MarketNews.id- Madhani Talatah Nusantara (MTN), kembali menjual saham perusahaan grup Bakrie bergerak dibidang jasa pertambangan. Darma Henwa (DEWA) pada tanggal 17 September 2025.
Namun MTN menjualnya dengan harga terbilang obral bila dibanding pergerakan saham DEWA di pasar reguler dalam 3 bulan bursa.
Jelasnya, MTN menjual 2.041.832.000 lembar atau 5.02 persen DEWA seharga Rp75 per lembar atau total nilai transaksi Rp153,13 miliar.
Dampaknya, MTN kini hanya memegang 8,07 persen dari 13,09 persen dari total saham DEWA. JIka dihitung dengan penjualan sebelumnya, MTN telah meraup Rp861,28 miliar.
“Tujuan transaksi divestasi saham,” tulis Direktur DEWA Mukson Arif Rosyidi dalam keterangan dikutip, Selasa 23 September 2025.
Sekedar mengingatkan, perusahaaan milik David Ronaldson menjadi pemegang saham setelah DEWA ‘lempar handuk’ membayar utang senilai utang Rp756,9 miliar yang terjadi pada awal Januari 2018. Jika melihat nilai pokok piutang awal itu, maka MTN sudah mulai mendulang cuan dari pemberian kredit kepada DEWA.
Pada sisi lain, investor ritel lainnya memiliki pandangan berbeda terkait prospek DEWA. Hal itu tergambar dari pergerakan harga saham DEWA dalam 3 bulan belakangan ini yang terbilang naik 48,57 persen.
Rincinya, DEWA bergerak dari harga terendah di level 166 per lembar hingga harga tertinggi pada level 266 per helai.
Abdul Segara
MarketNews.id Media Investasi dan Pasar Modal