Home / Otoritas / Bursa Efek Indonesia / PT Tower Bersama Infrastructure Tbk Akan Jual Obligasi Rp 2,9 Triliun Dengan Rating AA+ Dari Fitch Rating

PT Tower Bersama Infrastructure Tbk Akan Jual Obligasi Rp 2,9 Triliun Dengan Rating AA+ Dari Fitch Rating

Marketnews.id Sekali lagi kinerja usaha dan reputasi bisa jadi modal kepercayaan untuk meraih pendanaan. PT Tower Bersama Infrastructure Tbk akan melakukan penawaran umum berkelanjutan (PUB) atas Obligasi Berkelanjutan IV Tahap III -2021 senilai Rp 2,9 triliun. Obligasi yang akan di lepas ini telah mendapat rating dari Fitch AA+.

PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) berencana melakukan Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) atas Obligasi Berkelanjutan IV Tahap III-2021 senilai Rp2,9 triliun, dengan tingkat bunga sekitar 5,5-6,75 persen.


Berdasarkan prospektus TBIG yang dipublikasikan di Jakarta, Jumat (29/1), dalam rangka penerbitan obligasi ini perseroan telah mendapatkan peringkat AA+ (Double A Plus) dari PT Fitch Ratings Indonesia. Rencana penerbitan obligasi senilai Rp2,9 tersebut merupakan bagian dari rencana penerbitan Obligasi Berkelanjutan IV yang memiliki target penghimpunan dana mencapai Rp7 triliun.


Sebelumnya, TBIG telah menerbitkan Obligasi Berkelanjutan IV Tahap I dan Tahap II sebesar Rp1,45 triliun. Sementara itu, rencana penerbitan Obligasi Berkelanjutan IV Tahap III-2020 sebesar Rp2,9 triliun akan terbagi menjadi dua seri, yakni Seri A sebesar Rp1,9 triliun bertenor 370 hari, dengan tingkat bunga 5,5 persen dan Seri B sebesar Rp1 triliun bertenor tiga tahun dengan tingkat bunga 6,76 persen.


Pada aksi korporasi ini, manajemen TBIG menunjuk empat penjamin pelaksana emisi obligasi, yakni PT Indo Premier Sekuritas, PT CIMB Niaga Sekuritas, PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia dan PT OCBC Sekuritas Indonesia. Adapun bertindak sebagai wali amanat adalah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI).


Rencananya, masa penawaran umum obligasi akan dilaksanakan pada 10-11 Februari 2021, sedangkan tanggal penjatahan pada 15 Februari 2021. TBIG berharap obligasi ini bisa dicatatkan dan diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 18 Februari 2021.


Prospektus TBIG menyebutkan, dana yang diperoleh dari hasil penawaran umum obligasi —setelah dikurangi biaya-biaya emisi— seluruhnya akan digunakan untuk pembayaran sebagian kewajiban keuangan PT Solu Sindo Kreasi Pratama dan PT Tower Bersama yang merupakan anak perusahaan TBIG, yang terkait dengan fasilitas pinjaman revolving USD275 juta Facility Agreement yang akan dibayarkan kepada para kreditur melalui United Overseas Bank Ltd sebagai agen.

Check Also

Fitch : Pemulihan Fiskal Global 2022-2023 Melambat. Inflasi dan Kenaikan Harga Buat Dilema Bank Sentral

Marketnews.id Lembaga pemeringkat Fitch Rating memprediksi, pertumbuhan ekonomi global akan mengalami pelambatan lantaran ada konflik …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *