memberikan kontribusi kepada penerimaan negara sepanjang tahun 2025. Hingga Juli 2025, Pertamina mencatatkan kontribusi sebesar Rp225,6 triliun yang dalam bentuk pajak, dividen dan PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak). Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri mengatakan, Pertamina secara konsisten memberikan kontribusi pada …
Read More »Didorong Saham Perbankan, Indeks Saham Terkerek 0,64 Persen Ke Level 7.747,9
MarketNews.id-Indeks Harga Saham Gabungan(IHSG) naik 48,89 poin atau 0,64 persen ke level 7.747,9 pada penutupan bursa sore ini, Kamis 11 September 2025. Berdasarkan data idxmobile, investor melakukan 1,945 juta kali transaksi senilai Rp18,1 triliun atas 32,06 miliar saham. BBCA menjadi saham paling banyak ditransaksikan senilai Rp1,84 triliun di pasar reguler. …
Read More »Hingga Akhir Juni 2025, Akumulasi Kerugian KAEF Mencapai Rp5,23 Triliun
MarketNews.id- PT Kimia Farma Tbk (KAEF), mengalami penyusutan penjualan sedalam 17,3 persen secara tahunan menjadi Rp4,3 triliun pada akhir Juni 2025. Pemicunya, penjualan obat ethical, obat generik, obat OTC dan penjualan alkes serta jasa klinik produk pihak ketiga turun sedalam 22,2 persen secara tahunan menjadi Rp2,82 triliun. Tapi penjualan obat …
Read More »Pengendali FUTR Hargai Sahamnya Rp11 Per Lembar. Sementara Investor Ritel Berburu Hingga Rp330 Per Saham
MarketNews.id-Aurora Dhana Nusantara (Ardhantara ), telah membeli 2.985.998.000 lembar atau 45 persen dari total saham Futura Energi Global (FUTR) pada tanggal 9 September 2025. Direktur Utama Ardhantara, Gregory Dhana N mengungkapkan transaksi itu terjadi pada harga Rp11 per lembar. Sehingga Ardhantara merogoh Rp32,84 miliar untuk menguasai 45 persen dari tota saham …
Read More »
MarketNews.id Media Investasi dan Pasar Modal