Home / Otoritas / Bursa Efek Indonesia / PT Triputra Agro Persada Tbk Resmikan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Baru Dengan Kapasitas 45 Ton Per Jam

PT Triputra Agro Persada Tbk Resmikan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Baru Dengan Kapasitas 45 Ton Per Jam

Marketnews.is Harga Crude Palm Oil (CPO) belakangan ini terus meningkat dan harga penjualan mencapai harga maksimal di awal musim dingin lalu. Selain pasar Eropa kembali bersahabat dengan produk sawit ini, meningkatnya harga komoditas ikut menggerek harga sawit di pasar global.

Di pasar lokal, harga minyak sawit setiap minggu juga ikut naik bahkan terjadi pembatasan pembelian buat kebutuhan rumah tangga. Terus meningkatnya harga CPO ini dimanfaatkan oleh seluruh emiten Sawit untuk meningkatkan produksi termasuk PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG).

PT Triputra Agro Persada Tbk. meresmikan pabrik kelapa sawit (PKS) baru untuk meningkatkan kapasitas produksi Crude Palm Oil (CPO) melalui salah satu anak usahanya.

Direktur TAPG Geroge Oetomo mengatakan, pabrik baru tersebut memiliki kapasitas olah sebanyak 45 ton per jam dan berlokasi di Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah

Dengan tambahan satu PKS baru ini, maka emiten berkode saham TAPG ini memiliki 17 unit PKS, dengan total kapasitas olah sebanyak 950 ton per jam.


“Kami terus berupaya untuk meningkatkan produksi dan penjualan dari tahun sebelumnya. Dengan tambahan PKS baru ini, kami dapat meningkatkan produksi CPO dan palm kernel, dan menambah peluang kerja sama dengan para petani kelapa sawit di sekitar konsesi anak usaha perseroan,” kata George dalam keterangan resminya, Selasa, 7 Desember2021.

Dia melanjutkan, dengan bertambahnya umur tanaman kelapa sawit dan peningkatan produksinya, maka perseroan perlu menambah kapasitas olah dari PKS yang ada.

Saat ini, melalui anak usahanya, perseroan tengah membangun satu PKS dengan kapasitas olah 30 ton per jam di Kalimantan Timur dan 1 Kernel Crushing Plant (KCP) dengan kapasitas olah 300 ton per hari yang dilengkapi dengan Biogas Plant di Kalimantan Tengah.


Adapun hingga September 2021, produksi crude palm oil (CPO) perseroan tercatat sebesar 655 ribu ton, atau naik sebanyak 12,5 persen dari periode tahun sebelumnya.

Selanjutnya, produksi palm kernel (PK) mencapai 132 ribu ton, atau tumbuh 9,3 persen karena peningkatan TBS Inti dan pembelian dari eksternal.

Lalu, bagaimana kinerja perusahaan sepanjang sembilan bulan terakhir ini. Berdasarkan laporan keuangan per September 2021, TAPG membukukan pendapatan senilai Rp4,45 triliun atau naik 24,90 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu senilai Rp3,56 triliun.

Laba periode berjalan TAPG yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk pun melesat 186,29 persen menjadi Rp713,16 miliar dari sebelumnya Rp249,10 miliar.

Check Also

Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) Raih Kenaikan Laba Bersih Di 2021 Jadi Rp 3,03 Triliun

Marketnews.is Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) catat debut pertamanya setelah merger dengan bank syariah milik …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *