MarketNews.id-PT Sumi Indo Kabel Tbk (IKBI) masih mampu mencatatkan laba bersih sebesar USD6, 58 Juta meskipun dari sisi pendapatan alami penurunan hingga 11,14 persen.
Peningkatan laba dapat terjadi lantaran IKBI lakukan efisiensi ketat dan berdampaak pada penurunan tajam beban pokok.
Mengutip laporan keuangan IKBI sepanjang 2025 yang dipublikasikan melalui Keterbukaan Informasi di laman resmi IDX, Rabu 28 Januari 2026, emiten produsen kabel ini mencatatkan kinerja yang mencerminkan keberhasilan perseroan dalam menjaga efisiensi operasional di tengah tekanan pasar global.
Meski pendapatan mengalami penurunan, IKBI mampu mengoptimalkan struktur biaya sehingga profitabilitas tetap terjaga.
Berdasarkan laporan keuangan yang berakhir pada 31 Desember 2025, penjualan neto IKBI tercatat sebesar USD178,71 juta di akhir 2025, turun sekitar 11,14% dibandingkan akhir 2024 yang mencapai USD201,13 juta.
Namun, perseroan berhasil menekan beban pokok penjualan secara signifikan dari USD190,38 juta menjadi USD164,03 juta, sehingga laba bruto justru meningkat menjadi USD14,68 juta di FY25, dari sebelumnya USD10,74 juta pada FY24.
Efisiensi tersebut turut mendorong lonjakan laba usaha yang hampir dua kali lipat, dari USD4,62 juta pada 2024 menjadi USD8,74 juta di sepanjang 2025.
Sejalan dengan itu, laba per saham dasar naik menjadi USD0,0054 pada tahun lalu, dibandingkan USD0,0028 pada tahun sebelumnya.
Dari sisi neraca, total aset IKBI per 31 Desember 2025 tercatat sebesar USD109,36 juta, menurun dibandingkan posisi 31 Maret 2025 sebesar USD123,75 juta. Penurunan ini terutama disebabkan oleh berkurangnya aset lancar, termasuk kas dan persediaan.
Meski demikian, struktur permodalan perseroan justru semakin solid. Ekuitas meningkat menjadi USD84,06 juta, dari sebelumnya USD79,50 juta, seiring bertambahnya saldo laba ditahan. Di sisi lain, total liabilitas berhasil ditekan signifikan menjadi USD25,30 juta, turun dari USD44,24 juta.
Penurunan kewajiban tersebut terutama berasal dari pelunasan pinjaman bank jangka pendek yang sebelumnya mencapai USD12,20 juta, serta berkurangnya utang usaha kepada pihak berelasi.
Laporan keuangan tersebut telah ditandatangani oleh Direktur Utama IKBI, Satoshi Nishikawa, bersama Senior Managing Director Sulim Herman Limbono, pada 28 Januari 2026.
MarketNews.id Media Investasi dan Pasar Modal