Home / Otoritas / Otoritas Jasa Keuangan (page 68)

Otoritas Jasa Keuangan

BEI Lepas Suspend Toba Pulp Lestari

MarketNews.id-Bursa Efek Indonesia (BEI), membuka penghentikan sementara atau suspend saham Toba Pulp Lestari (INRU) di pasar reguler dan tunai sejak sesi I hari ini, Senin 23 Juni 2025. Kebijakan itu diambil setelah regulator bursa itu melakukan penilaian. Saham perusahaan milik Joseph Oetomo ini disuspend BEI dipasar reguler dan tunai sejak …

Read More »

Gubernur DKI Jakarta Resmi Umumkan Call Name Baru Bank DKI : Bank Jakarta

MarketNews.id-Dalam momentum peringatan Hari Ulang Tahun ke-498 Kota Jakarta, Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Pramono Anung, secara resmi mengumumkan perubahan call name Bank DKI menjadi Bank Jakarta, pada acara peluncuran rebranding nama dan logo baru yang diselenggarakan di Taman Literasi Martha Christina Tiahahu, Jakarta Selatan. Perubahan call name ini menandai dimulainya …

Read More »

Indokripto Koin Semesta Incar Dana IPO Sekitar Rp220 Miliar Hingga Rp 231 Miliar

MarketNews.id- Indokripto Koin Semesta, induk usaha Central Finansial X (CFX), tengah mengincar dana investor pasar modal melalui penawaran umum perdana saham atau initial public offering(IPO). Mengutip ringkasan prospektus Indokripto pada laman e-ipo, Sabtu 21 Juni 2025 bahwa jumlah saham yang ditawarkan sebanyak 2.205.882.400 lembar atau 15 persen dari total modal …

Read More »

Trimitra Trans Persada (B Log) Segera Masuk Bursa

MarketNews.id- Trimitra Trans Persada, salah satu perusahaan dengan penerima manfaat akhir Djoko Susanto tengah melakukan penawaran umum perdana salam atau initial public offering (IPO). Mengutip prospektus pemegang merek B-Log ini pada laman e-IPO, Sabtu 21 Juni 2025, terdapat berapa perusahaan yang menjadi ‘saudara’ karena memiliki penerima manfaat akhir yang sama. …

Read More »

POJK No. 8 Tahun 2025, Dikhawatirkan Akan Menekan Penerbitan Jumlah Efek Syariah

MarketNews.id-Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menilai pasar modal syariah akan menghadapi tantangan dengan berlakunya POJK nomor 8 tahun 2025 tentang Penerbitan Daftar Efek Syariah dan Daftar Efek Syariah Luar Negeri. Hal itu diungkapkan oleh Kepala Direktorat Pengembangan Pasar Modal dan Pasar Modal Syariah OJK, Evy Junita dalam sambutan pembukaan Sharia Invesment Week …

Read More »

United Tractors (UNTR) Masuk Bisnis Pembangkit Listrik Tenaga Terbarukan

MarketNews.id-Energia Prima Nusantara, anak usaha United Tractors (UNTR), telah membeli 780.462.878 lembar saham Supreme Energy Sriwijaya milik Supreme Energy senilai USD19,173 juta atau setara Rp311,65 miliar. Sekretaris Perusahaan UNTR, Sara K Loebis melaporkan, telah terjadi penandatangan akta jual beli antara Energia Prima Nusantara selaku pembeli dan Supreme Energy selaku penjual …

Read More »

CDIA Alami Pelonjakan Laba Bersih 2024 Sebanyak 16.918 Persen jadi USD30, 633 Juta

MarketNews.id- Chandra Daya Investasi (CDIA), perusahaan infrastruktur milik Prajogo Pangestu melaporkan lonjakan laba bersih sebesar 16.918 persen secara tahunan menjadi USD30,633 juta pada tahun 2024. Sedangkan pendapatan hanya naik 36 persen secara tahunan menjadi USD102,25 juta pada akhir tahun 2024. Dengan beban pendapatan bengkak 32,3 persen secara tahunan menjadi USD91.789 …

Read More »

Lagi, Perusahaan Milik Prajogo Pangestu Dapat Restu OJK Buat IPO Senilai Rp2,1 Trilliun -Rp2,3 Triliun

MarketNews.id- Otoritas Jasa Keuangan (OJK), memberi pernyataan pra efektif IPO  Chandra Daya Investasi, perusahaan infrastruktur milik Prajogo Pengestu. Seperti diketahui, OJK terakhir menerbitkan efektiif IPO pada 8 Mei 2025. Calon emiten dengan kode perdagangan CDIA ini menawarkan 124.829.375 lot saham  atau 10 persen dari total saham dicatatkan. Mengutip ringkasan prospektus …

Read More »

Gejolak Politik Dunia Terus Berlanjut. Sinyal Bahaya Bagi Indonesia?

MarketNews.id Perang antara Iran dan Israel kian memanas, telah memicu kekhawatiran global akan inflasi yang meningkat. Dampak paling terasa adalah lonjakan harga minyak dunia lebih dari 10%, menjadi USD72 per barel. Jika konflik berlanjut, hal ini dapat memengaruhi Selat Hormuz (jalur vital 20% suplai minyak global), yang juga akan mendorong …

Read More »

BEI Dan SRO Lainnya Terus Kaji Penyesuain Jam Perdagangan Bursa

MarketNews.id- Banyak pertimbangan yang harus disesuaikan terkait penambahan jam perdagangan bursa termasuk perbedaan waktu di Indonesia maupun bursa luar negeri Bursa Efek Indonesia (BEI), tengah mengkaji penambahan jam perdagangan bursa saham guna mengakomodir pelaku asing maupun lokal. “Kajian masih proses,”jawab Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI, Irvan Susandy melalui …

Read More »