MarketNews.id-Gaia Artha Dinamic, tidak jadi mengakuisi Sumber Sinergi Makmur (IOTF) karena harga yang ditawarkan ditolak oleh pengendalinya.
Direktur Utama Gaia Artha Dinamic, Aldarian Suwardi Chandra menyatakan rencana pengambilalihan saham mayoritas IOTF batal.
“Kami memberikan penawaran kepada Alamsyah dan Gracia Puspita Suciono pada tanggal 3 September 2025. Tapi tawaran itu ditolak oleh keduanya secara tertulis pada tanggal 4 September 2025,” tulis Chandra.
Balada saham IOTF mulai ‘nyaring terdengar’ setelah Giai berencana membeli 49,38 persen saham milik Alamsyah dan Gracia Puspita Suciono pada tanggal 2 Juni 2025.
Rencana itu kemudian dituangkan dalam nota kesepahaman antara Gaia dengan Alamsyah dan Suciono pada tanggal 10 Juni 2025. Intinya, semua pihak sepakat melakukan uji tuntas untuk menentukan harga transaksi.
Tekad Gaia menguasai IOTF mulai dibuktikan dengan membeli 278.516.400 lembar atau 5,26 persen saham IOTF dengan harga rata rata Rp191,8 per lembar atau total nilai transaksi Rp53,4 miliar. Transaksi itu terjadi dalam berapa kali transaksi mulai tanggal 12-18 Juni 2025.
Aksi beli IOTF oleh Gaia kembali terjadi pada 23 Juni 2025.Saat itu Giai membeli 90,8 juta lembar IOTF seharga Rp125 per lembar atau total nilai transaksi Rp11,35 miliar. Gaia pun memiliki 6,98 persen dari total saham IOTF.
Berlanjut, Gaia kembali membeli 26.076.700 lembar IOTF seharga Rp106,6 per lembar atau total nilai transaksi Rp2,78 miliar pada tanggal 26 Juni 2025.
Disusul pembelian 40,1 juta saham IOTF seharga Rp104 per lembar atau total nilai transaksi Rp4,17 miliar oleh Gaia pada tanggal 2 Juli 2025. Hasilnya, Gaia memegang 8,23 persen IOTF.
Anehnya, Gaia menjual 235.538.200 lembar IOTF dengan membanting harga Rp75,9 per lembar atau total nilai transaksi Rp17,8 miliar pada tanggal 7 Juli. Dampaknya Gaia hanya memegang 3,78 persen saham IOTF setelah transaksi.
Aksi jual atas saham IOTF juga diikuti oleh Darren Suciono pada tanggal 14 Juli 2025. Saat itu Darren menjual 1.567.500.000 lembar IOTF seharga Rp30 per helai atau total nilai transaksi Rp47,025 miliar. Harga diskon IOTF transaksi di pasar negosiasi itu dinikmati oleh Alamsyah selaku pembeli.
Mendapat harga diskon itu, Alamsyah tak pikir panjang dengan menjual sebagian saham IOTF. Rinciannya, Alamsyah menjual 484 juta lembar IOTF pada seharga Rp101,7 perlembar atau total nilai transaksi Rp49,2 miliar pada tanggal 15 Juli 2025.
Esoknya, Alamsyah kembali menjual 95,5 juta lembar IOTF seharga Rp86 per helai atau total nilai transaksi Rp8,2 miliar. Dengan demikian Alamsyah sudah balik modal berikut untung dari pembelian 29,6 persen IOTF seharga Rp30 per lembar.
Abdul Segara
MarketNews.id Media Investasi dan Pasar Modal