MarketNews.id-Bank Central Asia (BBCA) akan menebar dividen tengah tahun atau interim senilai Rp50 per lembar, atau total nilai pembayaran Rp6,163 triliun. Mengacu harga saham bank milik grup Djarum pada perdagangan bursa pukul 14.05 WIB, Selasa 12 November 2024 di level Rp10.175 per lembar, maka yield dividen sebesar 0,49 persen. Investor …
Read More »Sah! Hasyim Lepas Saham WIFI Senilai Rp4,06 Triliun. Harga Jual 180 Persen Di Atas Pasar
MarketNews.id- PT Investasi Sukses Bersama, perusahaan terafiliasi Hashim Djojohadikusumo, melepas 1…
Dua Tahun Gerak Nyata, Deretan Alutsista Baru Perkuat Pertahanan Indonesia
MarketNews.id- Dua Tahun Gerak Nyata pemerintahan Presiden Prabowo Subianto ditandai dengan penguata…
SUV Bekas Vs Mobil Listrik Di Harga Rp250 juta. Mana Yang Bikin Buntung?
MarketNews.id- Pasar otomotif Indonesia di segmen Rp250–Rp300 jutaan kini diwarnai pilihan menarik. …
Pefindo Beri Peringkat Tertinggi idMIA-1(Superior) Buat PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen
MarketNews.id- Ditengah perekonomian global yang sangat menantang sepanjang tahun 2026 ini, PT Batav…
IHSG Kembali Bangkit Ke Level 5.278 Atau Naik 5,65 Persen
MarketNews.id-Perdagangan saham sepanjang hari ini berjalan atraktif seakan ingin mengganti perdagan…
Investasi Masuk RI Tembus Rp1.539 Per September 2026
MarketNews.id- Realisasi investasi Indonesia sepanjang Januari–September 2026 mencapai Rp1.539,2 tri…
BRI Perkuat Ekonomi Kerakyatan Melalui Pembiayaan Dan Pemberdayaan Jutaan UKM
MarketNews.id- Memasuki dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran R…
Mendagri Tito : Pemerintah Tak Akan Segan Tindak Perusahaan Yang Terlibat Karhutla
MarketNews. id-Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan, pemerintah tidak …
Eks Mendag Muhammad Lutfi Soroti Ancaman MSCI, Singgung Dugaan Tekanan Institusi Singapura
MarketNews.id-Mantan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menyoroti ancaman penurunan status pasar mod…
BEI Sesuaikan Kembali Batas Bawah Auto Rejection Efek Bersifat Ekuitas
MarketNews.id-PT Bursa Efek Indonesia (BEI), melakukan penyesuaian lanjutan terhadap ketentuan batas…
Berita Terbaru
Pertamina Perkuat Bisnis Rendah Karbon
MarketNews.id-PT Pertamina (Persero) memperkuat bisnis rendah karbon untuk mendukung target transisi energi yang diusung oleh pemerintah Indonesia. Upaya ini sekaligus memperkuat bisnis Pertamina terus mengedepankan kemajuan inovasi dan teknologi untuk mereduksi emisi dari proses bisnisnya. Utusan Khusus Indonesia Untuk COP29, Hashim Djojohadikusumo menjelaskan, Pemerintah mendukung penuh BUMN untuk terus melakukan …
Read More »Pertamina Tegaskan Komitmen Dukung Transisi Energi Nasional Di Forum COP 29
MarketNews.id-PT Pertamina (Persero) kembali menunjukkan peran aktifnya dalam mendukung langkah-langkah nyata pemerintah Indonesia untuk mencapai Net Zero Emission (NZE) pada tahun 2060. Dalam ajang COP 29 yang berlangsung di Baku, Azerbaijan, dari tanggal 11 hingga 22 November 2024, Pertamina berpartisipasi dalam forum yang menyoroti isu-isu perubahan iklim dan transisi energi. …
Read More »INCO Gandeng GEM Co Ltd Bangun Fasilitas High-Pressure Acid Leaching (HPAL) Senilai USD1,4 Miliar
MarketNews.id-Vale Indonesia (INCO) ajak GEM Co Ltd, perusahaan Tiongkok membangun fasilitas High-Pressure Acid Leaching (“HPAL”) senilai USD1,4 miliar. Direktur Utama INCO, Febriany Eddy mengatakan fasilitas HPAL bagian dari pengolahan menghasilkan 60 ribu ton nikel dalam bentuk Mixed Hydroxide Precipitate (“MHP”) setiap tahun yang menjadi komponen penting untuk baterai sistem penyimpanan …
Read More »Bank BNI Raih Pinjaman Sindikasi Perbankan Global Buat Debt Refinancing Dan Pembiyaan
MarketNews.id-Bank Negara Indonesia (BBNI) akan menarik pinjaman senilai USD600 juta dari sindikasi perbankan global guna menutupi sebagian utang dan keperluan pembiayaan serta pendanaan umum. Sekretaris Perusahaan BBNI, Okki Rushartomo menjelaskan, dana hasil pinjaman tersebut akan digunakan antara lain untuk pembiayaan kembali utang yang ada (debt refinancing) serta akan digunakan untuk …
Read More »Resmi Jadi Perusahaan Publik, DAAZ Komitmen Beri Kinerja Terbaik
MarketNews.id-PT Daaz Bara Lestari Tbk (DAAZ), hari ini Senin, 11 November 2024 resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) jadi emiten ke 37. Emiten perdagangan logam dan biji logam serta jasa kontraktor batubara ini sukses mendapat respon dari investor atas meningkatnya harga saham perseroan hingga 25 persen. Dengan kinerja saat …
Read More »CMSE 2024 Pecahkan Rekor Jumlah Pengunjung Capai 43.083 Orang
MarketNews.id-Capital Market Summit & Expo (CMSE) 2024 telah sukses diselenggarakan oleh PT Bursa Efek Indonesia (BEI) selama tiga hari, mulai Kamis (7/11) hingga Sabtu (9/11), bertempat di Lobby dan Main Hall BEI, Jakarta. CMSE kali ini mengangkat tema “Aku Investor Saham,” acara ini kembali menjadi ajang edukasi dan inklusi yang …
Read More »Pasar Modal Indonesia Gelar Go Public Seminar Di Ambon Dan CMSE 2024
MarketNews.id-PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia serta didukung oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyelenggarakan Go Public Seminar “Tumbuh Bersama Go Public” di Swiss-Belhotel Ambon. Penyelenggaran Go Public Seminar ini diharapkan dapat memberikan dorongan kepada perusahaan- perusahaan di Provinsi Maluku …
Read More »Sepekan Perdagangan Di BEI, Indkes Anjlok 2,9 Persen Jadi 7.287
MarketNews.id-Nilai transaksi harian sepekan terakhir naik 3,2 persen Jadi Rp11,69 Triliun. Keadaan ini diperkirakan akan berlanjut pada pekan depan. Dimana semangat baru jelang sebulan tutup tahun, bursa akan diramaikan dengan transaksi yang bakal, meningkat sambil menunggu masa window dressing di bulan Desember mendatang. Selama sepekan perdagangan di Bursa Efek Indonesia …
Read More »PT Daaz Bara Lestari Tbk (DAAZ) Bakal Listing Besok
MarketNews.id-Setelah vakum beberapa saat, Senin tanggal 11 November 2024, emiten baru kembali di catatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) sebagai emiten ke 37 di tahun 2024. PT Daaz Bara Lestari Tbk (DAAZ) merupakan emiten logistik dan transportasi batubara, melepas 300 juta lembar saham di harga Rp880 per saham. DAAZ alami …
Read More »
MarketNews.id Media Investasi dan Pasar Modal