MarketNews.id- Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menegaskan tidak pernah memberikan persetujuan kegiatan operasional PT Investindo Public Optima termasuk izin penggunaan logo OJK dalam pamflet atau bentuk komunikasi lain yang diterbitkan oleh perusahaan ini terkait penawaran jasa persiapan, konsultasi, atau layanan lainnya kepada perusahaan yang hendak melakukan Penawaran Umum Perdana Saham (Initial …
Read More »Alasan Presiden Tunjuk Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN : Disiplin Manajemen
MarketNews.id— Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengungkap alasan Presiden RI Prabowo Subiant…
Mayora Indah Catatkan Penjualan 2025 Sebesar Rp38,68 Triliun. Bagikan Dividen Rp60 Per Saham
MarketNews.id-PT Mayora Indah Tbk (MYOR), sebagai produsen makanan dan minuman olahan terus mencatat…
Kepemilikan Obligasi Pemerintah Oleh Investor Asing Dekati Titik Terendah Dalam 20 Tahun
MarketNews.id-Gempuran terhadap perekonomian Indonesia semakin masif yang dilakukan oleh investor fi…
Asuransi Astra Cari Agen Perubahan Dari Kampus
MarketNews.id— Rendahnya tingkat literasi dan inklusi keuangan masih menjadi tantangan yang dihadapi…
Gerak Cepat Taspen, 99 Persen Perserta Pensiun Sudah Terima Gaji Ke 13 Di Hari Pertama Penyaluran
MarketNews.id- PT TASPEN (Persero), telah menyalurkan pembayaran Gaji Ketiga Belas Tahun 2026 kepada…
Dadan Hindayana Jadi Tersangka Korupsi. Ini Beberapa Kontroversi Saat Jadi Kepala BGN
MarketNews.id- Kejaksaan Agung (Kejagung), menetapkan Eks Ketua Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hin…
Danantara Raih Rating Triple B Dari Fitch Rating Buat MTN Global
MarketNews.id-Fitch Ratings menetapkan peringkat Tripel B untuk Obligasi Global MTN dan obligasi per…
Book Cabin Travel Fair 2026 Resmi Digelar Di Jakarta
MarketNews.id- Kebutuhan masyarakat untuk bepergian terus berkembang seperti berlibur, urusan bisnis…
Kejagung Geledah Kantor BGN, Diduga Kasus Tata Kelola Di Era Kepemimpinan Dadan Hindayana
MarketNews.id- Sebagian publik di media sosial tengah ramai menyoroti penggeledahan yang dilakukan K…
DPR Finalisasi UU Pengembangan Dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK)
MarketNews.id- Pimpinan DPR RI bersama Komisi XI DPR RI, mengebut pembahasan finalisasi Undang-Undan…
Berita Terbaru
I Nyoman Akhirnya Laporkan Ajaib Sekuritas Ke LAPS SJK Terkait Transaksi Janggal Miliknya
MarketNews.id-I Nyoman Triatmajaya Putra, investor lebih memilih melaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan terkait kejanggalan transaksi Rp1,8 miliar lewat wahana perdagangan saham Ajaib Sekuritas. Dia melaporkan pengalaman tersebut melalui aplikasi portal Perlindungan Konsumen (APPK). Nyoman pun telah mendapatkan balasan dari OJK bahwa pengaduannya akan diteruskan kepada Ajaib Sekuritas Asia. Selain melaporkan …
Read More »HM Sampoerna Makin Gencar Pasarkan Produk Rokok Bebas Asap
MarketNews.id- Philip Morris International (PMI), induk perusahaan HM Sampoerna (HMSP) kian gencar berinovasi dalam sains dan teknologi dalam menyediakan pilihan produk bebas asap untuk para pengguna nikotin yang memutuskan untuk tetap menggunakan produk tembakau. Director Scientific Engagement PMI, Tomoka Iida mengatakan, kehadiran ragam produk bebas asap yang berlandaskan konsep pengurangan …
Read More »SDMU Konversi Utang Rp61,35 Miliar Dengan 2,2 Miliar Lembar Saham
MarketNews.id- Sidomulyo Selaras (SDMU) akan menyulap utang senilai Rp61,35 miliar kepada pengendalinya, Tjoe Mien Sasminto dengan menjadi 2,2 miliar saham. Caranya, emiten angkutan darat dan pembuangan limbah ini melakukan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) atau private placement. Dalam aksi korporasi ini perseroan menerbitkan 2.272.245.762 saham seri B …
Read More »Bakrie Capital Indonesia Jadi Pembeli Right issue ENRG Dengan Dana Rp338,4 Miliar
MarketNews.id- Perusahaan keluarga Bakrie menyiapkan Rp338,4 miliar guna memperkokoh posisinya sebagai pengendali pada emiten minyak dan gas, Energi Mega Persada (ENRG). Caranya, Bakrie Capital Indonesia akan menebus 1,175 mililar saham baru dengan harga pelaksanaan Penambahan Modal Dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) atau private placement Rp288 per lembar. …
Read More »Pertamina Group Raih Penghargaan ESG 2025, Komitmen Tumbuh Berkelanjutan
MarketNews.id- Pertamina Group, berhasil meraih tiga penghargaan ESG dalam acara IDX Channel Anugerah ESG 2025 “Navigating ESG In Global Economy Uncertainty” yang diselenggarakan di Main Hall Bursa Efek Indonesia, Jakarta, 4 Juli 2025. PT Pertamina (Persero), meraih Anugerah Khusus Sektor Pertambangan & Energi dengan kategori Inovasi Pengembangan Ekosistem Energi Berkelanjutan. …
Read More »OJK Tunda Pelaksanaan Pembagian Risiko Asuransi Kesehatan
MarketNews.id- OJK akan menyusun Peraturan OJK (POJK), tentang Penguatan Ekosistem Asuransi Kesehatan Sebagai tindak lanjut Rapat Kerja dengan Komisi XI DPR-RI tanggal 30 Juni 2025. Plt. Kepala Departemen Literasi, Inklusi Keuangan dan Komunikasi OJK, M Ismail Riyadi menjelaskan ketentuan mengenai penguatan ekosistem asuransi kesehatan nantinya akan berlaku secara efektif dengan …
Read More »Mediasi Antara Ajaib Sekuritas Dengan Nasabah Temui Jalan “Buntu”
MarketNews.id- Nyoman, investor asal Bali mengaku menolak ajakan ‘damai’ dari pihak Ajaib Sekuritas terkait silang pendapat transaksi janggal senilai Rp1,8 miliar pada saham BBTN. Investor dengan alamat media sosial friendshipwithgod@ itu kembali mengunggah pengalamannya saat ditemui manajemen Ajaib Sekuritas setelah berapa hari menghilang di media sosial. “Dua hari ini saya …
Read More »Pelaku Bursa Minta 0toritas Pasar Modal Tata Ulang Fasilitas Pembiayaan T+2
MarketNews.id- Regulator pasar modal dan bursa diminta untuk menata ulang peraturan terkait pembiayaan transaksi pada investor reguler guna memastikan terbentuk pasar yang wajar, teratur, dan efisien. Pandangan tersebut mengemuka setelah muncul kasus kejanggalan transaksi senilai Rp1,8 miliar atas saham BBTN oleh investor pengguna wahana perdagangan daring saham milik Ajaib Sekuritas. …
Read More »KRYA Lakukan Pengalihan Kepemilikan Saham Dengan Mekanisme Free of Payment (FOP)
MarketNews.id-Brigitta Notoatmodjo telah menjual 133.075.000 lembar atau 7,998 persen porsi saham Bangun Karya Perkasa Jaya (KRYA) dengan harga transaksi Rp29 per lembar pada tanggal 3 Juli 2025. Dengan demikian salah satu pemegang saham utama emiten pekerjaan umum meruap dana segar Rp3,8 miliar. Berdasarkan data idxmonile, KRYA telah melonjak 392 persen …
Read More »
MarketNews.id Media Investasi dan Pasar Modal