Home / Otoritas / Bursa Efek Indonesia / BEI Dan OJK Perkenalkan Hotdesk, Perkuat Keterlibatan Seluruh Pelaku Pasar

BEI Dan OJK Perkenalkan Hotdesk, Perkuat Keterlibatan Seluruh Pelaku Pasar

MarketNews.id-PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dengan dukungan dan arahan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menuntaskan 4 (empat) agenda aksi dalam rangka reformasi transparansi pasar modal.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat kredibilitas, akuntabilitas, dan kepercayaan investor terhadap industri pasar modal Indonesia.

Keempat agenda reformasi tersebut meliputi, (1) Penyediaan data kepemilikan saham di atas 1% kepada publik, (2) Pengumuman High Shareholding Concentration (HSC) yang dapat diakses melalui website BEI, (3) Penguatan granularitas klasifikasi investor dalam data KSEI, serta (4) Peningkatan batas minimum free float menjadi 15% melalui penyesuaian Peraturan Bursa Nomor I-A beserta Surat Edaran penjelasannya.

Menindaklanjuti upaya penguatan komitmen dalam membangun komunikasi yang terbuka, responsif, dan konstruktif dengan seluruh pemangku kepentingan, BEI memperkenalkan layanan IDX Hotdesk sebagai kanal komunikasi terintegrasi.

Layanan IDX Hotdesk ini dihadirkan untuk memudahkan akses informasi serta konsultasi bagi seluruh pelaku pasar, yang dapat diakses melalui email hotdesk@idx.co.id.

Inisiatif IDX Hotdesk merupakan bagian dari kolaborasi BEI bersama KPEI, KSEI, dan OJK dalam memperkuat ekosistem pasar modal, sekaligus mencerminkan upaya peningkatan transparansi yang berkontribusi pada penguatan kepercayaan investor, baik domestik maupun internasional.

IDX Hotdesk merupakan sarana komunikasi strategis yang mendorong keterlibatan aktif pelaku pasar, dalam menyampaikan masukan kepada regulator guna mendukung pengembangan pasar modal Indonesia yang lebih maju dan berdaya saing secara global.

Sebagai bagian dari rangkaian komunikasi publik, BEI bersama OJK dan KSEI sebelumnya juga telah melakukan sosialisasi terkait keempat aksi tersebut kepada perwakilan asosiasi dan wartawan media massa pada Kamis (2/4) lalu di Main Hall BEI.

Kemudian pada Rabu (8/4), BEI menyelenggarakan sosialisasi lanjutan secara daring terkait Peraturan Nomor I-A beserta Surat Edarannya, yang diikuti oleh lebih dari 1.700 peserta dari Perusahaan Tercatat, Anggota Bursa, Manajer Investasi, serta asosiasi pasar modal.

Tidak hanya menyampaikan ketentuan terbaru, BEI juga membuka ruang dialog aktif dengan para pemangku kepentingan, baik domestik maupun internasional.

Pendekatan ini dilakukan untuk memastikan implementasi kebijakan berjalan efektif sekaligus responsif terhadap kebutuhan pasar.

Check Also

Laba Bersih Adaro  (AADI) Anjlok 27 Persen Jadi USD143 Di Kuartal I 2026

MarketNews.id-Sepanjang Kuartal I 2026, Pendapatan PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) alami penurunan hingga 10,3 …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *