MarketNews.id- Momentum Hari Konsumen Nasional 2026, menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk semakin cermat dalam memahami produk keuangan, khususnya asuransi.
Di tengah meningkatnya kebutuhan perlindungan finansial, literasi konsumen dinilai masih menjadi faktor kunci agar masyarakat tidak keliru dalam menempatkan fungsi dan manfaat asuransi.
Indonesia Financial Group (IFG), bagian dari Danantara Indonesia menegaskan bahwa asuransi bukanlah instrumen untuk menabung maupun berinvestasi. Asuransi merupakan bentuk perlindungan yang dirancang untuk meminimalisir risiko kerugian finansial akibat kejadian tak terduga di masa depan, seperti kecelakaan, sakit, atau risiko lainnya yang berdampak signifikan terhadap kondisi keuangan.
Sekretaris Perusahaan IFG, Denny S. Adji, menyampaikan bahwa pemahaman yang tepat akan membantu masyarakat dalam mengambil keputusan yang lebih bijak.
“Asuransi harus ditempatkan sebagai instrumen perlindungan. Dengan pemahaman yang baik, masyarakat dapat memilih produk yang sesuai dengan kebutuhan serta memastikan manfaat yang diterima benar-benar optimal,” ujarnya.
Dalam praktiknya, masyarakat perlu terlebih dahulu memahami jenis asuransi yang dibutuhkan. Setiap individu memiliki profil risiko yang berbeda, sehingga kebutuhan perlindungan pun tidak bisa disamaratakan, baik itu asuransi jiwa, kesehatan, kendaraan, maupun perlindungan aset lainnya.
Selain itu, konsumen juga perlu mencermati isi polis asuransi sebagai kontrak sah antara perusahaan dan nasabah. Polis memuat informasi penting seperti data tertanggung, nama penerima manfaat, besaran uang pertanggungan, serta ketentuan manfaat dan pengecualian.
Ketelitian dalam memahami isi polis menjadi langkah penting untuk menghindari potensi kesalahpahaman di kemudian hari.
Pemahaman terhadap prosedur dan dokumen klaim juga menjadi aspek yang tidak kalah krusial. Konsumen perlu mengetahui alur pengajuan klaim, dokumen yang dibutuhkan, serta estimasi waktu pemrosesan, sehingga hak yang dimiliki dapat diperoleh secara tepat waktu dan sesuai ketentuan.
Di sisi lain, literasi terhadap istilah dasar dalam asuransi seperti premi, uang pertanggungan, manfaat, serta pengecualian polis juga perlu ditingkatkan.
Pemahaman atas istilah ini membantu masyarakat dalam membaca kontrak secara menyeluruh dan membuat keputusan yang lebih terinformasi.
Sebagai bagian dari komitmen dalam meningkatkan literasi dan akses layanan keuangan, IFG juga menghadirkan platform digital terintegrasi, yaitu One by IFG.
One by IFG adalah aplikasi super-app finansial terintegrasi dari Indonesia Financial Group (IFG) yang menyediakan layanan non-stop 24 jam untuk asuransi, investasi, dan kesehatan dalam satu genggaman.
Aplikasi ini memungkinkan pengguna mengakses produk IFG Life dan Mandiri Inhealth, serta berbagai fitur seperti e-claim, telemedicine, dan manajemen investasi yang aman serta diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Melalui momentum Hari Konsumen Nasional 2026, IFG mengajak masyarakat untuk menjadi konsumen yang lebih cerdas dan proaktif.
Dengan pemahaman yang baik, asuransi tidak hanya menjadi perlindungan, tetapi juga bagian penting dalam membangun ketahanan finansial yang berkelanjutan.
MarketNews.id Media Investasi dan Pasar Modal