Home / Otoritas / Bursa Efek Indonesia / CBDK Suntik Modal Anak Usaha Rp250 Miliar Untuk Perkuat Ekosistem CBD PIK 2

CBDK Suntik Modal Anak Usaha Rp250 Miliar Untuk Perkuat Ekosistem CBD PIK 2

MarketNews.id-Kawasan bisnis terpadu kurang lengkap bila tidak di dukung oleh fasilitas Meetings, Incentives, Conference, and Exhibitions (MICE).

PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK), sebagai induk usaha melakukan penambahan modal buat PT Industri Pameran Nusantara (PIN) sebesar Rp250 miliar melalui penerbitan 14,7 juta saham seri B.

Penambahan modal ini bertujuan memperkuat struktur keuangan dan mendukung operasional fasilitas MICENICE di CBD PIK2.

Dari sisi material tidak berdampak pada keuangan buat CBD. Tapi dari strategis berdampak pada nilai portofolio dan ekosistem bisnis PIK2.

Corporate Secretary CBDK, Yohanes Edmond Budiman menjelaskan bahwa langkah ini dilakukan untuk memperkuat struktur permodalan IPN sekaligus mendukung pengembangan fasilitas Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions (MICE) yang direalisasikan melalui Nusantara International Convention & Exhibition (NICE).

“Peningkatan modal ini bertujuan memastikan keberlanjutan operasional, optimalisasi kinerja, serta pengembangan jangka panjang fasilitas MICENICE sebagai elemen strategis dalam mendukung ekosistem CBD PIK2 sehingga diharapkan dapat meningkatkan nilai portofolio perseroan secara berkelanjutan,” ujar Budiman dalam keterangannya, Senin 26 Januari 2026.

Ia menambahkan, bahwa transaksi ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang perseroan. NICE telah mulai beroperasi sejak Agustus 2025 dan diharapkan menjadi pusat kegiatan bisnis serta konferensi berskala internasional yang mampu mendorong aktivitas ekonomi berkelanjutan di kawasan PIK2.

“Peningkatan modal ini tidak berdampak material terhadap kondisi keuangan maupun kelangsungan usaha, namun secara strategis akan memperkuat portofolio perusahaan,” katanya.

Sebelum peningkatan modal, modal dasar IPN berjumlah Rp2.305.606.475.000, yang terdiri dari 10.000 saham seri A dengan nilai nominal Rp1.000.000 per saham atau seluruhnya sebesar Rp10.000.000.000, dan 135.035.675 saham seri B dengan nilai nominal Rp17.000 per saham atau seluruhnya sebesar Rp2.295.606.475.000.

Seluruh modal dasar tersebut telah ditempatkan dan disetor secara penuh. Pada saat itu, perseroan memiliki 135.035.675 saham seri B dengan nilai nominal Rp2.295.606.475.000 atau setara dengan 99,993 persen dari total modal ditempatkan dan disetor IPN.

Setelah perseroan melakukan tambahan penyetoran modal sebesar Rp250.000.011.000 atas 14.705.883 saham seri B, kepemilikan perseroan menjadi 149.741.558 saham seri B atau setara dengan 99,993 persen dari modal ditempatkan dan disetor IPN.

M Rizki A

Check Also

RI Kembali Catat Surplus Dagang Berlanjut Dalam 72 Bulan Beruntun.

MarketNews.id-Indonesia kembali catatkan kinerja positif dalam surplus perdagangan yang sudah berlangsung dalam 72 bulan Beruntun. …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *