Home / Korporasi / BUMN / Pendapatan PT Wijaya Karya Beton Terpuruk, Laba Bersih Drop Hingga 75 Persen

Pendapatan PT Wijaya Karya Beton Terpuruk, Laba Bersih Drop Hingga 75 Persen

Marketnews.id Pendemi Covid-19 telah membuat kinerja PT Wijaya Karya Beton Tbk sepanjang 2020 menurun.drastis. Laba bersih perseroan turun hingga 75 persen. Selain itu, pendapatan mengalami penurunan hingga 32,18 persen. Bagaimanakah kinerja perseroan tahun ini.

PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) hanya mampu membukukan laba bersih untuk Tahun Buku 2020 senilai Rp128,05 miliar, padahal setahun sebelumnya perseroan masih mampu meraih laba bersih mencapai Rp512,35 miliar.


Berdasarkan laporan keuangan WTON yang dipublikasi di Jakarta, Senin (15/3), penurunan laba bersih tersebut dipengaruhi kinerja buruk pada pos pendapatan usaha di 2020 yang anjlok menjadi Rp4,8 triliun dari Rp7,08 triliun di 2019.


Namun, sepanjang tahun lalu WTON cukup mampu menekan beban pokok pendapatan menjadi Rp4,49 triliun dari Rp6,13 triliun di 2019. Sehingga, pada 2020 jumlah laba bruto perseroan tercatat sebesar Rp309,52 miliar atau lebih rendah dibanding perolehan setahun sebelumnya yang mencapai Rp950,72 miliar.


Pada 2020, WTON mencatat jumlah beban umum dan administrasi sebesar Rp120,35 miliar, beban pengembangan bisnis senilai Rp4 miliar dan beban pemasaran sebesar Rp783,14 juta. Dengan demikian, laba usaha WTON di sepanjang 2020 tercatat mengalami penurunan menjadi Rp184,4 miliar dari Rp795,41 miliar di 2019.


Adapun laba sebelum pajak yang diraih WTON untuk Tahun Buku 2020 sebesar Rp130,5 miliar atau jauh lebih rendah ketimbang di 2019 yang mencapai Rp626,27 miliar. Sedangkan, beban pajak penghasilan di 2020 tercatat Rp7,36 miliar atau lebih rendah dibanding beban pajak di 2019 yang sebesar Rp115,56 miliar.


Per 31 Desember 2020, total liabilitas WTON menurun menjadi Rp5,12 triliun dari Rp6,83 triliun per 31 Desember 2019. Namun, ekuitas perseroan per akhir tahun lalu juga tercatat menurun menjadi Rp3,39 triliun dibanding posisi per akhir 2019 yang sebesar Rp3,51 triliun.

Check Also

BI : Cadangan Devisa RI Akhir April 2021 Naik Jadi USD138,8 Miliar

Marketnews.id Bank Indonesia (BI) hingga akhir April 2021 mencatat peningkatkan jumlah cadangan devisa negara menjadi …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *