Home / Otoritas / Bank Indonesia / Maybank Indonesia, Rombak Direksi Dan Bagi Deviden

Maybank Indonesia, Rombak Direksi Dan Bagi Deviden

Marketnews.id Sepanjang tahun lalu, Maybank Indonesia mampu meraih laba bersih Rp1,8 Triliun. Sebagian besar laba tersebut di simpan sebagai laba ditahan atau sekitar Rp 1,38 Triliun. Sisanya digunakan buat bayar dividen dan cadangan umum.

Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank Maybank Indonesia Tbk. menyetujui pembagian dividen tunai sebesar 20 persen dari laba bersih 2019 dengan total maksimal senilai Rp368,50 miliar atau Rp4,83 per saham.

Adapun pada 2019, Maybank Indonesia mencatatkan laba bersih setelah pajak dan kepentingan non pengendali senilai Rp1,8 triliun.

RUPST juga menyetujui sebesar 5 persen dari laba bersih perseroan atau Rp92,12 miliar digunakan sebagai cadangan umum dan sisanya sebesar 75 persen atau Rp1,38 triliun ditetapkan sebagai laba ditahan.

“Tahun 2019 kembali menjadi tahun yang menantang, tetapi Maybank Indonesia berhasil memperoleh pendapatan operasional yang baik di tengah menurunnya pertumbuhan kredit. Selaras dengan pencapaian tersebut, RUPST telah menyetujui pembagian dividen sebagai apresiasi kepada para pemegang saham,” kata Presiden Direktur Maybank Indonesia Taswin Zakaria lewat siaran pers, Senin (30/3/2020).

Taswin mengatakan RUPST telah menerima laporan realisasi pengunaan dana hasil penawaran umum yang dilakukan Perseroan pada 2019, yang terdiri dari dana hasil Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan II Tahap IV Tahun 2019 senilai Rp638,32 miliar, dana hasil Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan III Tahap I Tahun 2019 senilai Rp995,01 miliar.

Seluruh dana tersebut telah digunakan untuk meningkatkan aset produktif dalam rangka pengembangan usaha perseroan, terutama untuk penyaluran kredit, serta untuk mendukung pertumbuhan bisnis perusahaan.

Selain itu, RUPST menerima pengunduran diri Jenny Wiriyanto dan Eri Budianto selaku Direktur Perseroan dan menyetujui penunjukan Steffano Ridwan dan Ricky Antariksa sebagai Direktur perseroan, serta Mohammad Bagus Teguh Prawira sebagai anggota Dewan Pengawas Syariah perseroan.

Keputusan ini berlaku efektif setelah diperolehnya persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan sampai dengan penutupan RUPST 2023.

Dengan demikian susunan anggota Dewan Komisaris dan Direksi menjadi sebagai berikut:

Dewan Komisaris
Presiden Komisaris : Datuk Abdul Farid Bin Alias
Komisaris : Edwin Gerungan
Komisaris : Datuk Lim Hong Tat
Komisaris : Budhi Dyah Sitawati Independen
Komisaris : Achjar Iljas Independen
Komisaris Independen : Hendar

Direksi
Presiden Direktur : Taswin Zakaria
Direktur : Thilagavathy Nadason
Direktur : Irvandi Ferizal :
Direktur : Effendi
Direktur : Muhamadian
Direktur : Widya Permana
Direktur : Steffano Ridwan
Direktur : Ricky Antariksa

Check Also

Task Force Energy, Sustainability & Climate B 20 Gerak Cepat Sukseskan G20

Marketnews.id Dalam rangka memperkuat peran Indonesia sebagai Presidensi Group of Twenty (G20), The Business 20 …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *