MarketNews.id-Menurunnya pendapatan PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) sepanjang tahun 2025, diantaranya disebabkan penjualan beli putus yang menyebabkan penurunan pendapatan perseroan hingga -16,3 persen dan komisi konsinyasi -8,4 persen. Dampaknya laba bersih RALS turun jadi Rp265,29 miliar. Laba usaha pun ikut terseret turun 23,5 persen diikuti oleh penurunan ekuitas. Beruntungnya, …
Read More »Panda Bond Diterbitkan RI Senilai USD1 Miliar, Raih Rating AAA Dengan Prospek Stabil
MarketNews.id-Pemerintah Indonesia pada 23 Juli 2026 mendatang akan menerbitkan Panda Bond dengan ta…
Kementrian PU Terapkan Whistleblowing System, Kanal Pengaduan Internal Kementrian PU
MarketNews.id- Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mendukung upaya mendukung pemerintahan yang transpara…
Defisit APBN Di Semester I 2026 Hanya Rp196,5 Triliun Atau 0,76 Persen PDB
MarketNews.id-Sepanjang semester pertama tahun 2026 ini, kinerja fiskal tetap kuat. Pendapatan negar…
Indeks Saham Terkerek 1,74 Persen Ke Level 6.340 Hari Ini
MarketNews.id-Saham BREN dan AMMN jadi penopang utama kenaikan sektor energi berkat kapitalisasi pas…
Halodoc for Business Hadirkan Solusi Kesehatan Karyawan Terintegrasi
MarketNews.id- Halodoc for Business merilis Indonesia Employee Health & Benefit Insights 2026, l…
RUPSLB ASII Ijinkan Manajemen Lakukan Buyback Saham Dan Pengalihan Saham Treasury Untuk MSOP
MarketNews.id-Buyback saham lazim dilakukan oleh emiten bila harga saham perusahaan terlalu rendah d…
KPEI Siap Sebagai Pusat Pengelola Risiko Dan Agunan Terintegrasi Yang hubungkan Pasar Modal, Pasar Uang Dan Perbankan
MarketNews. PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), dibawah kepemimpinan Antonius Herman Azwar…
Bank Jakarta Resmikan New Look Branch KCP Kebayoran Park. Hadirkan Wajah Baru Yang Lebih Modern
MarketNews.id-Bank Jakarta resmi menghadirkan New Look Branch pada Kantor Cabang Pembantu (KCP) Keba…
Ashmore : Penegasan Peringkat S&P Dan Rilis Daftar Saham Katagori HSC Menjadi Sinyal Positif
MarketNews.id- Bursa saham Indonesia mengakhiri sesi perdagangan pekan ketiga Juli 2026, dengan menc…
Sepekan Perdagangan Saham DI BEI, IHSG Naik 4,25 Persen Ke Level 6.175
MarketNews.id-Hampir semua indikator perdagangan saham pada penutupan perdagangan pekan ini alami pe…
Berita Terbaru
Presiden Prabowo Terima Investor Global Ray Dalio Di Istana Hari Ini
MarketNews.id- Presiden RI Prabowo Subianto menerima investor global Ray Dalio di Istana Negara, Jumat 27 Maret 2026 Dalam pertemuan tersebut, Prabowo dan Dalio membahas peluang kerja sama serta percepatan proyek strategis, khususnya di sektor energi, untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia. Pertemuan ini juga menjadi ajang promosi potensi investasi Indonesia di …
Read More »BI : Likuiditas Perekonomian Februari 2026 Tumbuh 8,7 Persen. Penyaluran Kredit Jadi Motor Penggerak
MarketNews.id-Likuiditas perekonomian sepanjang Februari 2026 alami pertumbuhan sebesar 8,7 persen. Penyaluran Kredit Perbankan jadi motor penggerak. Jumlah uang beredar (M2) tumbuh 8,7 persen (yoy) melambat bila dibandingkan Januari yang mencapai 10 persen. Sementara pertumbuhan didorong M1 yang Naik 14,4 persen dan uang kuasi 3,1 persen dimana tagihan ke Pemerintah dan …
Read More »MLIA Catatkan Rugi Bersih Rp4,55 Miliar Di 2025. Padahal Di 2024 Untung Hingga Rp311,07 Miliar
MarketNews.id-Kinerja keuangan PT Mulia Industrindo Tbk (MLIA) tahun 2025 alami penurunan signifikan dari sisi laba yang dihasilkan. Produsen material bangunan ini alami kerugian sebesar Rp 4,55 miliar. Padahal tahun 2024 perseroan berhasil kumpulkan laba bersih hingga Rp311,07 Miliar.Sementara pendapatan MLIA hanya turun tujuh persen dengan kenaikan beban pokok 2,4 persen, …
Read More »Next Indonesia : Uang Tunai Beredar Masa Lebaran 2026 Tembus Rp1.370 Triliun
MarketNews.id- Momentum Lebaran 2026 menjadi periode vital bagi ekonomi Indonesia yang ditandai dengan lonjakan tajam jumlah uang tunai yang beredar di masyarakat. Laporan terbaru NEXT Indonesia Center menunjukkan, pertumbuhan likuiditas yang signifikan ini mencerminkan peningkatan daya beli dan kesiapan konsumsi rumah tangga nasional. “Dari hasil riset yang kami lakukan berdasarkan …
Read More »Ekonom : Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I 2026 Berpotensi Capai 5,5 Persen Berkat Lebaran Dan Stimulus
MarketNews.id- Ekonom Universitas Paramadina Wijayanto Samirin, optimistis momentum Hari Raya Idulfitri beserta sejumlah inisiatif pemerintah, akan mendorong Indonesia mencapai target pertumbuhan ekonomi kuartal I 2026 sebesar 5,5 persen secara tahunan. Menurutnya, Indonesia memiliki sejumlah momentum peningkatan konsumsi sepanjang kuartal ini, bahkan sejak awal periode. Pada awal tahun, misalnya, aktivitas konsumsi …
Read More »Kurangi Kepadatan Arus Balik, Warga Disarankan Manfaatkan Diskon Tarif Tol Mulai Hari Ini
MarketNews.id- Arus balik Lebaran 2026 mulai menunjukkan peningkatan signifikan. Tercatat, hingga puncak arus balik pada 24 Maret 2026, sebanyak 1.958.838 kendaraan telah kembali ke wilayah Jabotabek. Angka tersebut merupakan akumulasi arus lalu lintas dari empat gerbang tol utama, yakni Cikampek Utama dari arah Trans Jawa, Kalihurip Utama dari arah Bandung, …
Read More »TPIA Ubah Rugi 2024, Jadi Laba Bersih USD 1,44 Miliar Di 2025
MarketNews.id-PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), Sepanjang 2025 mampu merubah rugi bersih USD56,50 juta di 2024 menjadi laba bersih USD1,44 Miliar di 2025. Peningkatan kinerja di 2025 didukung oleh lonjakan pendapatan sebesar USD7,02 miliar dari segmen energi dan kimia sebagai penopang utama didukung oleh kontribusi strategis dan integrasi ACE.EBITDA perseroan …
Read More »Laba Bersih AMMN Anjlok Hampir 60 Persen Jadi USD248,97 Juta Di 2025
MarketNews.id-PT Amman Mineral International Tbk (AMMN), alami penurunan laba bersih signifikan di 2025. Penurunan laba bersih perseroan diantaranya disebabkan turunnya penjualan, diikuti turunnya laba operasional dan laba sebelum pajak masih masing-masing Jadi USD673,60 juta dan USD347,32 juta. AMMN mencatat penurunan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk …
Read More »OJK : Setujui Penerapan Free Float Bertahap15 Persen Selama Tiga Tahun
MarketNews.id-Aturan Free float 15 persen untuk emiten yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI), akan diterapkan secara bertahap untuk menyesuaikan kesiapan emiten dan daya serap pasar. Aturan terbaru soal free float 15 persen ini jadi bagian dari reformasi pasar modal Indonesia sebagai respon atas kekhawatiran MSCI soal transparansi pasar modal …
Read More »
MarketNews.id Media Investasi dan Pasar Modal