Home / Otoritas / Bursa Efek Indonesia / PT Adaro Energy Tbk Siapkan Rp4 Triliun Buat Buyback Sahamnya Di Lantai Bursa

PT Adaro Energy Tbk Siapkan Rp4 Triliun Buat Buyback Sahamnya Di Lantai Bursa

Marketnews.id Harga saham emiten atau perusahaan di lantai bursa, belum tentu mencerminkan harga yang wajar sebuah perusahaan. Banyak faktor yang menentukan harga suatu saham, mulai dari sisi fundamental maupun teknikal bahkan dari sisi sentimen pasar.

PT Adaro Energy Tbk telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 4 triliun untuk membeli kembali saham yang beredar di pasar. Jumlah saham yang akan dibeli kembali pun tidak lebih dari 20 persen dari saham yang telah dicatatkan. Manajemen Adaro menilai, harga saham yang terbentuk saat ini masih terlalu rendah dibandingkan dengan kinerja usaha perseroan. Itulah sebabnya perseroan berniat dan telah mendapat restu dari OJK untuk membeli kembali saham perseroan di pasar sekunder.

PT Adaro Energy Tbk (ADRO) berencana melakukan  buyback  saham secara bertahap dengan besaran target  buyback  saham sebanyak Rp4 triliun. Rencana ini dilakukan manajemen mulai 27 September 2021 sampai dengan tanggal 26 Desember 2021.


Sekretaris Perusahaan ADRO, Mahardika Putranto, menjelaskan bahwa aksi korporasi ini tidak akan merugikan pemegang saham. Untuk jumlah saham yang akan dibeli kembali tidak akan melebihi 20 persen dari modal disetor dengan ketentuan paling sedikit saham yang beredar adalah 7,5 persen dari modal disetor perseroan.


“Perseroan berkeyakinan bahwa pelaksanaan pembelian kembali saham tidak akan memberikan pengaruh negatif terhadap kinerja dan pendapatan perseroan karena saldo laba dan arus kas yang tersedia saat ini sangat mencukupi untuk kebutuhan dana pelaksanaan pembelian kembali saham perseroan,” ujar Mahardika dalam keterangannya, Selasa, 28 September 2021.


Pembelian kembali saham perseroan akan menggunakan dana dari kas internal karena saat ini perseroan memiliki permodalan dan arus kas yang baik dan cukup untuk membiayai seluruh kegiatan usaha dan operasional. Dana kas juga dinilai cukup untuk belanja modal serta pembelian kembali saham perseroan.


“Dengan dilaksanakannya  buyback  saham ini, kami berharap bisa memberikan tingkat pengembalian yang baik bagi pemegang saham serta meningkatkan kepercayaan investor sehingga harga saham perseroan dapat mencerminkan kondisi fundamental yang sebenarnya,” pungkasnya.

Check Also

IFG Apresiasi Kinerja Jamkrindo, Dorong UMKM Naik Kelas Secara Berkelanjutan

MarketNews.id- Indonesia Financial Group (IFG), mengapresiasi kinerja PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) sepanjang 2025 yang …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *