Home / Otoritas / Otoritas Jasa Keuangan (page 70)

Otoritas Jasa Keuangan

BEI Geser COIN Ke Papan Pengembangan Khusus

MarketNews.id- Bursa Efek Indonesia (BEI), memindahkan saham  Indokripto Koin Semesta (COIN) dari Papan Pengembangan ke Papan Pemantauan Khusus (PPK) mulai sesi I perdagangan tanggal 24 Juli 2025. Dalam keterangan resmi BEI, Rabu 23 Juli 2025, bahwa kebijakan itu diambil setelah saham perusahaan dengan penerima manfaat akhir Andrew Hidayat dkk ini telah …

Read More »

Gugatan PKPU CMA Ke RAFI Terlalu Dini Dan Tinggalkan Kesan Negatif Terhadap Pinjol

MarketNews.id- Gugatan PKPU (Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang), yang sempat dilayangkan pinjol  Creative Mobile Adventure (CMA) ke  Sari Kreasi Boga  (RAFI) dinilai menciptakan preseden buruk. Terutama bagi industri keuangan berbasis digital yang dikenal Pinjol atau Financial Technology (Fintech) ini di tengah masih kuatnya persepsi negatif dari publik. Pakar Hukum Keuangan yang …

Read More »

MMIX Akan Bagikan Saham Bonus Dengan Rasio 1:1. Agar Semakin Likuid Di Pasar

MarketNews.id-Multi Medika Internasional (MMIX), tengah berupaya meningkatkan likuiditas saham sehingga dapat memberikan dampak pada kinerja perdagangan saham di bursa. Carannya, emiten perdagangan besar barang dan jasa ini akan membagikan 2.400.212.690 saham bonus bernominal Rp25 per lembar. Sehingga total nilai saham bonus Rp60,005 miliar. Mengutip keterangan resmi emiten milik Eveline Natalia Susanto …

Read More »

Defisit Wijaya Karya Semakin Bengkak Jadi Rp11,2 Triliun Di Semester I 2025

MarketNews.id-Wijaya Karya (WIKA), mengalami penyusutan pendapatan 22,2 persen secara tahunan menjadi Rp5,858 triliun pada semester I 2025. Pasalnya, pedapatan infrastruktur dan gedung turun 32,3 persen secara turun tahunan menjadi Rp2,343 triliun. Senasib, pendapatan industri turun anjlok 29,7 persen secara tahunan menjadi Rp1,613 triliun.   Walau beban pokok pendapatan dapat ditekan sedalam …

Read More »

BEI Kembali Suspend Saham CDIA Untuk Kedua Kalinya

MarketNews.id- Bursa Efek Indonesia (BEI), kembali menghentikan sementara atau suspend perdagangan saham Chandra Daya Investasi (CDIA) di pasar reguler dan tunai sejak perdagangan sesi I, Rabu 23 Juli 2025. Manajemen BEI menilai, telah terjadi peningkatan harga kumulatif  pada saham perusahaan milik Prajogo Pangestu itu. Sehinga kebijakan suspend diambil sebagai  bentuk perlindungan …

Read More »

Laba Bersih Bank Permata Naik 7,5 Persen Jadi Rp1,645 Triliun Di Semester I 2025

MarketNews.id-Bank Permata (BNLI), melaporkan pendapatan bunga tumbuh 6,3 persen secara tahunan menjadi Rp7,417 triliun pada semester I 2025. Tapi  pendapatan syariah yang menyusut 10,8 persen secara tahunan menjadi Rp1,169 triliun. Sedangkan beban bunga dan syariah bengkak 7,4 persen secara tahunan menjadi Rp3,734 triliun. Sehingga pendapatan bunga dan syariah bersih hanya …

Read More »

Bank Jakarta Dukung Digitalisasi Pasar Di Jakarta

MarketNews.id-Bank Jakarta menyatakan komitmennya, untuk mendukung penuh pelaksanaan Lomba Digitalisasi Pasar yang dimulai dengan kegiatan Launching Lomba Digitalisasi Pasar dan penandatanganan komitmen bersama program peningkatan digitalisasi pasar di Jakarta yang ditandatangani Direktur Utama Bank Jakarta, Agus H. Widodo bersama dengan Direktur Utama Perumda Pasar Jaya, Agus Himawan dan lembaga perbankan …

Read More »

GIAA Masih Jalin Komunikasi Dengan Pemberi Dana Potensial Buat Beli Boeing

MarketNews.id- Garuda Indonesia (GIAA), tengah jalin komunikasi dengan sejumlah pihak pemberi dana potensial untuk mengenapi dana untuk pembelian 50 pesawat Boeing. Sedangkan sumber utamanya berasal dari BPI Danantara. Hal itu terungkap dalam tanggapan manajemen GIAA atas pertanyaan BEI terkait kabar rencana  pembelian 50 pesawat Boeing. Manajemen mengakui  tengah melakukan komunikasi secara …

Read More »

Saham BREN Gagal Masuk Indeks MSCI Lantaran Jumlah Saham Beredar Minim

MarketNews.id-Aksi beli berulang yang dilakukan Prajogo Pangestu terhadap Barito Renewable Energy  (BREN), dinilai persulit saham dengan kapitalisasi pasar terbesat di BEI saat ini masuk indek MSCI (Morgan Stanley Capital International). Pandangan itu disampaikan Pengamat Pasar Modal, Satrio Utomo pada media sosialnya dikutip Selasa 22 Juli 2025. “ Kalau Prajogo Pangestu …

Read More »

Ekonom INDEF Ingatkan Kebijakan Tariff AS Dapat Mengancam Indusri Lokal

MarketNews.id-Ekonom Indef menilai, kesepakatan tariff dagang Indonesia dan Amerika Serikat (AS) dapat membebani BUMN dan mengganggu stabilitas neraca perdagangan serta nilai tukar, khususnya di tengah ketidakpastian ekonomi global. Kesepakatan dagang terbaru antara Indonesia dan Amerika Serikat, diumumkan pada 15 Juli 2025, menurunkan tarif impor barang Indonesia ke AS dari 32 …

Read More »