Home / Korporasi / BUMN / Meski Raih Laba Bersih Rp 51,85 Miliar, PT Semen Baturaja Tidak Bagikan Dividen Buat Pemegang Saham

Meski Raih Laba Bersih Rp 51,85 Miliar, PT Semen Baturaja Tidak Bagikan Dividen Buat Pemegang Saham

Marketnews.id Pemegang saham PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR) dapat berbesar hati, untuk tahun buku 2021 tidak menerima dividen atas keuntungan yang diperoleh oleh SMBR. Seluruh laba bersih yang berhasil diraih tahun lalu telah diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPS) tidak dibagikan sebagai dividen tapi tetapkan sebagai dana cadangan yang akan digunakan untuk investasi perusahaan sesuai dengan pertimbangan kondisi perekonomian.

Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR) yang dipimpin Komisaris Utama, Franky Sibarani telah menyetujui jumlah laba bersih 2021 sebesar Rp51,85 miliar ditetapkan sebagai dana cadangan.


“Laba bersih 2021 ditetapkan sebagai cadangan lainnya yang digunakan untuk investasi perusahaan sesuai dengan pertimbangan kondisi perekonomian Indonesia, kebutuhan dana untuk investasi pengembangan dan untuk menjaga likuiditas perseroan dalam kondisi baik,” demikian salah satu hasil RUPST SMBR yang digelar di Jakarta, Jumat 25 Maret 2022.


RUPST juga menyetujui perubahan susunan pengurus SMBR yang dilandasi oleh kebutuhan dalam menghadapi tantangan BUMN ke depannya. Jobi Triananda Hasjim yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Utama digantikan oleh Daconi.


Sementara itu, Daconi yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Produksi dan Pengembangan digantikan oleh Suherman Yahya. Sedangkan, M Jamil yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko digantikan oleh Tubagus Muhammad Dharury.


Amrullah yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Umum & SDM digantikan oleh Gatot Mardiana dan RUPST juga menyetujui pemberhentian Endang Tirtana sebagai Komisaris Independen. Pemegang saham menyetujui pengangkatan kembali Oke Nurwan sebagai Komisaris.


Dengan demikian, susunan pengurus SMBR yang baru berdasarkan keputusan RUPST Tahun Buku 2021 adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Komisaris Utama: Franky Sibarani
Komisaris: Oke Nurwan
Komisaris Independen: Darusman Mawardi
Komisaris Independen: Chowadja Sanova.


Direksi
Direktur Utama: Daconi
Direktur Produksi & Pengembangan: Suherman Yahya
Direktur Keuangan: Tubagus Muhammad Dharury
Direktur Umum & SDM: Gatot Mardiana
Direktur Pemasaran: Mukhamad Saifudin.


Dalam laporan yang disampaikan oleh Direktur Keuangan & Manajemen Risiko, M Jamil menyebutkan bahwa perseroan berhasil melalui situasi sulit di masa pandemi Covid-19 dengan membukukan volume penjualan sebesar 1,9 juta ton atau meningkat 1 persen (year-on-year).


SMBR juga mampu mempertahankan pangsa pasar di wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel), yakni sebesar 31 persen. Selain itu, peningkatan pangsa pasar terjadi di wilayah Lampung yang mencapai 29 persen atau naik 1 persen (y-o-y).


Dari sisi kinerja keuangan, SMBR bisa memaksimalkan penjualan dengan capaian sebesar Rp1,8 triliun atau meningkat 2 persen (y-o-y). Sehingga, laba bersih perseroan di 2021 bertumbuh 372 persen (y-o-y) menjadi Rp 51,8 miliar.


“Meskipun industri semen masih mengalami kondisi over supply, namun kinerja positif perseroan tak luput dari inisiatif strategis yang kami terapkan di perusahaan untuk terus melakukan efisiensi melalui program SMBRGO45 dan meningkatkan produktivitas melalui SMBRGO3T,” papar Jamil.

Check Also

Komitmen Pemerintah Lakukan Reformasi Pasar Modal, Berpotensi Indeks  Naik Ke Level 8.210

MarketNews.id-Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)’ melanjutkan penguatan pada perdagangan siang ini dan berhasil bergerak di …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *