Home / Otoritas / Bank Indonesia / Kemenkue : Covid-19, Bentuk “Baseline” Baru Kebijakan Makro- Fiskal

Kemenkue : Covid-19, Bentuk “Baseline” Baru Kebijakan Makro- Fiskal

Marketnews.id Banyak faktor yang akan mempengaruhi kinerja makro fiskal tahun 2021 mendatang. Faktor utamanya adalah efektivitas penanganan Covid-19, kemampuan meredam ketidakpastian dan keberhasilan reformasi.

Pandemi virus corona berdampak cukup besar dalam penyusunan APBN 2021, di mana terbentuk “baseline” baru makro dan fiskal tahun depan.


Kepala Pusat Kebijakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara, Badan Kebijakan Fiskal, Kementerian Keuangan, Ubaidi Socheh mengatakan kinerja makro fiskal tahun depan sangat dipengaruhi oleh efektivitas penanganan Covid-19. “Juga dipengaruhi recovery ekonomi, keberhasilan reformasi dan kemampuan meredam ketidakpastian,” kata Ubaidi dalam bincang APBN 2021, secara virtual, Selasa (13/10).


Dalam APBN 2021, rasio perpajakan terhadap PDB ditargetkan mencapai 8,18%. Meningkat dibanding tahun ini yang ditargetkan mencapai 7,90%. Tahun lalu, rasio perpajakan mencapai 9,76%, turun dibanding 2018 yang mencapai 10,24%.


Primary balance terhadap PDB untuk 2021 ditargetkan -3,58%. Tahun ini ditargetkan -4,27%. Tahun lalu mencapai 0,44%.
Defisit APBN terhadap PDB pada tahun 2021 mencapai 5,70%. Jumlah ini menurun dibanding tahun ini yang mencapai 6,34%. Defisit APBN 2019 mencapai 2,18%.


Debt ratio terhadap PDB pada tahun depan dipatok 41,38%. Meningkat dibandingkan tahun ini yang mencapai 37,60%. Tahun lalu debt ratio ada di level 30,18%.


Khusus mengenai defisit APBN tahun depan, menurut Ubaidi ini terjadi karena dari sisi pendapatan negara, pemerintah tetap fokus memberikan insentif pajak secara selektif dan terukur. Pada saat yang sama, dari sisi belanja negara pemerintah menggenjot belanja negara untuk menanggulangi Covid-19 dan penguatan program kesehatan.
“Dari sisi pembiayaan anggaran, pemerintah meningkatkan restrukturisasi BUMN , BLU, Sovereign Wealth Fund dan meningkatkan akses pembiayaan bagi UMKM ,” tutup Ubaidi.

Check Also

OJK Beri Teguran Ringan Bank Artha Graha

MarketNews.id- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjatuhkan sanksi administrative kepada PT Bank Artha Graha Internasional Tbk …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *