MarketNews.id-Hexa Prima Nusantara akan menjadi pemegang saham pengendali dari Lini Imaji Kreasi Ekosistem ( FUTR). Caranya, Hexa Prima Nusantara akan membeli 99,9 persen porsi saham pada Digital Futurama Global (“DFG”) yang merupakan Pemegang Saham Pengendali FUTR milik Investasi Gemilang Maju. Saat ini kedua belah pihak tengah merumuskan akta jual beli …
Read More »Sah! Hasyim Lepas Saham WIFI Senilai Rp4,06 Triliun. Harga Jual 180 Persen Di Atas Pasar
MarketNews.id- PT Investasi Sukses Bersama, perusahaan terafiliasi Hashim Djojohadikusumo, melepas 1…
Dua Tahun Gerak Nyata, Deretan Alutsista Baru Perkuat Pertahanan Indonesia
MarketNews.id- Dua Tahun Gerak Nyata pemerintahan Presiden Prabowo Subianto ditandai dengan penguata…
SUV Bekas Vs Mobil Listrik Di Harga Rp250 juta. Mana Yang Bikin Buntung?
MarketNews.id- Pasar otomotif Indonesia di segmen Rp250–Rp300 jutaan kini diwarnai pilihan menarik. …
Pefindo Beri Peringkat Tertinggi idMIA-1(Superior) Buat PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen
MarketNews.id- Ditengah perekonomian global yang sangat menantang sepanjang tahun 2026 ini, PT Batav…
IHSG Kembali Bangkit Ke Level 5.278 Atau Naik 5,65 Persen
MarketNews.id-Perdagangan saham sepanjang hari ini berjalan atraktif seakan ingin mengganti perdagan…
Investasi Masuk RI Tembus Rp1.539 Per September 2026
MarketNews.id- Realisasi investasi Indonesia sepanjang Januari–September 2026 mencapai Rp1.539,2 tri…
BRI Perkuat Ekonomi Kerakyatan Melalui Pembiayaan Dan Pemberdayaan Jutaan UKM
MarketNews.id- Memasuki dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran R…
Mendagri Tito : Pemerintah Tak Akan Segan Tindak Perusahaan Yang Terlibat Karhutla
MarketNews. id-Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan, pemerintah tidak …
Eks Mendag Muhammad Lutfi Soroti Ancaman MSCI, Singgung Dugaan Tekanan Institusi Singapura
MarketNews.id-Mantan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menyoroti ancaman penurunan status pasar mod…
BEI Sesuaikan Kembali Batas Bawah Auto Rejection Efek Bersifat Ekuitas
MarketNews.id-PT Bursa Efek Indonesia (BEI), melakukan penyesuaian lanjutan terhadap ketentuan batas…
Berita Terbaru
Bank BTN Gandeng Syailendra Capital Genjot AUM Reksa Dana
MarketNews.id- Pasar saham dan obligasi di Indonesia terus menunjukkan perkembangan yang positif dan membuka banyak peluang menarik bagi para investor Tanah Air. Mengutip data dari Bursa Efek Indonesia, jumlah investor di pasar modal Indonesia telah mencapai 13,6 juta pada Agustus 2024 lalu, menunjukkan minat masyarakat yang semakin besar terhadap investasi. …
Read More »Emiten Pelayaran Kurnia Lautan Semesta Akan Bagikan Saham Bonus Senilai Rp60,62 Miliar
MarketNews.id- Pelayaran Kurnia Lautan Semesta (KLAS), perusahaan pelayaran milik Kurnyatjan Sakti Efendie akan membagikan 1,515 miliar saham bonus senilai Rp60,62 miliar. Saham bonus itu berasal dari tambahan modal disetor (Agio) per tanggal 31 Desember 2023 sebanyak – banyaknya Rp61,674 miliar. Tapi manajemen mengusulkan saham bonus yang akan dibagikan senilai Rp60,62 …
Read More »Astra Agro Lestari Tbk (AALI) Akan Keluarkan Dividen Interim Rp84 Per Saham
MarketNews.id-Bisnis- Astra Agro Lestari (AALI ) akan membagikan dividen tengah tahun atau interim sebesar Rp84 per saham kepada pemodal yang tercantum pada Daftar Pemegang Saham (DPS) pada tanggal 3 Oktober 2024 atau cum dividen reguler dan negosiasi. Sedangkan cum dividen pasar tunai akan jatuh penutupan perdagangan bursa pada tanggal 4 …
Read More »Agar Saham Semakin Likuid, Indosat Dapat Restu Pecah Saham 1:4
MarketNews.id- Rencana Indosat (ISAT) melakukan pemecahan saham dengan rasio 1:4 atas seluruh saham seri B kian mulus setelah mendapat restu pemodal dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada tanggal 24 September 2024. Mengutip keterangan resmi emiten telekomunikasi milik Ooredo Hutchison ini pada laman BEI, Rabu 25 September 2024 bahwa modal …
Read More »Mandiri Sekuritas Proyeksikan Pemotongan Suku BI Masih Akan Terus Berlangsung
MarketNews.id-Bank sentral Amerika Serikat (AS), The Federal Reserve (The Fed), dan Bank Indonesia (BI) secara bersamaan menurunkan suku bunga acuannya pada Kamis, (19/9/2024) lalu. The Fed memangkas suku bunga acuan sebesar 50 basis poin (bps) menjadi 4,75-5,0%. Pemangkasan ini lebih besar dari ekspektasi pasar yang hanya memperkirakan penurunan 25 bps. …
Read More »Pertamina Shipping Rangkul Nippon Yusen Incar Cuan Angkutan Karbon
MarketNews.id- Pertamina International Shipping tengah mengincar cuan dari p engangkutan karbon, khususnya dalam bisnis Carbon Capture and Storage/Carbon Capture Utilisation and Storage (CCS/CCUS). Anak usaha Pertamina itu merangkul Nippon Yusen Kaisha Group (NYK) guna menangkap peluang dari Perpres No.14 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Kegiatan Penangkapan dan Penyimpanan Karbon. Perpres ini menjadi tonggak penting sekaligus …
Read More »Bank DKI Dan PT SMF Jalin Kemitraan Maksimalkan Penyaluran FLPP
MarketNews.id-Bank DKI dan PT Sarana Multigriya Finansial (SMF), menjalin kerja sama bipartit untuk memanfaatkan porsi dana pendamping sebesar 25 persen dari pembiayaan perumahan melalui Program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Kerjasama ini secara seremonial ditandatangani oleh Direktur Ritel & Syariah Bank DKI, Henky Oktavianus, dan Direktur Sekuritisasi dan Pembiayaan PT …
Read More »BEI Akan Miliki JATS Generasi Terbaru Senilai Rp96,9 Miliar Di 2026
MarketNews.id-Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah membangun Jakarta Automated Trading System (JATS) generasi baru guna mengantisipasi lonjakan volume perdagangan dengan semakin banyaknya investor. Direktur Teknologi Informasi dan Manajemen Risiko BEI, Sunandar menyampaikan, sistem perdagangan baru tersebut sebagai bentuk penyelarasan dengan strategis bisnis terkait peningkatan jumlah permintaan dengan peningkatan jumlah investor dan …
Read More »PT Panca Mitra Multi perdana (PMMP) Rugi Bersih USD12,84 Juta Di Semester I 2024
MarketNews.id-Panca Mitra Multiperdana (PMMP) perusahaan udang dengan salah satu pemegang saham utamanya Harapan Bangsa Kita milik Kaesang Pangarep mengalami rugi bersih senilai USD12,84 juta pada akhir Juni 2024. Kondisi ini memburuk dibanding periode sama tahun 2023 yang meraih laba bersih senilai USD3,005 juta. Dampaknya, laba per saham dasar melorot ke …
Read More »
MarketNews.id Media Investasi dan Pasar Modal