Home / Otoritas / Bursa Efek Indonesia / Petrosea (PTRO) Akuisisi Dua Perusahaan Layanan Kepelabuhanan

Petrosea (PTRO) Akuisisi Dua Perusahaan Layanan Kepelabuhanan

MarketNews.id-Sebagai perusahaan pertambangan, infrastruktur dan Jasa Migas, PT Petrosea  Tbk (PTRO) semakin masuk ke hilir bisnis jasa layanan kepelabuhan.

Belakangan perusahaan milik taipan Prajogo Pengestu ini semakin merambah layanan jasa dengan mengakuisisi dua perusahaan melalui anak usaha  PT Petrosindo Sinergi Alur (PSA) yakini PT Vista Maritim Asia (VMA) Dan Nusantara Arung Samudera (NAS) Senilai masing-masing Rp 550 juta.

PTRO melalui anak usahanya, PT Petrosindo Sinergi Alur (PSA) mengakuisisi mayoritas yaitu 55 persen saham PT Vista Maritim Asia (VMA). Transaksi senilai Rp550 juta ini dilakukan pada 24 Februari 2026 yang terbagi masing-masing 50 persen dari Lius Kastomo dan 5 persen dari Jalu Yogo Santoso.

Anto Broto, Sekretaris Perusahaan PTRO dalam keterbukaan informasi, Rabu (25/2) menjelaskan bahwa PT VMA merupakan perusahaan yang bergerak di bidang layanan kepelabuhanan laut. Dengan akuisisi ini diyakini akan memperkuat integrasi rantai nilai pit-to-port guna mendukung ekspansi usaha PTRO di masa mendatang.

“Transaksi pengambilalihan saham VMA akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kinerja operasional Perseroan.

Selain itu, ini merupakan bagian dari strategi pengembangan operasional untuk meningkatkan sinergi antar entitas dalam perseroan,” ujar Anto.

Struktur kepemilikan VMA pasca akuisisi menempatkan PSA sebagai pemegang saham mayoritas dengan 55 persen, sementara PT Adamas Indonesia Energi memiliki 31,5 persen dan PT Wisesa Maritim Nusantara 13,5 persen.

Selain transaksi tersebut, PTRO melalui anak usahanya yang lain yaitu PT Petrosindo Sinergi Samudera (PSS) juga melakukan aksi korporasi serupa dengan melakukan akuisisi mayoritas saham PT Nusantara Arung Samudera (NAS) sebesar 55 persen senilai Rp550 juta.

Saham tersebut terdiri dari 45 persen milik Karen Nathani dan 10 persen milik Maifian Juni Candra. NAS bergerak di bidang layanan kepelabuhanan laut, dan akuisisi ini diharapkan memperkuat integrasi rantai nilai pit-to-port untuk mendukung ekspansi usaha PTRO.

“Transaksi pengambilalihan saham NAS akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kinerja operasional perseroan.

Transaksi ini merupakan bagian dari strategi pengembangan operasional untuk meningkatkan sinergi antar entitas dalam perseroan,” sambung Anto.

Struktur kepemilikan NAS pasca akuisisi menempatkan PSS sebagai pemegang saham mayoritas dengan 55 persen, sementara PT Adamas Indonesia Energi memiliki 31,5 persen dan PT Wisesa Maritim Nusantara 13,5 persen.

Petrosea menegaskan bahwa akuisisi ini bukan merupakan transaksi material maupun afiliasi sesuai ketentuan POJK .

Check Also

PACK Kasih Pinjaman Rp1,34 Triliun Buat Dua Anak Usaha Tanpa Bunga Dan Jaminan

MarketNews.id-PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk (PACK), berikan pinjaman tanpa bunga dan jaminan kepada dua …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *