Home / Otoritas / Bursa Efek Indonesia / Sabana Prawira Widjaja, Pengendali Ultra Jaya (ULTJ) Beli 700 Ribu Lembar Saham ULTJ Di pasar Senilai Rp1 Miliar

Sabana Prawira Widjaja, Pengendali Ultra Jaya (ULTJ) Beli 700 Ribu Lembar Saham ULTJ Di pasar Senilai Rp1 Miliar

MarketNews.id-Disaat Pemerintah lewat Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sedang berkutat buat aturan baru soal free float saham publik di pasar, ternyata masih ada pemegang saham pengendali atau mayoritas atau emiten membeli kembali sahamnya di pasar sekunder.

Memang, Pemerintah lewat OJK pernah memberi kesempatan buat pemegang saham mayoritas untuk membeli kembali sahamnya lewat program buyback, dengan alasan karena saham bersangkutan dinilai terlalu rendah harganya tanpa melalui mekanisme persetujuan RUPS.

Disaat pasar sudah kembali normal dan OJK akan akan menambah ketentuan free float, tentunya tidak elok bila pemegang saham Pengendali menambah kepemilikannya.

Beberapa emiten dan pemegang saham pengendali dengan dalih investasi justru membeli kembali sahamnya di pasar. Langkah ini tentunya membuat program peningkatan jumlah saham beredar semakin sulit dicapai.

Sebagai informasi, ketentuan free float saat ini adalah 7,5 persen. Untuk aturan baru yang sedang disiapkan, ketentuan free float akan di naikkan sekitar 10 persen. Tapi langkah peningkatan free float tampaknya belum dapat dilakukan saat ini. Seperti yang dilakukan Presdir PT Ultra Jaya Milk, dengan membeli saham perusahaan miliknyasendiri.

Presiden Direktur PT Ultra Jaya Milk Industry & Trading Company Tbk (ULTJ), Sabana Prawira Widjaja, melaporkan peningkatan kepemilikan saham perseroan secara pribadi.

Mengutip Keterbukaan Informasi melalui laman resmi IDX, Selasa (6/1), transaksi ini dilaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sesuai ketentuan POJK No. 4/2024.

Dalam laporan yang tercatat dengan nomor LK/06012026/0002/1 per 6 Januari 2026, Sabana menyatakan telah membeli 700.000 saham biasa ULTJ pada 30 Desember 2025. Transaksi dilakukan dengan harga Rp 1.440 per saham, sehingga total nilai transaksi pembelian mencapai Rp1 miliar.

Dengan pembelian ini, total kepemilikan saham Sabana di Ultra Jaya meningkat dari sebelumnya 5.527.219.300 unit menjadi 5.527.919.300 unit.

Meski demikian, proporsi hak suaranya tetap stabil di level 53,16%. Transaksi ini dikategorikan sebagai kepemilikan tidak langsung dan dinyatakan bukan untuk tujuan pengendalian perusahaan.

Dalam laporannya, Sabana menjelaskan tujuan transaksi adalah untuk kepentingan bisnis. Ultra Jaya merupakan perusahaan consumer goods yang terkenal dengan produk susu dan minuman.

M Rizki A

Check Also

Bank Jakarta Raih Penghargaan Regulatory Compliance Award

MarketNews.id-Konsistensi Bank Jakarta dalam menerapkan tata kelola perusahaan berhasil meraih penghargaan Gold Regulatory Compliance pada …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *