Home / MarketNews.id (page 38)

MarketNews.id

BEI Bekukan Sementara Perdagangan Saham Akibat Penurunan Indeks Hingga 8 Persen

MarketNews.id-Hari ini, Rabu, 28 Januari 2026, telah dilakukan tindakan pembekuan sementara perdagangan (trading halt) sistem perdagangan di PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pada pukul 13:43:13 waktu Jakarta Automated Trading System (JATS). Perdagangan akan dilanjutkan pada pukul 14:13:13 waktu JATS tanpa ada perubahan jadwal perdagangan. Tindakan ini dilakukan karena terdapat penurunan …

Read More »

Panic Selling, IHSG Anjlok 7,34 Persen Setengah Hari Perdagangan. Saktinya Titah MSCI

MarketNews.id-Tidak hanya investor saham yang panik akibat reaksi pasar atas, pengumuman MSCI yang memperingati OJK agar melakukan pembenahan sistem pelaporan. Penyelenggara bursa pun ikut panik melihat aksi jual investor yang berdampak tersungkurnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sebesar 7,34 persen, hingga penutupan sesi pertama perdagangan hari ini. Manajemen Bursa Efek …

Read More »

ASLC Siap Ekspansi Tiga Cabang Baru Di 2026

MarketNews.id-Meski tahun 2025 lalu perekonomian alami tantangan, PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC) konsisten catat kinerja positif hingga kuartal III 2025. Pendapatan perseroan per September 2025 alami pertumbuhan hingga 15 persen menjadi Rp713 Miliar.ASLC optimistik tahun 2026 akan lebih baik dari tahun lalu. Penjualan mobil bekas diharapkan akan terus naik …

Read More »

Astra Otopart (AUTO) Pasok Komponen Honda  Ke Filipina

MarketNews.id-Sektor otomotif Filipina merupakan salah satu sektor yang mengalami pertumbuhan hingga 7,5 persen per tahun. Dengan tingkat penjualan kendaraan roda dua sekitar 1,7 juta unit per tahun, memancing PT Astra Otopart Tbk (AUTO) untuk masuk pasar Filipina lewat dua anak usahanya. AUTO melalui anak usahanya, Astra Otoparts Philippines Inc ( …

Read More »

Bank BCA Raih Laba Bersih Rp57,5 Triliun Di 2025

MarketNews.id-PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), Sepanjang tahun 2025 mampu meningkatkan kinerja keuangan di tengah situasi ekonomi yang menantang. BBCA berhasil raih laba bersih Rp57,5 Triliun, tumbuh 4,9 persen yang ditopang pendapatan operasional yang meningkat, efisiensi biaya dan kualitas aset yang terjaga. Sementara pendapatan operasional naik 5,4 persen yang didorong …

Read More »

Aset Negara Yang Sudah Dibeli Dengan Cara Lelang Resmi Di BPPN Tidak Bisa Dibatalkan

MarketNews.id-Pencabutan mendadak tanpa proses hukum atas Hak Guna Usaha (HGU) Sugar Group Companies (SGC) seluas 85.000 hektar di Provinsi Lampung Oleh Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) /Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) telah mengejutkan pelaku usaha nasional. Betapa tidak, HGU yang diperoleh SGC lewat proses lelang resmi negara setelah berjalan …

Read More »

Review MSCI Jadi Dalih Asing Jual Saham Dan Keluar Indonesia

MarketNews.id-Sebegitu berpengaruhnya lembaga indeksasi MSCI sudah buat panik investor asing di pasar modal Indonesia belakangan ini. Sebegitu besarnya, pengaruh indeksasi MSCI, membuat manajemen BEI ikut bertandang ke kantor pusat MSCI di AS untuk memberikan penjelasan konfrehensif soal free float di bursa Indonesia Arus keluar masif  terlihat pertama sejak Oktober lalu. …

Read More »

Bank BTN Targetkan Laba Bersih 2026 Tumbuh Hingga 22 Persen

MarketNews.id-Manajemen PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN), dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR RI telah menyampaikan capaian capaian penting hingga Nopember 2025 tahun lalu. Dari sisi kinerja keuangan, BBTN menargetkan laba bersih tumbuh 20-22 persen di 2026. Sedangkan kredit yang bakal disalurkan tumbuh 8-9 persen dengan Non …

Read More »

Pemerintah Targetkan Terbitkan SBN Ritel Sebanyak 8 Kali Dengan Terget Rp170 Triliun

MarketNews.id-Surat Berharga Negara (SBN) Ritel, sebagai produk investasi milik negara yang diterbitkan Pemerintah Indonesia, jadi salah satu alat investasi buat individu WNI dengan modal terjangkau mulai Rp1 juta. SBN Ritel setiap tahunnya diterbitkan hingga 8-10 kali dalam satu tahun.Untuk tahun 2026, Pemerintah menargetkan akan terbitkan SBN Ritel sebanyak 8 kali …

Read More »

CBDK Suntik Modal Anak Usaha Rp250 Miliar Untuk Perkuat Ekosistem CBD PIK 2

MarketNews.id-Kawasan bisnis terpadu kurang lengkap bila tidak di dukung oleh fasilitas Meetings, Incentives, Conference, and Exhibitions (MICE). PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK), sebagai induk usaha melakukan penambahan modal buat PT Industri Pameran Nusantara (PIN) sebesar Rp250 miliar melalui penerbitan 14,7 juta saham seri B. Penambahan modal ini bertujuan memperkuat …

Read More »