Home / Otoritas / Bursa Efek Indonesia / Indo Premier Sekuritas Sasar 200 Ribu Investor Baru Di 2021

Indo Premier Sekuritas Sasar 200 Ribu Investor Baru Di 2021

Marketnews.id Perusahaan sekuritas selama ini jadi garda terdepan untuk meraih investor masuk ke pasar modal. Sejak diaktifkannya kembali pasar modal Indonesia pada 1977 jumlah investor lokal masih sangat terbatas. Pun setelah pasar modal penyelenggaraan Perdagangan sahamnya di kelola oleh PT Bursa Efek Indonesia (BEI) jumlah investor lokal masih terbatas jumlahnya. Jadi tidak heran sekitar sepuluh tahun lalu, pasar modal Indonesia masih sangat bergantung dari aktivitas investor asing.

Kini, peta investor pasar modal telah berubah, khususnya dalam beberapa tahun belakangan setelah adanya pendemi Covid-19. Seperti diketahui jumlah investor lokal meningkat tajam. Peningkatan jumlah investor lokal dan ritel ini tidak lepas dari upaya perusahaan sekuritas yang mengandalkan finansial teknologi sebagai basis meraih investor baru. Perbankan dan fintek jadi garda baru peraih investor ritel saat ini.

PT Indo Premier Sekuritas menargetkan pertambahan jumlah nasabah baru di sepanjang 2021 sebanyak 200 ribu nasabah yang akan didukung oleh keberadaan aplikasi IPOT dan konsolidasi solid tim IndoPremier.


Menurut Head of Marketing IndoPremier, Paramita Sari, kondisi Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) yang terkoreksi tajam pada 2020 tidak serta-merta membuat lesu pasar saham, justru harga saham-saham yang sedang murah dimanfaatkan oleh calon investor untuk masuk dan memulai investasi.


“Target kami pada 2021 ini sebanyak 200.000 nasabah baru. Kami optimistis target ini akan tercapai berkat aplikasi IPOT dan konsolidasi solid tim IndoPremier dengan berbagai kegiatan edukasi dan literasinya,” kata Paramita di Jakarta, Kamis (14/1).


Lebih jauh Paramita menyebutkan, berdasarkan data perusahaan sekuritas karya anak bangsa ini, IndoPremier dengan aplikasi terkininya yang bernama IPOT telah mencatatkan lonjakan signifikan penambahan investor baru pada 2020. “Data internal menunjukkan target 100.000 nasabah baru pada 2020 terlampaui di tengah pandemi Covid-19. Nasabah baru tersebut didominasi dari kalangan milenial dan usia produktif 20-35 tahun,” ucapnya.


Dia menjelaskan, sepanjang 2020 ada penambahan lebih dari 150.000 nasabah baru di IndoPremier yang dominasi kalangan milenial dan usia produktif, lantaran tertarik dengan besaran modal awal yang sangat terjangkau dan kemudahan melakukan transaksi berbasis aplikasi.


“Aplikasi IPOT dengan fitur-fitur unggulannya terbukti menjadi daya pikat investor pemula untuk mendulang cuan dari pasar saham. Aplikasi IPOT dapat diandalkan sejak saat pembukaan pasar. Aplikasi IPOT yang reliable ini memang menjadi salah satu upaya kami untuk terus meng-upgrade sistem dan aplikasi, supaya nasabah lebih nyaman bertransaksi,” papar Paramita.


Dia menyatakan bahwa bukan rahasia lagi, pada saat market buka pertama kali, berjubel pelaku pasar berusaha masuk ke pasar untuk bertransaksi. Platform dan aplikasi trading biasanya langsung terkendala begitu ada traffic tinggi. Namun, tidak demikian dengan aplikasi IPOT . Keluhan dan kekhawatiran nasabah yang tidak bisa bertransaksi di menit-menit pertama pembukaan market kini relatif tidak terdengar.


“Aplikasi IPOT mampu menampung nasabah seberapa pun pada saat market open pertama kali, sehingga nasabah pun nyaman dalam berinvestasi atau trading,” kata Paramita.


Dengan kecanggihan super app IPOT , IndoPremier pun optimistis pada 2021 ini jumlah nasabah baru akan semakin bertumbuh drastis. Resolusi tahun baru dengan target nasabah baru ini bukan ilusi, mengingat banyak sentimen positif di pasar modal Indonesia, mulai dari distribusi vaksin Covid-19 hingga pemulihan ekonomi yang memunculkan optimisme dan harapan baru.


“Overall sentimen positif masih lebih kuat dibanding sentimen negatifnya. Kendati demikian, ini bukan berarti pergerakan IHSG akan selamanya melaju mulus. Karena yang namanya investasi selalu ada volatilitas, baik yang terduga maupun tidak terduga,” ujar Paramita.

Check Also

Bank Jakarta Raih Penghargaan Regulatory Compliance Award

MarketNews.id-Konsistensi Bank Jakarta dalam menerapkan tata kelola perusahaan berhasil meraih penghargaan Gold Regulatory Compliance pada …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *