Home / Otoritas / Bursa Efek Indonesia / Lippo Group Akan Gelontorkan Dana Rp39 Triliun Buat Rusun Subsidi Miekarta

Lippo Group Akan Gelontorkan Dana Rp39 Triliun Buat Rusun Subsidi Miekarta

MarketNews.id-Bila Lippo Group lewat anak usahanya PT Lippo Cikarang jadi gelontorkan dananya sebesar Rp39 Triliun buat proyek rusun subsidi, maka proyek ini jadi yang pertama memiliki investasi terbesar di dusun subsidi di luar harga tanah.

Land clearing Rusun subsidi di Miekarta akan dimulai dekat Tol Jakarta – Cikampek dengan investasi Rp39 Triliun di luar harga tanah jadi proyek perumahan terbesar dengan total 141.000 unit, di atas 54 tower yang akan menyasar pekerja kawasan industri di Cikarang dan Bekasi di Jabar.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengungkapkan proses pembukaan lahan (land clearing) untuk pembangunan rumah susun (rusun) subsidi di kawasan Meikarta, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, resmi dimulai pada Kamis (29/1/2026).

Tahap awal land clearing dilakukan di lahan yang berlokasi dekat Gerbang Tol Cibatu, ruas Tol Jakarta-Cikampek. Proyek ini menjadi bagian dari rencana besar penyediaan hunian terjangkau di kawasan penyangga industri Jabodetabek.

“Hari ini kami mulai proses land clearing untuk rusun subsidi Meikarta,” ujar Maruarar Sirait–yang akrab disapa Ara–dalam acara Land Clearing Rusun Subsidi Meikarta, Kamis (29/1/2026).

Ara menyebutkan, Lippo Group selaku pengembang dan pemilik kawasan Meikarta menyiapkan investasi jumbo senilai Rp39 triliun, di luar nilai tanah, untuk pembangunan rusun subsidi tersebut. Dana itu akan digunakan membangun 54 tower yang tersebar di tiga kawasan, masing-masing berdiri di atas lahan sekitar 3 hektare.

“Nilai investasi satu kawasan bisa mencapai Rp13 triliun di luar tanah. Kalau tiga kawasan, totalnya Rp39 triliun. Saya rasa belum ada proyek perumahan di Indonesia dengan nilai investasi sebesar ini di luar tanah,” kata Ara.

Setiap kawasan akan dibangun 18 tower dengan total sekitar 47.000 unit hunian. Dengan demikian, secara keseluruhan proyek ini akan menghadirkan 141.000 unit hunian dari 54 tower, yang disebut berpotensi menjadi proyek rusun terbesar yang pernah dibangun di Indonesia.

“Dalam satu kawasan ada 18 tower dengan sekitar 2.600 unit per tower. Kalau dikalikan tiga kawasan, totalnya 141.000 unit hunian,” jelasnya.

Pembangunan rusun subsidi Meikarta akan dilaksanakan sesuai kerangka kebijakan pemerintah, serta tunduk pada ketentuan perizinan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Menurut Ara, kawasan Meikarta memiliki kebutuhan hunian yang sangat tinggi, terutama dari kalangan pekerja dan buruh yang beraktivitas di kawasan industri sekitar Cikarang dan Bekasi.

“Kawasannya strategis, dekat dengan pusat-pusat industri. Karena itu, pembangunan rusun subsidi di Meikarta dinilai sangat tepat,” ujarnya.

Nantinya, setiap tower rusun akan terdiri dari 32 lantai, lengkap dengan fasilitas dasar seperti area parkir, fasilitas ritel, serta penunjang hunian lainnya.

Check Also

Apresiasi IMF Dan Investor Global Atas Kinerja Ekonomi RI, Momentum Perkuat Kedaulatan RI

MarketNews.id- Apresiasi dari Dana Moneter Internasional (IMF) dan investor global yang menempatkan Indonesia sebagai salah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *