MarketNews.id-Dalam sepekan terakhir, nilai rata rata transaksi harian BEI melorot 6,26 persen jadi Rp23,2 Triliun, tapi rata rata volume transaksi harian naik 4,63 persen jadi 45,3 miliar saham dari sebelumnya sebanyak 44,2 miliar saham. Pekan depan diperkirakan pasar masih tetap dinamis dengan kecenderungan stabil.
Selama sepekan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), rata-rata nilai transaksi harian ( RNTH ) sebesar Rp23,2 triliun atau menyusut 6,26 persen dibandingkan sepekan sebelumnya Rp24,75 triliun per hari.
Berdasarkan data perdagangan periode 9-13 Februari 2026, rata-rata volume transaksi harian tercatat melonjak 4,63 persen menjadi 45,2 miliar saham dari 43,2 miliar saham per hari pada pekan sebelumnya.
Sementara itu, rata-rata frekuensi transaksi harian selama sepekan terakhir sebanyak 2,74 juta kali atau mengalami kenaikan 0,37 persen dibandingkan sepekan sebelumnya 2,73 juta kali transaksi per hari.
Pekan ini Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) ditutup pada level 8.212 atau mengalami penguatan signifikan 3,4 persen dibandingkan posisi akhir pekan sebelumnya yang berada di 7.935.
Dengan posisi IHSG yang berada di level 8.212 tersebut, maka nilai kapitalisasi pasar (market cap) BEI menjadi Rp14.889 triliun atau melesat 3,82 persen dibandingkan ketika penutupan akhir pekan sebelumnya senilai Rp14.341 triliun.
Pada Jumat 13 Februari 2026, investor asing melanjutkan aksi jual bersih hingga mencapai Rp2,03 triliun, sedangkan untuk sepanjang tahun berjalan di 2026 sudah terjadi net foreign sell Rp16,49 triliun.
MarketNews.id Media Investasi dan Pasar Modal