Home / Otoritas / Bursa Efek Indonesia / PT Indosat Ooredoo Tbk Raih Laba Bersih Rp128,75 miliar Di Kuartal I 2022

PT Indosat Ooredoo Tbk Raih Laba Bersih Rp128,75 miliar Di Kuartal I 2022

Marketnews.id PT Indosat Ooredoo Tbk dalam tiga bulan pertama tahun ini mampu meningkatkan pendapatan hingga 57,89 persen, sementara jumlah beban yang didapatkan naik 50,7 persen. Sedangkan laba bersih yang diraih perseroan sebesar Rp 128,75 miliar turun 25,2 persen dibanding periode yang sama tahu lalu.

Selama tiga bulan pertama 2022, PT Indosat Tbk (ISAT) mencatatkan laba bersih senilai Rp128,75 miliar atau mengalami penurunan 25,2 persen dibanding periode yang sama tahun lalu, yakni Rp172,16 miliar.


Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan di Jakarta, Kamis 28 April 2002, ISAT mampu membukukan pendapatan di kuartal I-2022 mencapai Rp10,87 triliun, melambung 47,89 persen dibanding periode yang sama 2021 sebesar Rp7,35 triliun.


Adapun jumlah beban yang dicatatkan ISAT selama tiga bulan pertama tahun ini sebesar Rp9,66 triliun atau meningkat 50,7 persen (year-on-year). Sehingga, laba bruto pada kuartal I-2022 menjadi Rp1,21 triliun, lebih tinggi dibanding tahun lalu, yakni Rp929,35 miliar.


Pada kuartal I-2022, ISAT mencatatkan biaya keuangan Rp1,07 triliun atau mengalami peningkatan dibanding tahun lalu, sebesar Rp929,35 miliar.


Adapun jumlah laba sebelum pajak penghasilan untuk periode yang berakhir hingga 31 Maret 2022 tercatat Rp169,89 miliar, lebih rendah dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar Rp299,64 miliar.


Dengan adanya manfaat pajak penghasilan (neto) di kuartal I-2022 sebesar Rp1,35 miliar, maka laba periode berjalan yang dicatatkan ISAT menjadi Rp164,24 miliar.

Sedangkan, besaran laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk senilai Rp128,75 miliar. Pada kuartal I-2021, laba bersih ISAT sebesar Rp172,16 miliar.


Per 31 Maret 2022, total liabilitas ISAT tercatat Rp74,03 triliun atau mengalami lonjakan dibanding per 31 Desember 2021 yang senilai Rp53,09 miliar. Sedangkan total ekuitas hingga akhir Maret 2022 tercatat Rp26,91 triliun atau mengalami kenaikan dibanding per akhir Desember 2021 yang sebesar Rp10,3 triliun.

Check Also

Antisipasi Kebutuhan Idulfitri, Pertamina Tambah 7,36 Juta Tabung LPG 3 Kilo.

MarketNews.id Pertamina melalui anak usahanya, PT Pertamina Patra Niaga, telah menambah pasokan LPG 3 kilogram …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *