MarketNews.id-PT Krakatau Stell Tbk (KRAS), dalam beberapa tahun ini terus lakukan restrukturisasi usaha guna memenuhi harapan pemerintah untuk menjadi tulang punggung suplai baja nasional dalam mendukung industrialisasi.
Salah satu, langkah yang diambil perseroan setelah mendapatkan suntikan dana dari Pemerintah adalah meningkatkan kapasitas produksi baja hingga 3 juta ton sebagai langkah kongkrit. Langkah ini telah mendapat restu dan dukungan dari Danantara.
Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia), menegaskan komitmennya dalam mendukung transformasi PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) sebagai bagian dari strategi penguatan fundamental bisnis dan membangun industri baja nasional yang sehat serta berdaya saing.
COO Danantara, Dony Oskaria menyatakan bahwa pembenahan fundamental KRAS merupakan langkah strategis dalam roadmap pertumbuhan industri nasional. Dengan begitu diharapkan industri baja nasional ke depan bisa tumbuh dan berkembang dengan baik.
“Karena itu, sejumlah proyek strategis sedang kami jalankan, dan salah satunya adalah perbaikan terhadap Krakatau Steel,” ujar Dony dalam keterangannya, Kamis 5 Februari 2026.
Menurut Dony, KRAS kini menunjukkan pemulihan signifikan setelah melalui restrukturisasi.
Danantara telah melakukan intervensi dan perbaikan terhadap kesehatan perusahaan, sehingga perusahaan ini memiliki dasar yang lebih kuat untuk melangkah ke tahap pengembangan berikutnya.
“Krakatau Steel hari ini sudah memasuki fase menuju sehat secara finansial,” jelasnya.
Memasuki tahun 2026, fokus transformasi diarahkan pada penguatan sektor hulu industri baja dengan penambahan kapasitas produksi hingga 3 juta ton.
Danantara juga menekankan pentingnya peran KRAS dalam mendukung kebutuhan baja domestik seiring meningkatnya industrialisasi di berbagai sektor.
“Dengan munculnya industrialisasi di berbagai sektor, kita tentu membutuhkan suplai baja yang kuat. Krakatau Steel diharapkan dapat mengambil peran penting dalam menjawab kebutuhan tersebut,” tutup Dony.
M Rizki A
MarketNews.id Media Investasi dan Pasar Modal