Home / Korporasi / BUMN / Penerbitan Surat Utang Korporasi Tahun 2026 Diperkirakan Capai Rp175,77 Triliun

Penerbitan Surat Utang Korporasi Tahun 2026 Diperkirakan Capai Rp175,77 Triliun

MarketNews.id– Penerbitan surat utang korporasi sepanjang Januari–September 2026 mengalami perlambatan di tengah kenaikan biaya pendanaan akibat meningkatnya yield obligasi pemerintah dan suku bunga acuan.

Meski demikian, kebutuhan refinancing yang masih tinggi membuka peluang penerbitan surat utang hingga akhir tahun.

PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) mencatat, total penerbitan surat utang korporasi hingga kuartal III-2026 mencapai Rp139,65 triliun, turun 12,75% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp160,06 triliun.

“Penerbitan surat utang korporasi mulai tertekan sejak pertengahan tahun 2026 seiring dengan biaya dana yang meningkat akibat naiknya yield benchmark dan suku bunga acuan,” ujar Kepala Divisi Riset Ekonomi PEFINDO, Suhindarto, dalam konferensi pers PEFINDO periode Januari–September 2026 secara daring, Rabu 14 Oktober 2026.

Secara rinci, penerbitan obligasi korporasi dan sukuk mencapai Rp132,4 triliun, turun 16,81persen dibandingkan Rp159,1 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Sebaliknya, penerbitan medium-term notes (MTN) melonjak menjadi Rp7,1 triliun dari Rp800 miliar pada Januari–September 2025.

Sementara itu, penerbitan efek utang perpetual tercatat sebesar Rp220 miliar. Di tengah penurunan tersebut, rasio penerbitan terhadap nilai surat utang yang jatuh tempo masih relatif tinggi.

PEFINDO mencatat rasio ini mencapai 137,2 persen pada Januari–September 2026, meskipun turun dibandingkan 2025.

Selain itu, yield Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) yang bertahan di atas Surat Berharga Negara (SBN) dan mendekati yield obligasi korporasi berperingkat AAA turut menjadi acuan pembentukan kupon di pasar.

Kendati demikian, emiten dengan peringkat kredit tinggi masih memiliki peluang memanfaatkan pendanaan dengan biaya relatif lebih rendah.

Obligasi berperingkat AAA hingga AA, misalnya, masih menawarkan biaya pendanaan di bawah kredit perbankan.

Check Also

Bank Mandiri Raih Penghargaan CX100,  Dinobatkan Sebagai BUMN Dengan LayananTerbaik

MarketNews – Kepercayaan nasabah tumbuh dari pengalaman yang mereka rasakan dalam setiap interaksi, mulai dari …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *