MarketNews.id Sepekan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) dari sisi nilai maupun volume transaksi alami penurunan signifikan. Rata-rata Nilai transaksi Harian alami penurunan hingga 5,71 persen. Sementara posisi Indeks saham alami peningkatan 0,64 persen jadi 6.805 dari sebelumnya 6.762, dengan peningkatan nilai kapitalisasi pasar sebesar 1,04 persen jadi Rp9. …
Read More »Sah! Hasyim Lepas Saham WIFI Senilai Rp4,06 Triliun. Harga Jual 180 Persen Di Atas Pasar
MarketNews.id- PT Investasi Sukses Bersama, perusahaan terafiliasi Hashim Djojohadikusumo, melepas 1…
Dua Tahun Gerak Nyata, Deretan Alutsista Baru Perkuat Pertahanan Indonesia
MarketNews.id- Dua Tahun Gerak Nyata pemerintahan Presiden Prabowo Subianto ditandai dengan penguata…
SUV Bekas Vs Mobil Listrik Di Harga Rp250 juta. Mana Yang Bikin Buntung?
MarketNews.id- Pasar otomotif Indonesia di segmen Rp250–Rp300 jutaan kini diwarnai pilihan menarik. …
Pefindo Beri Peringkat Tertinggi idMIA-1(Superior) Buat PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen
MarketNews.id- Ditengah perekonomian global yang sangat menantang sepanjang tahun 2026 ini, PT Batav…
IHSG Kembali Bangkit Ke Level 5.278 Atau Naik 5,65 Persen
MarketNews.id-Perdagangan saham sepanjang hari ini berjalan atraktif seakan ingin mengganti perdagan…
Investasi Masuk RI Tembus Rp1.539 Per September 2026
MarketNews.id- Realisasi investasi Indonesia sepanjang Januari–September 2026 mencapai Rp1.539,2 tri…
BRI Perkuat Ekonomi Kerakyatan Melalui Pembiayaan Dan Pemberdayaan Jutaan UKM
MarketNews.id- Memasuki dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran R…
Mendagri Tito : Pemerintah Tak Akan Segan Tindak Perusahaan Yang Terlibat Karhutla
MarketNews. id-Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan, pemerintah tidak …
Eks Mendag Muhammad Lutfi Soroti Ancaman MSCI, Singgung Dugaan Tekanan Institusi Singapura
MarketNews.id-Mantan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menyoroti ancaman penurunan status pasar mod…
BEI Sesuaikan Kembali Batas Bawah Auto Rejection Efek Bersifat Ekuitas
MarketNews.id-PT Bursa Efek Indonesia (BEI), melakukan penyesuaian lanjutan terhadap ketentuan batas…
Berita Terbaru
BEI Hentikan Layanan Fixed Income Trading System (FITS). Dan Integrasikan EBUS Pada Platform SPPA
MarketNews.id PT Bursa Efek Indonesia (BEI) sebagai penyelengaraan perdagangan saham dan turunannya berusaha untuk memberikan layanan terbaik buat pelaku bursa. Diantaranya adalah dengan meningkatkan pelayanan sekaligus menambah ragam variasi produk yang tersedia dipasar modal. Beberapa pengembangan yang akan dilakukan BEI diantaranya adalah fokus pada perdagangan Efek Bersifat Utang dan Sukuk …
Read More »Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) Belum Rela Bila Anak Usaha Pertamina IPO
MarketNews.id Penolakan Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) agar Pertamina maupun anak usahanya tidak IPO agar aset negara tidak berpindah ke beberapa perusahaan atau beberapa gelintir orang terus berlangsung. Padahal, IPO sendiri selama ini tidak ada yang sampai 100 persen. Maksimal IPO dari Perusahaan privat ke perusahaan publik berkisar 10-35 …
Read More »Kemenperin Akan Hitung Dampak Impor Baju Bekas Terhadap Industri Tekstil Dan Produk Tekstil
MarketNews.id Heboh baju bekas impor seperti mencapai antiklimak dengan dipamerkannya pembakaran pakaian bekas impor yang dilakukan oleh Kementerian Perdagangan Indonesia. Selesaikah persoalan impor baju bekas ini? Maraknya impor pakai bekas ini tidak lepas dari adanya potensi pembeli dari masyarakat yang butuh pakaian tapi tidak sanggup membeli yang baru. Apalagi menjelang …
Read More »Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Segera Lelang Aset Senilai Rp7, 98 Triliun Hingga Akhir 2023
MarketNews.id Banyak cara mengoptimalkan aset yang dimiliki bank agar bermanfaat buat bank maupun nasabah atau masyarakat. BBNI menempuh menjual aset berupa agunan nasabah yang alami kredit macet. Menurut data BBNI nilai aset agunan yang akan dilelang sebesar Rp 7,98 triliun. Lelang akan berakhir pada Desember 2023 dengan target sekitar 12,5 …
Read More »Agung Podomoro Land Tbk (APLN) Catat Laba Bersih Rp1,99 Triliun Di 2022. Setelah Rugi Rp 650 Miliar Di 2021
MarketNews.id Ada beberapa faktor yang membuat kinerja PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) alami peningkatan signifikan sepanjang tahun 2022 lalu. Diantaranya adalah, adanya pendapatan berulang dari segmen jasa perhotelan dan pusat perbelanjaan yang tumbuh 28,07 persen. Selain itu, kerjasama APLN dengan Hankyu Hanshin Properties Corp (HHP) dalam pengelolaan Central Park …
Read More »Kok Bisa, PT Kimia Farma Alami Kerugian Sebesar Rp 109,78 Miliar Di 2022
MarketNews.id Kerugian yang dideritanya oleh PT Kimia Farma (KAEF) sepanjang 2022 lalu, sebenarnya, sudah terlihat sejak semester pertama 2022. Manajemen sudah menyadari sinyal tersebut dari mulai turun nya pendapatan hingga 20,4 persen di semester pertama 2022. Untuk memperbaiki kinerja saat itu, manajemen akan fokus pada operational excellence hingga manajemen siap …
Read More »Meski Alami Penurunan, Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Masih Ekspansif Di Posisi 51,87
MarketNews.id Optimisme industri manufaktur terhadap perekonomian Indonesia masih positif dan tetap ekspansif di posisi 51,87 poin, meskipun turun tipis dibanding bulan lalu sebesar 52,32 poin. Penurunan tipis ini disebabkan adanya 9 subsektor industri pengolahan non migas yang alami penurunan. Sementara 14 subsektor industri manufaktur lainnya tetap dalam fase ekspansif. Indeks …
Read More »PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) Jual 11 Miliar Saham Buat Tambah Modal
MarketNews.id PT Merdeka Battery Materials Tbk. (MBMA), merupakan perusahaan yang melaksanakan hilirisasi dalam rantai nilai baterai. MBMA akan menawarkan sebanyak-banyaknya 11 miliar saham atau 10,24 persen dari total saham perusahaan yang dicatatkaan melalui penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI). Bila peminat atas …
Read More »Tol Becakayu (Bekasi-Cawang- Kampung Melayu) Beroperasi Penuh Per 1 April 2023
MarketNews.id Masyarakat Bekasi dan sekitarnya yang hendak ke Jakarta arah Kampung Melayu mulai 1 April lusa secara penuh sudah dapat memanfaatkan Tol Becakayu dengan menghemat waktu sekitar 30 menit. Tol yang telah diuji coba ini dapat juga menjadi alternatif untuk menghindari kemacetan di jalan arteri wilayah Jakarta Timur dan Bekasi. …
Read More »
MarketNews.id Media Investasi dan Pasar Modal