Home / Otoritas / Bank Indonesia / BI : Transaksi Digital Meningkat Dimasa Pendemi

BI : Transaksi Digital Meningkat Dimasa Pendemi

Marketnews.id Nilai transaksi uang elektronik pada Nopember 2020 terus tumbuh positif sebesar 20,27 persen. Kondisi ini akan terus berlanjut didukung dengan integritas ekosistem fintech.

Bank Indonesia (BI), mencatat pertumbuhan ekonomi berbasis digital kian ekspansif. Tercatat sepanjang Oktober 2020 nilai pertumbuhannya sebesar 29,98 persen (yoy) dan 2,11 persen (yoy). Sementara itu peredaran uang kartal yang diedarkan (UYD) pada November 2020 mencapai Rp804,9 triliun atau tumbuh 12,3 persen (yoy).


Gubernur BI, Perry Warjiyo, dalam keterangannya menjelaskan bahwa transaksi ekonomi dan keuangan digital tetap tumbuh positif sejalan dengan penggunaan platform dan instrumen digital di masa pandemi, serta kuatnya preferensi dan akseptasi masyarakat akan transaksi digital.


“Hal itu terlihat dari nilai transaksi uang elektronik pada November 2020 yang terus tumbuh positif, sebesar 20,27 persen (yoy). Demikian pula dengan volume,” kata Perry Warjiyo dalam siaran persnya, Jumat (18/12).


Menurutnya, tren digitalisasi akan terus berlanjut didukung dengan integrasi ekosistem fintech. Hal itu akan semakin menopang pertumbuhan ekonomi digital.
Sementara itu, transaksi pembayaran menggunakan ATM, kartu debit, dan kartu kredit menunjukkan perbaikan dengan lebih rendahnya kontraksi pertumbuhan (yoy) pada November 2020 sebesar 1,93 persen dibandingkan dengan Oktober 2020 sebesar 3,97 persen.


“Transaksi sistem pembayaran baik tunai maupun nontunai menunjukkan peningkatan sejalan dengan perbaikan ekonomi, disertai dengan percepatan digitalisasi ekonomi dan keuangan,” ulasnya.

Check Also

OJK Beri Teguran Ringan Bank Artha Graha

MarketNews.id- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjatuhkan sanksi administrative kepada PT Bank Artha Graha Internasional Tbk …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *