MarketNews.id-Perdagangan saham sepanjang hari ini berjalan atraktif didorong saham pertambangan dan kawasan industri. Indeks sahampun tembus 6.500 pertama dibulan Agustus 2026 ini.
Likuiditas pasar juga ikut terkerek tajam, tercermin dari frekuensi transaksi mencapai 2,26 juta kali dengan nilai Rp15,77 triliun.
IHSG ditutup menguat 107 poin atau 1,68% ke level 6.501 pada akhir perdagangan hari ini, Kamis 20 Agustus 2026 atau rebound dari sesi perdagangan kemarin yang ditutup melemah 0,86%.
Sepanjang sesi, indeks menembus level psikologis 6.514 sekaligus yang tertinggi secara intraday dan terendah di level 6.444. Penguatan indeks didorong oleh saham-saham komoditas dan industri, dengan nilai transaksi mencapai Rp15,77 triliun dan volume 77,09 miliar saham.
Sebanyak 480 saham naik, 196 turun, dan 287 stagnan. Tiga daftar emiten yang menjadi pemimpin puncak dari setiap kategori sebagai berikut:
Top Gainers:
- BRRC : naik 31,25% ke 84, volume 493 juta, nilai Rp38 miliar, frekuensi 18 ribu kali.
- TRUK : naik 25,00% ke 775, volume 5 juta, nilai Rp3 miliar, frekuensi 1.952 kali.
- KIJA : naik 24,85% ke 206, volume 3 miliar, nilai Rp479 miliar, frekuensi 90 ribu kali.
Top losers yaitu:
- CTBN : turun 12,53% ke 3.490, volume 870 ribu, nilai Rp3 miliar, frekuensi 1.175 kali.
- BAJA : turun 9,82% ke 294, volume 2 juta, nilai Rp510 juta, frekuensi 516 kali.
- ARKO : turun 9,65% ke 5.150, volume 10 juta, nilai Rp52 miliar, frekuensi 5.172 kali.
Adapun saham top value yaitu :
- AMMN : nilai transaksi Rp717 miliar, volume 162 juta, frekuensi 34 ribu kali.
- BUMI : nilai Rp666 miliar, volume 4 miliar, frekuensi 52 ribu kali.
- BRMS : nilai Rp563 miliar, volume 829 juta, frekuensi 48 ribu kali.
Untuk tiga saham top volume yaitu:
- BUMI : Jumlah transaksi mencapai 4 miliar saham, nilai Rp666 miliar.
- KIJA : 3 miliar saham, nilai Rp479 miliar.
- BWPT : 2 miliar saham, nilai Rp230 miliar.
Lalu tiga emiten top frekuensi yaitu :
- KIJA : 90 ribu kali, nilai Rp479 miliar.
- BAIK : 58 ribu kali, nilai Rp83 miliar.
- BWPT : 55 ribu kali, nilai Rp230 miliar.
MarketNews.id Media Investasi dan Pasar Modal