Home / Otoritas / Bursa Efek Indonesia / PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) Terbitkan Obligasi Senilai Rp 900 Miliar

PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) Terbitkan Obligasi Senilai Rp 900 Miliar

MarketNews.id Di saat tingkat bunga masih stabil, menerbitkan obligasi jadi salah satu pilihan dunia usaha untuk meraih pinjaman. PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) menerbitkan Obligasi Berkelanjutan IV Tahap II-2023 sebesar Rp 900 miliar.

Obligasi tersebut diterbitkan dua seri, yakni seri A senilai Rp468 miliar dengan tenor tiga tahun, bunga 7,35 persen. Sedangkan seri B senilai Rp432 miliar dengan tenor lima tahun, bunga delapan persen.

PT Summarecon Agung Tbk (SMRA), berencana menerbitkan surat utang sebesar Rp900 miliar, yang sebagian besar dananya akan dimanfaatkan untuk mengembangkan residensial dan/atau bangunan komersial beserta sarana maupun prasarana penunjang.

Berdasarkan keterbukaan informasi SMRA yang dipublikasi di Jakarta, Senin 16 Oktober 2023, perseroan akan menerbitkan Obligasi Berkelanjutan IV Tahap II-2023 sebesar Rp900 miliar. Pada aksi korporasi ini, SMRA menunjuk PT Indo Premier Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi obligasi.

Pada Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) atas Obligasi Berkelanjutan IV ini, total target yang akan dihimpun mencapai Rp3 triliun. Sebelumnya, SMRA telah menerbitkan Obligasi Berkelanjutan IV Tahap I-2022 sebesar Rp448,45 miliar.

Sementara itu, rencana penerbitan Obligasi Berkelanjutan IV Tahap II-2023 sebesar Rp900 miliar akan terbagi menjadi dua seri, yakni Seri A senilai Rp468 miliar bertenor tiga tahun, dengan tingkat bunga 7,35 persen per tahun.

Sedangkan Obligasi Berkelanjutan IV Tahap II-2023 Seri B senilai Rp432 miliar bertenor lima tahun, dengan tingkat bunga 8 persen per tahun. Pembayaran bunga obligasi pertama akan dilakukan pada 19 Januari 2024.

Rencananya, sebesar 85 persen dana hasil penerbitan obligasi – setelah dikurangi biaya-biaya emisi – akan digunakan oleh SMRA untuk meningkatkan penyertaan modal kepada PT Summarecon Property Development ( SMPD ). Selanjutnya, dana ini akan digunakan oleh SMPD untuk meningkatkan penyertaan modal pada PT Serpong Cipta Cahaya ( SPCC ).

Kemudian, SPCC akan menggunakan dana tersebut untuk membeli lahan dari pihak ketiga (tidak terafiliasi) di Kabupaten Tangerang, dengan nilai pembelian lahan Rp1,5 triliun yang sebagian akan dibayarkan dengan menggunakan dana hasil penerbitan obligasi Rp760,7 miliar.

“Lahan tersebut akan dikembangkan untuk residensial dan/atau bangunan komersial beserta sarana dan prasarana penunjangnya, dengan target pembangunan paling cepat akan dilakukan pada Kuartal IV-2024,” demikian disampaikan manajemen SMRA.

Sedangkan, sebesar 15 persen dari dana hasil penerbitan obligasi akan digunakan untuk modal kerja SMRA, berupa kegiatan operasional seperti biaya pemasaran, biaya umum dan administrasi, biaya pembangunan dan pengembangan hunian, bangunan komersial dan kavling beserta sarana dan prasarana penunjang di daerah Summarecon Kelapa Gading dan Summarecon Bekasi dan/atau biaya operasional pusat perbelanjaan Summarecon Mall Kelapa Gading.

Perlu diketahui, penawaran umum obligasi dengan peringkat idA+ (Single A Plus) ini dilakukan pada 16 Oktober 2023 hingga pukul 15.00 WIB. Sementara itu, penjatahan dilakukan pada 17 Oktober 2023, Tanggal Emisi ditetapkan pada 19 Oktober 2023 dan pencatatan obligasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 20 Oktober 2023.

Check Also

Pertamina Patra Niaga Berhasil Penuhi Kebutuhan Avtur Selama Musim Haji 2024.

MarketNews.id- Pertamina Patra Niaga berhasil penuhi kebutuhan penerbangan haji di 13 bandara yang melayani penerbangan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *