MarketNews.id-PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU), berhasil tingkatkan laba bersih yang diperoleh di 2025 dibanding laba 2024. Padahal, dari sisi pendapatan, RATU alami penurunan dari USD57,74 juta menjadi USD49,31 juta. Sementara laba bruto perseroan justru naik jadi USD24,08 juta dari sebelumnya USD22,45 juta dengan beban pokok ikut turun jadi USD25,22 juta dari sebelumnya USD35,29 juta.
RATU mencatatkan kinerja positif sepanjang 2025 dengan membukukan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar USD15,26 juta, meningkat dibandingkan tahun 2024 yang sebesar USD13,87 juta.
Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian yang berakhir pada 31 Desember 2025 dan diunggah melalui Keterbukaan Informasi di laman IDX, Kamis (19/3), perseroan juga mencatat laba tahun berjalan sebesar USD15,20 juta, naik dari USD13,95 juta pada tahun sebelumnya.
Secara operasional, pendapatan bersih tercatat sebesar USD49,31 juta, turun dari USD57,74 juta pada tahun sebelumnya. Namun laba bruto tercatat sebesar USD24,08 juta, meningkat dari USD22,45 juta pada tahun sebelumnya, dengan beban pokok pendapatan turun dari USD35,29 juta menjadi USD25,22 juta. Capaian laba sebelum pajak penghasilan meningkat menjadi USD26,02 juta dari USD24,76 juta pada 2024.
Di sisi neraca, total aset perseroan meningkat signifikan menjadi USD76,01 juta per akhir 2025, dibandingkan USD52,82 juta pada 2024. Jumlah kas dan setara kas bertambah dari USD10,39 juta menjadi USD24,82 juta.
Jumlah liabilitas berhasil ditekan menjadi USD19,41 juta dari USD25,42 juta pada tahun sebelumnya. Dengan demikian, total ekuitas perseroan melonjak menjadi USD56,60 juta dari USD27,39 juta pada 2024, mencerminkan penguatan struktur permodalan yang solid.
MarketNews.id Media Investasi dan Pasar Modal